Monday, November 25, 2019

MOLKA, SKANDAL SEKS KOREA: TEROR KAMERA TERSEMBUNYI YANG MENGHANTUI KOREA SELATAN

Foto yang diperoleh dari hasil pengintaian "molka"
(sumber gambar)

Artikel ini disadur dari CNN:

Nona Choi, begitulah wanita itu ingin dipanggil. Ia membuka pintu dengan cemas ketika kamar apartemennya diketuk oleh beberapa polisi yang menanti di luar malam-malam. Mereka menyapanya dengan sopan, kemudian mengutarakan maksud mereka bertandang dengan menunjukkan sebuah gambar yang kemudian akan memutar balik hidupnya.

Terpampang di layar adalah rekaman dirinya tengah telanjang di dalam kediamannya sendiri. Rekaman itu diambil oleh pria tak bertanggung jawab dengan kamera berteknologi tinggi. Sang pria rupanya mengintainya bak iblis dari atap apartemen yang berdiri di samping gedungnya.

Sialnya lagi, rekaman itu kini telah menyebar luas melalui internet.

***

Apa yang dirasakan Choi kini dirasakan pula oleh jutaan wanita yang tinggal di Korea Selatan. Bahkan mereka bisa diintai di rumah mereka sendiri oleh kamera-kamera pengintai yang disebut “molka”. Kejahatan “molka” inipun menjadi skandal seks terbaru di Korea Selatan. Bahkan bak kisah deep web yang selama ini hanya kita anggap sebagai creepypasta belaka, tak jarang rekaman mereka bisa leluasa di-streaming oleh para pria berduit.

Dear readers, inilah Dark Case kali ini.


Kecanggihan teknologi tak selamanya diimbangi dengan kemawasan diri penggunanya. Bukannya digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan sesama, kemudahan teknologi masa kini justru disalahgunakan demi tujuan yang nista. Kasus skandal “molka” di Korea Selatan ini salah satu contohnya. Teknologi yang berkembang pesat akhir-akhir ini memungkinkan untuk membuat kamera dengan ukuran sekecil mungkin, bahkan bisa disamarkan di berbagai tempat. Celakanya, kamera-kamera yang disebut “molka” ini kemudian diletakkan di berbagai lokasi seperti kamar mandi atau kamar ganti untuk mengintai tubuh perempuan.

Jangan salah, walau ukurannya kecil, tapi kualitas gambarnya bisa mencapai HD lho

Naasnya, trend “molka” ini terbukti mengalami peningkatan drastis. Dari “hanya” 1.300-an kasus dilaporkan pada 2011, kasus tersebut meningkat hingga lebih dari 6.000 kasus pada 2017. Skandal “Burning Sun” yang sempat menghebohkan publik Korea karena melibatkan artis-artis K-Pop tenar semacam Seungri, Jung Joon-Young, hingga Roy Kim juga bisa dianggap termasuk ke ranah kasus “molka” karena melibatkan kamera-kamera rahasia untuk merekam hubungan seks tanpa persetujuan dari sang wanita.

Nah ini nih hal yang paling menakutkan dari semuanya: “molka-molka” ini tak hanya dipasang di department store saja, namun juga disembunyikan di dalam kamar hotel dimana bak sebuah kisah creepypasta “dark web”, sebuah situs menawarkan layanan streaming untuk mengintip para wanita yang menginap kamar-kamar hotel tersebut. Tercatat, situs yang kini diblokir itu telanjur memiliki 4 ribu pria hidung belang sebagai subscriber yang rela merogoh kocek 44 $ (sekitar 600-an ribu rupiah) per bulan untuk “menikmati” akses tersebut. CNN melaporkan situs itu telah memasang kamera di 30 hotel dan penginapan di 10 kota.

Tak kalah “kreatif”, sebuah situs bernama “Soranet” juga mendedikasikan dirinya melayani jasa “revenge porn”. Ya, di situs itu membernya bebas mengupload video-video [DATA EXPUNGED] untuk membalas dendam pada pacarnya. Kebanyakan korbannya tentu saja para wanita. CNN juga melaporkan bahwa pemilik situs porno ini sudah ditangkap.

Naasnya, ia sendiri juga seorang wanita.

Bagaimana dengan Nona Choi sendiri (kalo di sini mungkin namanya jadi “sebut saja Mawar” kali ya) yang kisahnya kita ceritakan di awal? Semenjak kejadian itu, ia menjadi ketakutan ketika keluar dari rumah. Heck, berada di rumahnya saja ia sudah merasa tak aman. Tragisnya, ia sama sekali tak mendapat keadilan. Pria yang mengintai dirinya tertangkap basah sedang melakukan perbuatan bejat itu. Tapi apa yang dialaminya? Dia diinterogasi sebentar oleh polisi, kemudian dilepaskan. Rumahnya baru digeledah semunggu kemudian, dimana pasti semua barbuk sudah ia singkirkan. Dan dengan berat harus kita akui, nasib yang diterima Nona Choi ini mungkin juga dialami jutaan wanita lain di Korea Selatan, bahkan mungkin di seluruh dunia.

Jadi semenjak kini, para wanita sudah semestinya mulai waspada dan kaum pria-pun harus dididik bagaimana memperlakukan wanita dengan benar dan tak melihat mereka sekedar sebagai objek, namun sesama manusia yang juga memiliki harkat dan martabat.


5 comments:

  1. Hal-hal kaya gini nih yang mengurangi rasa tertarik gue sama korea. Well emg ga semuanya kaya gitu sih, tapi dengan up nya kasus2 kaya gini ditambah kasus2 idol yg bunuh diri karena cyberbully jadi sadar ternyata society disana juga separah itu. Pengen nangis ngebayangin nona choi :" i hope she's okay now

    ReplyDelete
  2. Contoh videonya mana??no link hoax!!buahahahah

    ReplyDelete
  3. Semua negara yg terlihat baik diluarnya sebenarnya isinya lebih buruk

    ReplyDelete
  4. cuma mau nambahin dikit sih, molka itu singkatan dari "mollae kamera (몰래 카메라)" yg artinya "kamera tersembunyi".

    ReplyDelete