Showing posts with label jawa timur. Show all posts
Showing posts with label jawa timur. Show all posts

Thursday, September 1, 2016

GRACIOUS GRISSEE: KEELOKAN KOTA TUA DI GRESIK, JAWA TIMUR

 

470

Kota Gresik adalah kota yang menyimpan sejarah panjang. Konon melalui kota pelabuhan yang sudah berusia ratusan tahun inilah Islam pertama kali masuk ke Tanah Jawa. Gresik juga dikenal dengan sunan-sunannya, yakni Sunan Gresik (Maulana Malik Ibrahim) dan Sunan Giri. Selain itu, kota yang nama Belandanya dikenal dengan “Grissee” ini juga memiliki banyak bangunan bersejarah. Gue baru tertarik mengunjungi Gresik ini ketika gue baca salah satu koran lokal yang menyebutkan tentang wisata sejarah di Kampung Kemasan, Gresik yang katanya memiliki banyak rumah tua peninggalan Belanda. Kebetulan banget, salah satu member MBP bernama Arsy Ghoni juga berdomisili di Gresik. Kata Arsy, gue nggak boleh menunda-nunda buat jalan-jalan ke Gresik, soalnya keburu bangunan bersejarahnya banyak yang hilang. Waduh ....

THE PRIDE OF JAVA: KEEKSOTISAN CANDI JAWI DI PANDAAN, JAWA TIMUR

 

134

Sejak dulu (bahkan sebelum gue hijrah ke Surabaya), gue kepengen banget mengunjungi Candi Jawi. Menurut gue, candi ini adalah satu di antara candi-candi yang berwujud masih sangat bagus dan sempurna (dibandingin candi-candi lain yang udah berupa reruntuhan). Namun ternyata gue selidikin (lewat internet), ternyata nggak seluruh bagian candi ini asli. Melainkan sebagian besar merupakan hasil renovasi. Apalagi yang bagian atasnya, kalo bagian dasarnya sih mungkin masih merupakan bagian candi aslinya. Tapi tetap saja itu nggak membuat rasa penasaran gue surut. Apalagi setelah tahu bahwa candi itu ternyata mudah dijangkau dari Surabaya. Kesempatan untuk melihat langsung candi ini dengan mata kepala gue sendiri menjadi selangkah makin dekat.

Saturday, November 14, 2015

CATHEDRAL OF DREAMS: KETEDUHAN IMAN DI KATEDRAL MALANG

 

MALANG 1 (46)

Salah satu tujuan gue jalan-jalan ke Malang adalah mengunjungi katedralnya. Pas gue terakhir ke Malang, gue cuman melihat eksterior katedral ini pas angkot yang gue naikin lewat daerah Ijen. Kesempatan terakhir gue di Malang juga gue pakai untuk beribadah di gereja satunya, yakni Gereja Kayutangan yang bernuansa gotik.

Gue sih awalnya memandang sebelah mata pada katedral ini, soalnya dilihat dari luarpun, kesan artistiknya masih kalah ketimbang Gereja Kayutangan. Gue mikir, kenapa nggak Gereja Kayutangan aja ya yang jadi katedral? Tapi karena gue emang bernafsu untuk mengunjungi semua katedral di tanah Jawa (dan cuman katedral ini yang belom gue masukin) pas gue ada kesempatan ke Malang lagi, langsung aja gue samperin. Tapi ternyata dugaan gue salah. Gereja ini ternyata dalamnya nyaman sekali. Bahkan gereja ini menurut gue adalah salah satu gereja terbaik yang pernah gue kunjungin.

MEMOIR OF MALANG: HOAAAAA PENGEN PINDAH KE MALANG HOAAAAA!!!

 

MALANG 2 (35)

Kalimat di atas pernah jadi status gue di BBM pas hape gue ilang. Jadi kayaknya selamanya status BBM gue bakalan itu terus hahaha. Tapi emang beneran kok guys. Pas gue di Solo, gue kepengen pindah Jakarta *kotanya rame dan gaji gede* Pas gue di Jakarta, gue kepengen pindah ke Surabaya *sapa tau orangnya nggak se-hostile di Jakarta* Eh setelah gue di Surabaya dan maen ke Malang, gue malah kepengen pindah ke sini soalnya adem hahaha. Nggak bersyukur banget ya gue orangnya. But who can blame me, Malang emang kota yang indah menurut gue, damai lagi. Tapi liat sisi baiknya, at least karena gue ada di Surabaya, gue bisa sering-sering maen ke sini. Apalagi gue ada temen yang baek banget di sini. Jadi betah deh pokoknya.

KINGDOM OF LION: EKSOTIKA CANDI DAN PENINGGALAN SINGOSARI

 

SINGOSARI (61)

Ada banyak sebenarnya candi di sekitaran Malang dan Surabaya, namun mungkin Candi Singosari inilah yang paling mudah dijangkau. Jika kalian naek bus dari arah Surabaya ke Malang *dan sebaliknya* kalian pasti ngelewatin Singosari ini. Letaknya juga cukup dekat dari Malang. Makanya, pas gue jalan-jalan ke Malang, gue mutusin juga mampir ke lokasi ini. Dan wisata sejarah ke Singosari ini cukup lengkap, karena kita bisa melihat 3 objek bersejarah, yakni Candi Singosari, arca Dwarapala, dan Petirtaan Ken Dedes.

THE CHOSEN ONE: WISATA SEJARAH DI PENELEH, SURABAYA

 

PENELEH (56)

Makam Peneleh di Surabaya mungkin bisa disamakan dengan Taman Prasasti di Jakarta, isinya kuburan Belanda dengan batu nisan yang artistik. Sayang pas gue ke sana, gue harus menelan pil pahit kekecewaan soalnya nggak bisa masuk. Tapi ternyata wilayah Peneleh menyimpan sejarah lebih dalam dari sekedar makam Belandanya. Gue sempat terhibur laranya *lebay* dengan menemukan jejak sejarah tokoh yang selalu gue kagumi, Soekarno, di Peneleh ini. Simak yuk ceritanya.

REBIRTH AS PHEONIX: GEREJA ST VINCENTIUS A PAULO SURABAYA

 

  ST VINCENT 2 (1)

Judulnya lebay banget ya guys, padahal cuman review gereja doang. Ceritanya pas gue pindah ke Surabaya, gue sempet bingung mau ikut misa di gereja mana. Ternyata gereja terdekat dengan kosan gue di daerah Tunjungan adalah di sini, di Gereja St. Vincent di wilayah Widodaren. Yah lumayan pegel sih jalan, tapi apa boleh buat. Kenapa gue bikin judul sedramatis itu? Well, karena dari luarnya sih gereja ini kayak gereja Belanda tua bergaya art-deco, tapi pas masuk ternyata terlihat banget kalo gereja ini habis direstorasi besar-besaran. Dimana gue yakin lagi, renovasi ini telah mengubah drastis bentuk bagian dalam gereja ini. Tapi nggak masalah sih, soalnya gerejanya jadi tambah cantik.

LE MUSEE DU SAMPOERNA: SIMPLY NOT WORTH IT

 

Bukan kali pertama gue jalan-jalan dan kecewa ama destinasi gue *nggak sekeren di internet*. Namun kekecewaan gue berlipat ganda soalnya Museum Sampoerna (AKA House of Sampoerna) ini direkomendasikan oleh salah satu teman backpacker gue yang emang lebih banyak pengalamannya ketimbang gue. Gue sih percaya ama aja review dia soalnya dia pernah merekomendasikan Museum BI *yang kalo nggak ada saran dari dia nggak bakalan gue datengin* dan ternyata bener, isinya keren banget sumpah! Namun perjalanan kali ini gue harus menelan pil pahit kekecewaan soalnya museum ini biasa-biasa menurut gue. Dan herannya, museum ini disebut sebagai wisata sejarah terbaik di Surabaya. What the hell?

Friday, November 13, 2015

KEBUN BINATANG SURABAYA: LAND OF DESERTED ANIMALS

 

KBS (187)

Gue banyak mendengar hal buruk tentang Kebun Binatang Surabaya, bahkan semenjak gue masih di Jakarta. Katanya banyak binatang yang mati gara-gara nggak keurus. Makanya KBS menjadi salah satu least attraction yang pengen gue kunjungin di Surabaya. Tapi karena anak-anak member grup Line ngajakin maen ke sini pas liburan ya gue sanggupin aja.

CAPITAL OF COURAGE: TUGU PAHLAWAN, LAMBANG KEBERANIAN AREK SURABAYA

 

TUGU (100)

Nama Surabaya memang lekat dan identik dengan kata “pahlawan”. Tak heran, sebab salah satu perjuangan terbesar bangsa ini dalam mempertahankan kemerdekaan terjadi di kota ini ketika pertempuran legendaris 10 November terjadi. Dan nggak salah jika di bulan November ini gue mengulas tentang sejarah perjuangan arek-arek Surabaya melawan Sekutu yang terangkum di museum Monumen Pahlawan ini.

CITY OF HEROES: JALAN-JALAN KE PUSAT KOTA SURABAYA

 

SURABAYA (59) 

Gue cukup beruntung, sebagai pendatang sekaligus pecinta sejarah, Tuhan nempatin gue di pusat kota Surabaya. Baik kantor tempat gue kerja dan kosan gue berada di bilangan Tunjungan, pusat perekonomian di kota terbesar kedua di Indonesia ini. Malahan banyaknya gedung-gedung bertingkat di sini membuat gue merasa masih ada di Jakarta haha. Namun walaupun banyak gedung-gedung modern di sini, namun ternyata banyak sekali wisata sejarah yang dinikmati di sini, yakni melalui bangunan-bangunan tua yang tercecer di sini. Mau tahu ceritanya? Silakan simak saja artikel berikut ini :D

TWO CENTURIES OF GLORY AND GOSPEL: GEREJA KEPANJEN SURABAYA YANG MENAKJUBKAN

 

IMG_0229

Gereja Kepanjen ini adalah salah satu gereja berasitektur gotik *asli* yang pernah gue lawati. Struktur gereja gotik bisa dilihat dari denah gerejanya yang menyerupai salib dengan altar berbentuk melengkung dan atap dihiasi rusuk-rusuk, serta kaca-kaca patri dan yang paling khusus: rose window di fasad depannya. Gereja ini menuruti desain asli tersebut, menjadikan gereja ini menjadi salah satu sacred destination favorit gue. Gereja yang kerap disebut Kelsapa (Kelahiran Santa Perawan Maria) ini sudah cukup tua lho. Pas gue ke sini tahun 2015 saja, gereja ini mau berulang tahun yang ke 200 tahun. Waaauuuu ...

FRAGRANCE OF MEMORIES: KEMBANG JEPUN, SANG PEMIKAT SEJARAH

 

KOTA TUA (167)

Di artikel gue sebelumnya, gue mencatat acara jalan-jalan gue di Kota Tua, mulai dari Tugu Pahlawan hingga Jembatan Merah. Kali ini gue akan membahas khusus tentang Kembang Jepun karena ada banyak banget yang bisa gue ceritain dari penjelajahan gue di sini. Menilik nama “Kembang” yang sudah disematkan sejak zaman kolonial di wilayah ini, cuman satu hal yang terbersit di benak gue, yakni tempat ini pastinya dulu adalah lokalisasi. Gue nggak tau sih kebenarannya *dan gue nggak kepengen tau* tapi yang gue perhatiin adalah warisan sejarah di sini cukup terjaga, walau jauh dari kata terawat.

VORTEX OF HISTORY: PUSARAN SEJARAH KOTA TUA SURABAYA

 

KOTA TUA 2 (16)

Salah satu impian gue adalah beribadah di gereja-gereja tua sepanjang Jawa, salah satunya yang gue incer banget adalah Gereja Kepanjen di Surabaya. Akhirnya keinginan itu baru tercapai setelah gue move on ke Surabaya. Karena gue ke gerejanya hari Minggu, maka biar nggak kesasar *yang gue banget* akhirnya gue memutuskan survey dulu pada hari Sabtunya. Eh di luar dugaan gue, ternyata wilayah di sekitar Kepanjen hingga Jembatan Merah merupakan kota tua yang dipenuhi bangunan-bangunan tua yang megah dan artistik. Berada di tengah-tengahnya seakan-akan membuat gue terhisap ke dalam pusaran sejarahnya *lebay*

LEGENDARY JOURNEY OF PASOPATI: MONUMEN KAPAL SELAM SURABAYA YANG PERKASA

 

MONKASEL (8)

"Under the sea ... under the sea ..." Masih ingat ama lagu Little Mermaid tersebut? Yup, kayaknya lagu itu bakalan cocok mengiringi jalan-jalan gue ke Monumen Kapal Selam. Gue sebelumnya sama sekali nggak tahu menahu ada monumen sekeren ini di Surabaya. Namun kebetulan pas gue datang ke Surabaya untuk interview gawean baru, gue dianter ama sodara gue melewati lokasi ini. Jadilah ketika gue akhirnya tiba dan berdomisili di Surabaya, objek wisata sejarah inilah yang pertama kali gue kunjungi.

AT THE THRONE OF THE MAJESTY: KISAH KATEDRAL SURABAYA

 

KATEDRAL SBY (91)

Tertanggal bulan April kemaren gue resmi jadi penduduk Surabaya *walau dengan KTP Solo* karena gue dapat kerjaan di kota ini. Gue sudah mengepak barang gue dari Jakarta dan siap melupakan kota kelam tersebut. Yah, walaupun banyak yang gue rindukan dari kota itu sih. Buswaynya, wifi di rumah kakak gue *hiks itu yang paling bikin gue kangen*dan tentu saja katedralnya. Tapi di sini gue dapat gantinya. Surabaya juga punya katedralnya sendiri, walaupun nggak semegah Katedral Jakarta sih. Bentuk arsitekturnya juga jauh berbeda, walaupun warisan sejarahnya sama kentalnya.

Friday, January 17, 2014

LOST IN NGAWI: BENTENG VAN DEN BOCH, THE COLOSSEUM OF JAVA

 

Photo-1571   

Pas liat foto2 di atas, mungkin para readers mengira foto2 itu gue ambil di Itali ya, soalnya mirip ama Colosseum gitu Tapi kalian yang udah kenal ama admin pasti ngerasa aneh, “Admin Mengaku Backpacker kan kere, mana mungkin bisa jalan2 ke Eropa?” Yup, emang bener banget guys (bukan masalah gue kere, tapi foto2 itu emang nggak diambil di Europe), soalnya foto2 di atas gue ambil di Benteng Van Den Bosch A.K.A Benteng Pendem yang terletak di Ngawi, kota kecil di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Sunday, September 23, 2012

BACKPACKING KE BLITAR: BUNG KARNO BANGET!

 

100_2193

Kalo ditanyain dua hal apa yang paling kucintai di dunia ini (selain ortu dan keluarga tentunya), pastilah kujawab: sejarah dan SNSD (hehehe). Namun kali ini aku nggak akan membahas cewek-cewek di SNSD tapi aku akan membahas kota yang kaya akan sejarah, yaitu Blitar. Salah satu alasan aku tertarik mengunjungi Blitar karena dari dulu aku kepengen mengunjungi Candi Penataran. Plus lagi bonusnya di Blitar terdapat makam sosok yang sangat kukagumi, yaitu Bung Karno, presiden pertama kita. Bisa dibilang Blitar adalah kota dimana sejarah bersemayam.

DIRUNDUNG KEKECEWAAN DI WADUK SELOREJO


100_1900
Sebagai bagian dari rencana backpacking ke Kediri – Blitar, kuputuskan untuk mengunjungi Waduk Selorejo yang terletak di Ngantang, Malang. Waduk ini mau tak mau harus dilewati dalam perjalanan Kediri – Malang. Awalnya aku terpesona oleh waduk ini ketika sekilas melewatinya sekitar setahun lalu saat aku dan teman-teman mengunjungi Jatim Park setelah berziarah di Goa Maria Pohsarang, Kediri. Awalnya aku merencanakan berbagai judul puitis (baca: lebay) untuk postingan tentang waduk ini, semisal: “Tenggelam dalam Pesona Waduk Selorejo”, “Terpukau Aura Keindahan Waduk Selorejo”, hingga “Terpikat Magnet Keeksotisan Waduk Selorejo” *tuh kan lebay*. Tapi ternyata begitu melihatnya dengan mata kepala sendiri, akhirnya tercetus judul yang lebih sesuai “Waduk Selorejo: Terus Gue Harus Bilang WOW Gitu???”

BACKPACKING KE KEDIRI: SAKING ASYIKNYA AMPE BINGUNG NGASIH JUDUL APA

100_1860
Entah gimana awalnya aku jatuh cinta dengan Jawa Timur, namun ini sudah ketiga kalinya aku backpacking ke Jatim. Pertama dulu ke Surabaya, lalu ke Malang, dan sekarang dua kota sekaligus, yaitu Kediri dan Blitar aku sambangi. Nah, kuakui perjalananku ke Kediri kali ini merupakan petualangan yang “liar” soalnya aku sama sekali buta soal kota Kediri (saking “liarnya” bahkan di Kediri aku belum tau mau tidur dimana hahaha). Pengen donk denger pengalaman aku backpacking ke kedua kota itu, ya kan?
*pembaca langsung serempak bilang “Nggaaaaakk!!!*
Huh kalo emang nggak mau ngapain kalian buka blogku sejak pertama *ngambek mode on* Tapi tetap saja sebagai orang narsis, tanpa dimintapun aku akan membeberkan pengalamanku berpetualang (baca: kesasar) ke kedua kota tersebut. Begitu serunya pengalamanku di kedua kota itu ampe di postingan ini aku bingung mau kasih judul apa hehehe. Check it out!