Sunday, October 12, 2014

WINDOWS OF THE WORLD: 40 FOTO YANG AKAN MENGGUGAH PERASAAN MANUSIAWI KITA

 

Eyes are the windows of the heart, artinya mata adalah jendela hati kita. Maka tak ada salahnya menyebut lensa kamera adalah jendela dunia kita. Kita mungkin takkan pernah bisa merasakan bagaimana rasanya hidup di berbagai belahan dunia lain. Namun dengan adanya foto2 yang menangkap suasana, kita dengan mudahnya merasakan serta berempati dengan kondisi manusia yang ada di penjuru dunia yang lain. Tak ada kita sekaan bisa berteleportasi ke dunia mereka, namun juga kita bahkan bisa mundur ke masa lalu, untuk melihat seperti apa kehidupan di saat itu. Berikut ini adalah kumpulan foto yang akan menggugah perasaan kita sebagai manusia.

1-mother-teresa-and-princess-dianna

Lady Di berjumpa dengan Bunda Theresa.

NOSTALGILA 90-AN: REMEMBER FEAR STREET?

 

first 

Jika dalam postingan tedahulu gue membahas Goosebumps yang khusus buat anak2, maka kali ini gue bakalan membahas seri lain dari penulis yang sama, RL Stine, yakni Fear Street. Fear Street ini lebih ditujukan buat pembaca young adult atau istilahnya ABG lah. Kisahnya lebih “dewasa” ketimbang Goosebumps, soalnya udah mulai ada cinta2an-nya. Nah, pengen deh membahas buku2 Fear Street ini, soalnya dulu pas masih ABG, admin doyan banget membaca buku2 ini *masih inget dulu zamannya ada penyewaan komik ama novel* Apa kalian masih ingat ama Fear Street ini guys?

NOSTALGILA 90-AN: GOOSEBUMPS EFECTS!

 

goosebumps

Hallo guys *terutama yang seumuran ama admin* Buat kalian yang masih SD pas masa 90-an *yang berarti membuat kalian sekarang berumur twenty-something* pasti inget banget ama Goosebumps. Goosebumps adalah novela (novel tapi lebih pendek) horor yang diciptain oleh penulis favorit gue, RL Stine. Yap, jauh sebelum novel2 kayak Harry Potter, Hunger Games, dan Percy Jackson sukses besar, buku2 ini yang jadi favorit anak2 pada zamannya. Goosebumps dulu ngetop banget pas gue SD, alasannya karena ceritanya serem (untuk ukuran anak seumuran gue) dan juga ceritanya cukup pendek (kalo dibandingin novel) jadi enak banget dibaca. Mau bernostalgila bareng buku2 Goosebumps ini? Ayo simak artikel admin berikut ini.

LET’S HAVE SOME FUN IN DUFAN!

 

1404973003873 - Copy - Copy1404973003873 - Copy (2)1404973003873 - Copy (3)

Hallo readers. Pasti pada nggak sabar khan denger cerita jalan2 admin? Kali ini admin berkunjung lagi ke Dufan di Ancol. Wait ... Dufan? Bukannya admin adalah pecinta sejarah, kok tumben ke tempat rekreasi keluarga kayak gini? Ya emang sih guys. Namun berhubung gue lagi liburan panjang nih dan Dufan juga lagi promo diskon 50%, nggak ada salahnya gue sekali-kali ke sini.

REVIEW 4 FILM HOROR TERBARU 2013

 

Lagi2 admin datang dengan review2 film horor terbaru. Kali ini film2 horor yang bakal admin bahas terbilang gress, sebab baru dirilis taon kemaren alias tahun 2013. Gue agak gimana gitu kalo liat film2 lama (buatan 2000 ke bawah) soalnya kualitas gambarnya nggak mumpuni. Lebih enakan liat film2 baru yang lebih “terang” menurut gue. Moga2 aja film2 yang bakal admin bahas ini bisa jadi referensi buat kalian penggemar film horor dan misteri. Kali ini nggak cuman film2 setan2an aja yang mau admin bahas, namun juga horor ala slasher hingga misteri ala detektif. Selaen itu, nggak semuanya Asia, ada juga yang bikinan Amrik. Here we go!

Saturday, October 11, 2014

HITCH-HIKE PART 1/4

 

Hitch-hike adalah sebuah cerita yang kuadaptasi dari blog okaruto. Cerita seram ini mengisahkan sang narator yang berpergian dengan sahabatnya menggunakan metode hitch-hike, yakni menumpang pada setiap mobil yang mereka temui. Namun suatu malam, mereka menumpang sebuah mobil yang salah, membuat mereka mengalami berbagai peristiwa menakutkan dan tak bisa dijelaskan dengan akal sehat. Bagian endingnya, seperti biasa, telah aku ubah sehingga agak berbeda dengan yang ada di versi aslinya. Hanya ada 4 part dalam kisah ini. No curse or bad dream in this series what so ever. Selamat menikmati.

Kisah ini terjadi sekitar 7 tahun yang lalu. Aku baru saja diwisuda dan belum memiliki pekerjaan tetap. Kurasa aku tipe orang yang tidak begitu peduli dengan “tekanan” harus bekerja lah, harus menikah lah, jadi aku merasa santai dengan kondisiku saat itu.

“Pekerjaan yang lebih bagus nantinya akan muncul kok.” kataku pada diriku sendiri saat sedang bekerja paruh waktu, pekerjaan yang sudah kujalani sejak aku masih kuliah.

Peristiwa itu terjadi pada musim panas. Aku sedang berbincang dengan sahabatku, Kazuya (bukan nama aslinya) ketika entah mengapa topik “hitch-hiking” mengelilingi Jepang tiba-tiba muncul. Kau tahu, seperti backpacker, hanya kau melakukan perjalanan dengan menumpang mobil orang lain yang kebetulan lewat. Aku yang masih sangat muda saat itu langsung terobsesi dengan ide tersebut.

Sunday, October 5, 2014

REAL PART 4/4 (FINAL)

 

Episode yang lalu: Tomohiko akhirnya tiba di Nagasaki untuk meminta bantuan Miss Akagi, namun lagi-lagi ia mengalami mental breakdown. Setelah bertemu dengan Miss Akagi, lagi-lagi sang hantu menampakkan wujudnya. Kini Tomohiko mulai mengerti sedikit tentang apa yang terjadi terhadap dirinya.

Aku ingin bangun sepagi mungkin keesokan harinya, namun ketika aku menemukan Miss Akagi pagi itu, beliau sudah menyelesaikan ibadah paginya.

“Selamat pagi, Tomohiko. Basuhlah wajahmu dan sarapanlah. Jika sudah selesai, kita akan pergi bersama-sama ke kuil utama.”

Sebelumnya akan kujelaskan. Agama Buddha memiliki banyak sekte dan Miss Akagi adalah pemimpin salah satunya. Sekte yang beliau pimpin memiliki sejarah panjang, bahkan disebutkan dalam buku teks. Ada banyak orang di penjuru Jepang yang mengikuti sistem kepercayaan yang sama. Walaupun sistem kepercayaan mereka sama, namun karena kondisi geografis, baik bagian timur dan barat Jepang memiliki kuil utamanya sendiri-sendiri. Karena aku berada di Nagasaki, maka kami berkiblat pada kuil yang ada di barat, yang letaknya cukup jauh dengan kuil dimana Miss Akagi tinggal.

Miss Akagi memberikan dua alasan mengapa kami harus pergi ke kuil utama. Pertama karena aku nampaknya memiliki suatu “skill” atau ketrampilan yang rasanya harus diasah. Aku sendiri tak bisa menjelaskannya, namun beliau mengatakan hal itu penting. Alasan lainnya karena kami harus melakukan semacam upacara peringatan bagi arwah yang mengikutiku, agar ia menemukan kedamaian dan jalan menuju ke sisi yang lain. Nenekku adalah yang paling bahagia ketika mendengarnya, namun ayahku tampak tak begitu setuju karena beliau belum begitu mempercayainya.

“Tak apa-apa Yah,” kataku pada beliau, “Aku akan kembali.”