Wednesday, May 30, 2018

10 GENOSIDA TERPARAH SEPANJANG SEJARAH: PART 2



Gue akan melanjutkan hitungan mundur dari 5-1. Siapakah pelaku genosida terparah dalam sejarah umat manusia? Kalian akan mengetahui jawabannya.

10 GENOSIDA TERPARAH SEPANJANG SEJARAH: PART 1



Genosida menurut gue adalah kejahatan terkeji yang bisa dilakukan oleh umat manusia. Genosida sendiri diartikan sebagai pembunuhan massal yang menyasar pada etnis, suku, agama, atau nasionalisme tertentu. Genosida sendiri berasal dari kata “genos” yang artinya “generasi” dan  “sida” yang artinya pembunuhan. Jadi, alih-alih membunuh seseorang, genosida lebih ditargetkan untuk menghabisi seluruh generasi. Maka tak heran, sasaran genosida pun mencakup wanita dan anak-anak tak berdosa.

Genosida bukanlah hal baru bagi manusia. Genosida sudah sering terjadi dalam sejarah umat manusia. Banyak arkeolog menduga bahwa punahnya spesies manusia kera “Neanderthal” karena dipicu pembantaian massal yang dilakukan oleh tetangganya, “Homo sapiens”, yakni kita sendiri. Jadi, apakah aksi genosida sendiri sudah mengakar dalam genetik kita? Semoga tidak.

Gue mengumpulkan 10 (saja) aksi genosida paling mengerikan yang pernah dilakukan umat manusia. Karena banyaknya detail yang ingin gue ungkap di tiap list-nya, gue memecah postingan ini menjadi dua bagian.Gue juga akan menghitung mundur tiap kasus genosida berdasarkan tingginya jumlah korban jiwa.

Sebelumnya gue peringatkan, membaca postingan ini mungkin membuat kalian trauma, jadi gue sarankan pertimbangkan baik-baik sebelum mulai membacanya.


10. GENOSIDA BANDA



Kapan: 1621
Dimana: Pulau Banda, Maluku
Pelaku: VOC di bawah pimpinan JP Coen
Korban: penduduk asli Banda
Jumlah korban: 13.000 jiwa

Tanah air kita pun pernah mengalami salah satu genosida terkejam dalam sejarah. Pada 1609, kapal VOC tiba di Kepuauan Banda untuk berdagang pala, hasil alam utama kepulauan tersebut. Kala itu, pala merupakan salah satu rempah-rempah eksotis yang dihargai amat tinggi di Eropa. Akan tetapi, Belanda berang begitu mengetahui rakyat Banda lebih suka berdagang dengan kompetitornya, yakni Inggris.

Puncaknya, JP Coen, pemimpin VOC kala itu, mengadakan pembantaian besar-besaran terhadap penduduk asli Banda. Tanpa pandang bulu, termasuk wanita dan anak-anak, semuanya dibunuh dalam genosida tersebut. Sedangkan kepala dan potongan tubuh para pemimpin mereka ditancapkan di batang bambu sebagai peringatan akan kekejaman mereka. Dari 14.000 penduduk yang hidup damai di pulau tersebut kala itu, hanya tersisa 480 orang yang berhasil meloloskan diri dari pembantaian tersebut.

Semua darah yang tertumpah itu hanya demi pala.

9. PERANG SALIB ALBIGENSIAN



Kapan: 1209-1229
Dimana: Languedoc, Prancis
Pelaku: kaum Katolik Prancis di bawah pimpinan Paus Innocent III
Korban: penganut agama Cathar
Jumlah korban: 200.000 – 1 juta jiwa

Jika mendengar nama “Perang Salib”, maka yang teringat mungkin permusuhan antara kaum Kristiani dengan Muslim untuk memperebutkan Tanah Suci. Namun lain halnya dengan Perang Salib yang terjadi di tanah Eropa ini. Pada abad ke-11, berkembang sebuah agama bi’dah yang bernama Cathar. Agama beraliran gnostik ini mengakui Injil dan menyebut diri mereka Kristen, namun mempercayai bahwa ada dua Tuhan, yakni satu Tuhan yang baik dan satu Tuhan yang jahat (dualisme). Gereja Katolik di bawah pimpinan Paus, penguasa tertinggi di Eropa kala itu, tentu saja menganggap aliran tersebut sesat.

Para penganut Cathar ini disebut sebagai Albigensian (artinya penduduk Albi), sebab sebagian besar bermukim di kota Albi, di wilayah selatan Prancis. Paus Innocent III kemudian mengutus tentara untuk menghabisi kaum Albigensian di bawah pimpinan seorang jenderal bernama Arnaud Amalric. Amalric yang berhasil mengepung kota awalnya meminta seluruh umat Katolik yang berdiam di kota tersebut untuk keluar menyelamatkan diri, sebab ia hanya menyasar kaum Cathar yang ia anggap sesat. Namun penduduk kota yang beragama Katolik saat itu bersikeras tetap tinggal untuk membantu tetangga-tetangga mereka yang beraliran Cathar. Tanpa pilihan lain, Amalric menyerang kota tersebut dan membantai semua yang tinggal di kota tersebut.

Ketika salah satu tentara kepausan bertanya, bagaimana cara membedakan kaum Cathar dan sesama mereka kaum Katolik, Amalric hanya menjawab: “Bunuh saja semua. Biar Tuhan sendiri nanti yang membedakan mereka.” Pada akhir penyerangan, sekitar 200 ribu penduduk kota tewas mereka bantai tanpa pandang bulu. Aksi genosida itu terus meluas hingga akhirnya pada tahun 1350, agama Cathar akhirnya musnah.

8. GENOSIDA RWANDA



Kapan: 1994
Dimana: Rwanda, Afrika
Pelaku: etnis mayoritas Hutu
Korban: etnis minoritas Tutsi
Jumlah korban: 1 juta jiwa

Genosida Rwanda cukup unik, sebab justru dikenal luas oleh masyarakat dunia berkat sebuah film Hollywood berjudul  “Hotel Rwanda” yang memperoleh piala Oscar. Konflik ini melibatkan dua suku asli Rwanda, yakni Hutu dan Tutsi yang selalu bermusuhan. Padahal secara fisik, kedua suku tersebut tidak bisa dibedakan. Bakan mereka memiliki agama, kebudayaan, hingga bahasa yang sama.

Pemicu utama genosida ini adalah terbunuhnya presiden Rwanda kala itu, seorang Hutu, ketika pesawat kenegaraannya ditembak jatuh. Ini memicu kemarahan suku Hutu yang menuduh suku Tutsi sebagai pelakunya. Pertumpahan darah pun tak terhentikan dan lebih parahnya, genosida tersebut disponsori oleh pemerintah. Akibatnya, bukanlah tentara yang membunuh sebagian besar kaum Tutsi, melainkan justru tetangga dan penduduk sekampungnya sendiri yang sudah diprovokasi oleh pemerintah. Yang lebih mengerikan, genosida ini juga menargetkan kaum Hutu moderat yang membantu suku Tutsi.

Pada akhir pembantaian besar-besaran tersebut, 70% penduduk dari etnis Tutsi terbunuh dan dunia internasional terguncang karena kekejamannya.

7. GENOSIDA ARMENIA



Kapan: 1915-1922
Dimana: Turki
Pelaku: Kekhalifahan Utsmaniyah di bawah pimpinan Sultan Abdul Hamid II
Korban: kaum minoritas Kristen Ortodoks Armenia
Jumlah korban: 1,5 juta jiwa

Hukum Islam mewajibkan kaum non-Muslim di wilayah kekuasaan mereka (disebut “dhimmi”) untuk tetap dilindungi dan dihargai hak beribadahnya, setelah membayar pajak yang disebut “jizya”. Dalam Kekhalifahan Utsmaniyah (Dinasti Ottoman) yang bercokol di Turki, Siria, dan Irak; hal tersebut tetap dilakukan. Namun pada Perang Dunia I, dimana perang besar-besaran berkecamuk di Eropa, Sultan Abdul Hamid II menaruh kecurigaan pada kaum Kristen Ortodoks Armenia yang selama ini tinggal di wilayah mereka. Ia mencurigai mereka tidak loyal terhadap pemerintah Muslim dan lebih berpihak pada Kekaisaran Kristen di Rusia. Akibatnya, dengan berani ia mengusir hingga 2 juta warga minoritas Kristen Ortodoks dari wilayahnya ke padang gurun tanpa tujuan, menyebabkan sebagian besar dari mereka tewas.

Yang mengerikan, bukan hanya kaum Armenia saja yang menjadi korban pembantaian oleh Kekhalifahan ini. Di tempat lain, terjadi tiga genosida lain yang menyasar penduduk minoritas Kristen Ortodoks. Dalam kurun waktu 1914-1922, kaum Kristen Ortodoks Yunani di Anatolia, Turki juga menjadi korban pembantaian besar-besaran. Di Persia, pada tahun 1915-1923, kaum Kristen Ortodoks Assiria juga mengalami hal serupa. Dalam setiap genosida, masing-masing jatuh hingga 750.000 korban jiwa. Tak lupa, pada 1915-1918 juga terjadi genosida kaum Kristen Maronit di Lebanon yang menyebabkan 200.000 jiwa meninggal. Sehingga total dari empat genosida tersebut, sudah jatuh korban hingga 3,2 juta jiwa.

Tak heran, setelah Perang Dunia I, Kekhalifahan Utsmaniyah akhirnya runtuh.

6. PARTITION OF INDIA



Kapan: 1947
Dimana: wilayah India dan Pakistan
Pelaku: kaum Muslim dan Hindu India
Korban: kaum Muslim dan Hindu India
Jumlah korban: 1,2 juta jiwa warga Muslim dan 840.000 jiwa warga Hindu

Kita sebagai rakyat Indonesia patut bersyukur, bahwa dalam sejarah Perang Kemerdekaan negara kita, kita tak pernah mengalami apa yang terjadi dalam kemerdekaan India, yakni genosida besar-besaran yang dilakukan justru bukan oleh penjajah, melainkan oleh bangsa mereka sendiri.

Pada 1947, India akhirnya memperoleh kemerdekaan mereka dari Inggris, namun hal tersebut harus dibayar dengan mahal. Kaum Hindu dan Muslim di India memiliki sejarah ketidak-akuran yang panjang. Akibatnya Inggris akhirnya membagi wilayah mereka menjadi dua, yakni India bagi penduduk mayoritas Hindu dan Pakistan untuk penduduk minoritas Muslim. Akibatnya terjadi migrasi besar-besaran, dimana penduduk Hindu yang bermukim di Pakistan harus pindah ke wilayah India, dan begitu pula sebaliknya.

Akan tetapi migrasi yang secara teori sederhana itu ternyata tak berlangsung sepenuhnya damai. Dari 14 juta penduduk yang terpaksa dipindahkan, terjadi kerusuhan dan pembantaian besar-besaran yang dilakukan oleh kedua belah pihak. Kaum Hindu membantai kaum Muslim dan begitu pula sebaliknya, kaum Muslim membantai kaum Hindu. Pertikaian ini menyebabkan banyak imigran yang hilang (kemungkinan besar tewas) sepanjang perjalanan.

Seorang jurnalis yang pernah menyaksikan kamp konsentrasi Yahudi NAZI saja memberitakan bahwa apa yang dia lihat jauh lebih kejam ketimbang Holocaust hingga: “wanita hamil dibedah perutnya dan janinnya dibakar hidup-hidup”.

Di pihak Muslim sendiri, ada 1,2 juta penduduk yang tak pernah sampai ke Pakistan. Dan di lain pihak, ada hampir 1 juta penduduk Hindu yang tak pernah sampai ke India. Total, para ahli sejarah memperkirakan sekitar 2,3-3,2 juta jiwa tewas dalam kerusuhan antar-agama tersebut (jika menghitung eetnis minoritas lain seperti Sikh).

Yang lebih parah, aksi genosida di wilayah ini tak berhenti sampai di sini. Pada 1971, di wilayah Pakistan terjadi pembantaian besar-besaran etnis Bengali. Jumlah korbannya bervariasi menurut berbagai sumber, berkisar antara 300 ribu hingga 3 juta jiwa. Peristiwa ini memicu pecahnya negara Bangladesh dari wilayah Pakistan.

Artikel ini akan berlanjut ke Part II yang tentu saja tak kalah sadis, sebab jumlah korban akan semakin meningkat hingga ke angka jutaan bahkan puluhan juta.

Tuesday, May 29, 2018

ALMOST THERE: 10 AKTOR DAN AKTRIS YANG HAMPIR JADI SUPERHERO MARVEL




Sebagai penggemar Marvel (gue yakin sebagian besar dari kalian pasti fansnya), pasti sulit melihat superhero idola kalian diperankan oleh orang lain. Namun pada saat pembuatannya, tentu banyak aktor dan aktris bersaing untuk mendapatkan peran tersebut. Beberapa bahkan ditawari oleh sang sutradara sendiri karena dianggap cocok memerankan tokoh tersebut, namun mereka justru menolaknya. Beberapa yang lain malah ditolak dan diberi peran lain yang lebih cocok. Well, siapapun mereka, mungkin bukan rejeki kali ya berperan di film-film Marvel yang menghasilkan jutaan dollar di tiap perilisannya. Berikut ini 10 aktor dan aktris yang hampir menjadi superhero Avengers, namun gagal.

MARVELS VS DC" 30+ MEME FANWAR DC DAN MARVEL YANG BIKIN "JLEB"!!!


Marvel ama DC emang selalu bersaing. Siapa yang lebih kalian sukai guys, Avengers atau Justice League? Gue sih netral-netral aja, soalnya kalo boleh milih, gue lebih suka sama X-Men (yang walaupun Marvel juga, tapi beda dong ama Avengers). Tapi kalo boleh jujur sih, gue lebih menikmati film-filmnya Marvel ketimbang DC. Film DC yang pernah gue tonton cuma Wonder Woman ama Man of Steel. Tapi kalo Marvel, wuih jangan ditanya. Sebelum nonton Infinity War, gue udah maraton semua film mereka wkwkwk.

Perang antara Marvel ama DC emang nggak bisa dihindarin ya, secara mereka berdua bersaing memperebutkan fans melalui film-film mereka. Tapi, melihat trend saat ini, kayaknya Marvel lebih jago deh ketimbang DC. Berikut ini meme-meme  yang menggambarkan Marvel vs DC yang pastinya kocak dan menyindir banget.

COPYCAT HEROES: 10 KARAKTER DC DAN MARVEL YANG TERNYATA HASIL PLAGIAT




Which one is the best? Marvel or DC? Well, kalian bisa beradu opini sesuka kalian, namun ada satu rahasia gelap DC dan Marvel yang perlu kalian tahu. Bahwa selama puluhan tahun, dua raksasa komik ini saling berkompetisi dengan cara …. menjiplak superhero lawannya. Yup, tanpa kalian ketahui, DC dan Marvel tanpa malu saling meniru lawannya, seperti produk KW murahan. Bahkan mungkin saja, superhero-superhero favorit kalian sebenarnya hasil plagiat. Berikut ini 20 karakter Marvel dan DC yang memiliki kemiripan (serta mana yang asli dan mana yang hasil plagiasi).

1. Deadpool (Marvel) vs Deathstroke (DC)



Kalian penggemar Deadpool? Bersiaplah bertemu dengan Deadpool ala DC, yakni Deathstroke. Tak hanya memiliki kostum yang hampir serupa, mereKa berdua juga memiliki kemampuan super, senjata, bahkan nama yang hampir sama, yakni Wade Wilson (Deadpool) dan Slade Wilson (Deathstroke). Namun Deadpool rupanya lebih populer dengan filmnya yang dibintangi Ryan Reynolds selalu menduduki puncak box office.

Mana yang lebih dulu muncul: Silakan terkejut guys, tapi Deathstroke muncul pertama kali tahun 1980 dan Deadpool baru muncul setahun kemudian, tahun 1981. Jadi silakan memaki semau kalian, tapi Deadpool adalah hasil jiplakan Deathstroke.

2. Aquaman (DC) vs Namor (Marvel)



Keduanya sama-sama makhluk super penguasa lautan. Namun Namor adalah mutan asal Atlantis yang akhirnya bergabung dengan X-Men, sedangkan Aquaman adalah raja Atlantis sendiri menurut versi DC. Aquaman jelas lebih terkenal, bahkan sudah muncul di film Justice League. Namun manakah yang asli?

Mana yang lebih dulu muncul: Namor pertama kali dipublikasikan tahun 1939, sedang Aquaman baru muncul dua tahun berikutnya, tahun 1941. Jadi yup, konsep Aquaman jelas menjiplak Namor. Namor bahkan dikenal sebagai salah satu karakter pertama Marvel dan juga sosok “antihero” pertama dalam dunia perkomikan Amerika. Well, I hope Namor gets the fame he deserved.

3. Catwoman (DC) vs Black Cat (Marvel)



Kedua-duanya sama cantik, sexy, serta berprofesi sebagai “cat burglar”. Bedanya, Catwoman alias Selina Kyle adalah musuh utama (sekaligus kekasih) Batman, sedangkan Black Cat alias Felicia Hardy adalah musuh utama (sekaligus kekasih) Spiderman.

Mana yang lebih dulu muncul: Catwoman pertama kali muncul 1940 dan Black Cat diperkenalkan hampir 40 tahun kemudian, pada tahun 1979. Shame on you, Marvel!

4. Green Arrow (DC) vs Hawkeye (Marvel)



Kalian pasti langsung tahu apa kesamaan kedua superhero ini. Yap, kedua-duanya sama-sama menggunakan panah sebagai senjata mereka. Mereka juga bukan “superhero” sungguhan sebab tak memiliki kekuatan super dan hanya mengandalkan kemampuan memanah mereka.

Mana yang lebih dulu muncul: Green Arrow pertama kali muncul 1941, sedangkan Hawkeye baru diperkenalkan lebih dari 20 tahun kemudian pada tahun 1964. So Hawkeye, you’re officially Green Arrow’s rip-off!

5. Swamp Thing (DC) vs Man Thing (Marvel)



Keduanya jelas serupa, sama-sama makhluk penghuni rawa, sebenarnya baik hati namun seringkali dianggap antagonis karena penampilan mereka yang buruk rupa, bahkan nama keduanya pun mirip. Gue sendiri lebih mengenal Swamp Thing berkat film serinya yang sering gue tonton waktu kecil. Namun mana yang lebih duluan?

Mana yang lebih dulu muncul: Swamp-Thing pertama kali muncul tahun 1972, sedang Man-Thing sudah ada sejak 1971. Ketahuan deh kali ini DC yang nge-jiplak.

6. Falcon (Marvel) vs Hawkman (Marvel)



Mudah melihat kemiripan keduanya, sama-sama memiliki sayap dan jelmaan sejenis burung. Keduanya, paling tidak dalam komik, juga memiliki asal-usul hampir serupa. Berbeda dengan versi film layar lebarnya, asal kekuatan Falcon lebih supranatural (ketimbang versi dimana dia mendapatkan kekuatannya dari suit militer), sama seperti Hawkman.

Mana yang lebih dulu muncul: Hawkman pertama kali muncul pada 1940 dan Falcon baru direkrut Avengers pada 1969. Jadi ketahuan deh siapa meniru siapa.

7. Ant Man (Marvel) vs The Atom (DC)



Secara visual, keduanya memang kurang mirip (at least di versi komik). Namun melihat kekuatan super mereka (serta asal-usulnya mereka), tak ayal lagi keduanya memiliki kesamaan. Ant Man (Dr. Hank Pym) dan The Atom (Dr. Ray Palmer) sama-sama ilmuwan yang berhasil mengecilkan tubuh mereka dan menggunakan kemampuan itu untuk mengalahkan kejahatan. Namun mana yang muncul duluan?

Mana yang lebih dulu muncul: secara mengejutkan, Ant Man muncul tahun 1962 sedangkan The Atom sudah ada setahun sebelumnya pada 1961. Maka bisa disimpulkan The Atom lebih original.

8. Doctor Strange (Marvel) vs Doctor Fate (DC)



Ternyata DC juga punya Doctor Strange versi mereka sendiri. Baik Doctor Fate maupun Strange sama-sama penyihir. bedanya Doctor Fate (Kent Nelson) mendapatkan ilmunya dari peradaban kuno Mesir dan Mesopotamia, sedangkan Doctor Strange diajari ilmu sihir oleh Ancient One di Himalaya. Kesamaan lainnya, mereka berdua memiliki amulet dan sama-sama mempunyai jubah sakti.
Mana yang lebih dulu muncul: pasti kalian jagoin Doctor Strange kan? Tapi silakan kecewa, sebab Doctor Fate nongol lebih dulu tahun 1940, sedangkan Doctor Strange baru diciptakan 23 tahun kemudian pada 1963. Wow … mind blowing fact!

9. Hulk (Marvel) vs Solomon Grundy (DC)



“Strong, vicious, and mindless” itulah deskripsi Wikipedia terhadap karakter Solomon Grundy (secara gue sendiri juga asing ama tokoh ini). Baik Solomon Grundy maupun Hulk mungkin memiliki fisik, kemampuan, serta kepribadian yang hampir sama. Namun di DC, Solomon Grundy dikenal sebagai supervillain, sedangkan Hulk adalah superhero.

Mana yang lebih dulu muncul: sayang seribu sayang. Solomon Grundy sudah muncul pada 1944, sedangkan Hulk baru nongol lebih dari dua dekade kemudian, pada 1962.

10. Thanos (Marvel) vs Darkseid (DC)



Sama-sama raksasa, sama-sama dewa, dan sama-sama ingin menghancurkan alam semesta. Bedanya, Thanos adalah musuh besar Avengers sedangkan Darkseid adalah musuh besar Justice League. Desain mereka berdua pun serupa, walau tak bisa diayal sosok Thanos sebagai tokoh antagonis jauh lebih populer ketimbang Darkseid berkat penampilannya di Infinity War.

Mana yang lebih dulu muncul: Darkseid diperkenalkan tahun 1971, dan Thanos baru muncul 1973. Jadi ketahuan deh, Thanos rupanya menjiplak gayanya Darkseid hehehe.

BONUS:

X-Men (Marvel) vs Doom Patrol (DC)



Pasti banyak di antara kalian yang belum pernah mendengar tentang Doom Patrol (albeit, nama mereka keren). Secara garis besar, Doom Patrol memiliki banyak kemiripan dengan X-Men. Anggota-anggota Doom Patrol adalah anak-anak dengan kemampuan super yang tak jarang mengalami stress dan trauma akibat diasingkan dan dibenci masyarakat karena kemampuan mereka tersebut. Bahkan kedua-duanya dimpimpin oleh sosok berkursi roda, yakni Prof. Charles Xavier (X-Men) dan Niles Caulder Pd.D alias The Chief (Doom Patrol). Bedanya, di X-Men sumber kekuatan tersebut dijelaskan lebih rinci sebagai “mutasi”.

Mana yang lebih dulu muncul: Doom Patrol memang terdengar sebagai rip-off dan jiplakan X-Men, namun ternyata mereka muncul lebih dulu! Doom Patrol pertama kali terbit bulan Juni 1963, sedangkan X-Men baru lahir selang beberapa bulan kemudian pada September 1963. Walaupun diterbitkan pada tahun yang sama, urutan bulan penerbitannya jelas menunjukkan karya mana yang lebih orisinil.

Well, jangan buru-buru menyimpulkan guys kalau DC itu lebih original dan Marvel itu tukang jiplak. Banyak kok superhero asal DC yang terang-terangan memplagiat Marvel, semisal Commander Steel yang meniru Captain America, Rocket Man yang meniru Iron Man, dan Zatanna yang meniru Scarlet Witch (tega banget sih niru my lovely Wanda?). Semuanya itu bentuk persaingan guys (walau nggak sehat sih menurut gue) dan sedihnya malah justru yang rip-off yang lebih terkenal ketimbang yang asli hehehe.

Source:ranker dan cbr




MONSTER MANIA: 7 FILM PENDEK MONSTER TERBAIK DI YOUTUBE



Gue sekarang lagi hobi banget liat film pendek bertema horor di youtube (maybe you should too guys). Banyak sih film pendek yang pembuatannya asal-asalan, tapi ada pula yang bahkan lebih bagusan ketimbang film Hollywod akhir-akhir ini. Beberapa minggu lalu gue sempat membahas 10 film pendek bebas jumpscare dan kali ini gue akan membahas film-film pendek bertema monster. 

Gue sendiri sih bukan fans berat film monster dan body horror ya guys, tapi boleh gue katakan kalo make up monster di film-film ini, walaupun dengan bugdet terbatas, cukup mumpuni dan seram untuk sekelas sebuah film pendek. Salah satu channel youtube yang cukup rajin memberikan update film horor pendek adalah Crypt TV. Gue sendiri udah subscribed, maybe you should too.

Berikut ini 7 film pendek tentang monster yang gue rekomendasiin ke kalian. Tiap film durasinya pendek kok guys, jadi nggak bakal ngerugiin waktu kalian.

Sunday, May 27, 2018

MARVEL ZOMBIES: THE MOST AMBITIOUS CROSSOVER IN HISTORY




Marvel emang dikenal dengan adaptasinya yang child-friendly, beda dengan DC yang lebih kelam. Tapi crossover yang gue temukan kali ini benar-benar bikin gue shock. Sebab, di salah satu volume komiknya yang berjudul “Marvel Zombies”, semua superhero Marvel yang kita kenal dan kita cintai berubah menjadi zombie bak "Walking Dead" dan memusnahkan seluruh umat manusia, bahkan memangsa sesama superhero! Gila banget ga? Gue sekilas membaca komiknya dan hasilnya … super gory!