Wednesday, March 4, 2015

GAGAL MANING: 10 FILM BOX OFFICE PALING GAGAL

 

disaster movie

“Box office bombs” atau “box office flops” adalah istilah bagi film2 box office yang mengalami kegagalan alias kurang laris di pasaran. Sebuah film bisa dikatakan gagal jika hasil penjualan tiket di bioskop tidak dapat menutup biaya produksinya alias merugi. Namun bisnis perfilman Hollywood adalah bisnis yang rumit. Kadangkala walaupun hasil penjualan tiket sudah melebihi biaya produksinya-pun, film tersebut masih belum bisa dikatakan balik modal. Hal ini disebabkan karena selain biaya produksi, masih banyak uang yang harus dikeluarkan untuk distribusi dan pengiklanan film. Overall, sebuah film bisa dikatakan “aman” dan bener2 balik modal apabila hasil penjualan tiketnya mencapai 2x biaya produksi. Hmmm ... ruwet juga ya. Dan yang lebih membingungkan lagi, nggak selamanya film yang gagal di pasaran adalah film yang jelek. Berikut ini 10 film paling gagal dalam sejarah box office.

1. 47 Ronin

47 ronin

Menggunakan special effect supercanggih bernilai jutaan dollar bukan berarti jaminan sebuah film akan sukses besar. Tentu saja film2 seperti sekuel2 “Avengers” dan “Transformers” selalu ditunggu-tunggu karena special effect-nya yang keren. Namun tidak bagi film ini. Bahkan akting bintang kawakan ternama seperti Keanu Reeves-pun tidak menyelamatkan film ini. “47 Ronin” dikenal sebagai box office flops sepanjang masa karena dengan budget fantastisnya sebesar 225 juta dollar, film ini hanya mendapatkan hasil sebesar 150 juta dolar, jauh dari cukup untuk menutup biaya produksinya. Film2 berspecial effect canggih lainnya yang juga gagal di pasaran adalah “John Carter”, “Lone Ranger”, “Cowboys versus Aliens”, “Speed Racer”, dan “Stealth”.

2. Disaster Movie

hr_disaster_movie_poster

Film parodi Hollywood biasanya sukses, seperti “Scary Movie” dan “Meet The Spartans” (openingnya aja dah bikin gue ngakak setengah mati). “Disaster Movie” seperti judulnya, adalah parodi film2 bencana kayak “The Day After Tomorrow” serta “Cloverfield”. Dan sesuai judulnya juga, film ini benar2 “disaster” alias bencana, bahkan dianggap sebagai salah satu film terburuk sepanjang sejarah. Film ini hanya mendapat score 1% di Rotten Tomatoes (website independen bagi para kritikus film). Dari 20 juta doller bugdetnya, film ini hanya menghasilkan 14 juta dolar di Box Office Amerika. Film ini juga menjadi debut Kim Kardashian di layar lebar yang langsung menyabet Razzie Award sebagai aktris pendamping wanita terburuk.

Gue pernah nonton Disaster Movie dan menurut gue filmnya sih lumayan, walaupun banyak sih joke-nya yang offensive dan murahan. Walaupun film ini dinilai jelek, tapi gue saranin deh kalian buat menonton film parodi ini, apalagi lagu2nya yang menurut gue sekaliber Grammy Awards (film ini juga dibikin musikal buat menyindir High School Musical dan Glee). Liat aja nih salah satu lagu soundtracknya, “Friends Forever”, benar2 catchy di telinga.

3. Green Lantern

GREEN LANTERN

Gue nggak heran film ini gagal di box office karena emang sih filmnya jelek. Film ini menjadi bukti bahwa film superhero nggak selamanya keren. Meskipun Ryan Reynolds adalah salah satu aktor favorit gue, tapi banyak adegan di film ini bikin gue tepok jidat (apalagi pas bagian Green Lantern mencoba nyelametin orang2 dari helikopter jatuh, jadinya malah lebih banyak orang yang terancam bahaya). Film ini dianggap gagal di pasaran dan merugi hingga 90 juta dolar.

4. Mars Needs Moms

MARS NEEDS MOM

Eeeeeeeeng ... film apa ini? Dan kenapa judulnya aneh begini. Film ini bisa dibilang punya muatan moral yang jempolan (walau temanya aneh). Seorang anak yang selalu membangkang ibunya suatu malam menemukan kalo ibunya diculik oleh alien dari Mars (yang butuh nyokap, seperti judulnya) dan mulai menyadari kalo dia membutuhkan ibunya (so sweet). Namun sayang, tetap saja hal tersebut tak bisa menyelamatkan film animasi 3D Disney ini. WTF Disney? Disney made this???? Dari budget 150 juta dolar, film ini hanya bisa menghasilkan 1/4-nya saja yakni 38 juta dolar. 3/4-nya? Gagal total!

5. Final Fantasy: The Spirits Within

final_fantasy_-_the_spirits_within

AAAAAAAAAAAAAAAA!!! Gue menjerit histeris pas tau film favorit gue ini masuk ke dalam list box office flops! Are you f*cking kiddin’ me??? Padahal gue suka banget ama film ini hiks. Mungkin gara2 gue nggak pernah maen video gamenya kali ya, jadi gue menganggap film ini bagus. Bagi para gamers setia Final Fantasy, pasti film ini adalah aib yang tak terperikan. Film ini memang sering dikritik karena terlalu mementingkan detail 3D-nya sehingga melupakan faktor utama sebuah film: karakter dan jalan cerita. Film ini nggak sempat balik modal, karena dari budget sebesar 137 juta dolar, film ini hanya bisa menghasilkan 85 juta dolar saja.

Tapi apapun kata kalian, gue tetap suka ama film ini. Can you believe it guys gambar di bawah ini adalah hasil animasi komputer? Detail banget. Walaupun gue emang sempat berpikir sih, kenapa juga susah payah bikin animasi sedetail ini, padahal bisa tinggal memakai aktor manusia beneran?

 Sid

Selain itu adegan jalan di air bener2 nggak terlupakan dan ikonik banget. Dan soundtracknya yang bawain ... Larc en Ciel ... ugh! C’mon, this movie ain’t that bad!

6. Hugo

HUGO

Film ini menjadi bukti bahwa nggak selamanya film yang gagal di pasaran itu adalah film yang nggak berkelas. Film ini dianggap gagal di Box Office dan diduga merugi hingga 70 juta dolar. Namun film petualangan yang disutradarai Martin Scorsese ini justru dianggap sangat berkualitas dan mendapatkan 11 nominasi Piala Oscar (salah satu di antaranya sebagai Best Picture atau Film Terbaik), bahkan berhasil menyabet 5 di antaranya. Hmmm ... ternyata yang namanya selera pasar ama selera kritikus seni emang berbeda jauh. Film berkualitas bisa saja nggak diminati masyarakat, sayang banget ya?

7. Bambi

Bambi_1989_Re-Release_Poster

Film kartun yang menguras air mata ternyata sudah ada sejak lama sebelum Doraemon’s “Stand By Me”, yakni Bambi. Namun film klasik Disney ini sempat mendapat banyak cemoohan para kritikus pada saat diluncurkan lebih dari separuh abad lalu. Film yang dinilai terlalu realitis ini (ada adegan yang sangat diingat dimana ibu Bambi tewas ditembak pemburu) sangat berbeda dengan kartun2 Disney lainnya yang imajinatif dan happy ending. Saat diluncurkan pada 1942, film ini juga gagal di Box Office, bahkan tak balik modal. Namun hal itu terjadi karena faktor yang benar2 di luar kendali Disney saat itu, yaitu peluncurannya bertepatan dengan Perang Dunia II.

Namun kini, film yang dulu pernah gagal ini sekarang dianggap sebagai film “cult classic” dan mengundang banyak pujian. Film ini kini dianggap sebagai salah satu film terbaik Disney karena mengajarkan pada anak tentang pentingnya menjaga kelestarian alam dan makhluk penghuninya. Bahkan, salah satu anggota The Beatles, Paul Mc Cartney mengaku menjadi pecinta binatang setelah melihat film ini semasa kanak-kanak.

Tapi emang aneh ya orang2 zaman dahulu. Please deh, masa kartun unyu2 macam begini bisa gagal di pasaran.

Keep_calm_and_love_Bambi

 bambi

image_15956_2

Bambi-10debbfb 

Ok, stop it!

8. The Last Airbender

  3cs221DISC_AMARAY_q7.0.qxd.qxd:601_wrap_R1 

Kalo ada yang menyebut film ini sebagai salah satu film terjelek di sepanjang sejarah sejak awal mula terciptanya bumi dan seisi alam semesta lainnya, gue pasti 200% setuju. Melihat film ini, gue kecewanya dobel. Pertama, film ini adalah adaptasi seri kartun favorit gue, Aang dan yang kedua, sutradaranya juga salah satu sutradara favorit gue, yakni M. Night Syhamalan yang terkenal dengan “The Sixth Sense”. Tapi semuanya gagal totaaaal! Jujur, gue nggak sempet liat film ini di bioskop dan cuman pinjem DVD-nya aja (gue masih inget harga sewanya 3 ribu). Dan sampai sekarang gue masih nyesel banget dan kepengen duit 3 ribu gue dibalikin! Film ini sama sekali not worth it man! Ini film paling membosankan yang pernah gue liat, ampe2 gue ketiduran pas nontonnya.

Tapi kebalikan dengan “Hugo” di atas, film minim kualitas ini justru sukses besar di Hollywood. Dengan budget 150 juta dolar, film ini menghasilkan laba hingga 300 juta dolar lebih. Namun tetap saja, film ini menyandang gelar sebagai salah satu film terjelek sepanjang masa sejak dinosaurus punah menurut banyak kritikus film. Film ini bahkan menyapu habis nominasi Razzie Award (“penghargaan” buat film dan aktor/aktris terjelek, kebalikan Piala Oscar). Film ini memenangkan 5 di antaranya termasuk Worst Picture (Film Terjelek) bahkan memenangkan penghargaan khusus ”Worst Eye-Gouging Mis-Use of 3D” alias “Spesial-Efek-Lebay-yang-Bikin-Gue-Pengen-Mencungkil-Mata-Gue-Sendiri”.

9. Zyzzyx Road

215px-Zyzzyx_Road_movie_poster

Film ini sesuai pengucapannya “Jijik Road” merupakan film independen paling “gatot” alias gagal total sepanjang sejarah umat manusia. Bayangkan aja sendiri guys, dari budget 1,2 juta dollar, film ini hanya berhasil memperoleh penghasilan sebesar 30 dollar saja! Yap bener, nggak ada “juta” di belakangnya, cuman 30 dollar aja (setara 300 ribu lah). Sepanjang pemutarannya, film ini hanya berhasil mengundang 6 penonton saja dan dari keenam tiket yang terjual tersebut, dua di antaranya dibeli oleh kru film. Hmm ... sejelek apa sih film ini? Gue jadi penasaran? Apa kegagalan film ini gara2 minimnya publikasi ya?

Yang jelas film ini tak sendiri. Ada pula film2 lain yang bernasib serupa. Film Inggris berjudul “Offending Angels” hanya menghasilkan 89 poundsterling, padahal dibuat dengan budget 70 ribu poundsterling. Sebuah film lainnya berjudul “The Worst Movie Ever!” tak kalah naas. Sesuai judulnya, film ini dianggap sangat buruk hingga hanya menghasilkan 11 dollar saja. Hmmm ....

10. Cleopatra

cleopatra_ver2_xlg

Sebagai penutup, gue bawain film legendaris yang mengabadikan nama Elizabeth Taylor ini. Film termahal dalam sejarah ini terbilang sukses baik dalam penjualan tiket maupun critical acclaim. Film ini meraih penghasilan 57 juta dolar dari budget 31 jutanya, membuat film ini meraih laba 26 juta dollar. Film ini juga secara kualitas diakui, dibuktikan dengan 4 piala Oscar yang berhasil digondolnya. Namun film ini kenyataannya hampir membuat studio pemroduksinya, yakni 20th Century Fox di ambang kebangkrutan. Film ini ternyata memiliki biaya marketing sebesar 44 juta dolar, membuat studio tersebut masih berhutang 18 juta dollar.

Tak hanya dalam kasus ini saja gagalnya sebuah film bisa membuat studio film di ambang kebangkrutan. Kegagalan “The Golden Compass” tak hanya membuat sekuel filmnya gagal diproduksi, namun juga hampir membuat New Line Cinema bangkrut. Namun nasib lebih naas diterima Carolco Pictures yang harus gulung tikar setelah filmnya “Cutthroat Island” mengalami kegagalan dengan hanya menghasilkan 18 juta dolar dari 98 juta dolar budgetnya.

Nah, dari list di atas bisa gue simpulkan, bisnis perfilman yang penuh keglamoran ternyata tak jauh beda dengan berjudi. Jika film sukses ya untung, namun jika gagal, maka terpaksa semua pihak harus menerima pil pahitnya. Dan ternyata kesuksesan film nggak diukur dari special effect, nama besar aktor/aktrisnya, bahkan mungkin kualitasnya, namun dari apakah film itu bisa diterima penonton atau tidak.

21 comments:

  1. Pendapat dari orang yg gak main game FF juga: the spirits within bagus kok, malah naksirnya gara2 video klip laruku yg spirits dream inside. Kenapa bisa dianggap sejelek itu ya bang?

    ReplyDelete
  2. Penasaran deh gue sama ZZxyz road wkwk..kasihan amat penghasilannya..nggak ada sepersepuluh dari modalnya..

    ReplyDelete
  3. kalo menurut gue film yang jelek banget tuh film dragon ball, udah ngebosenin trus ga sesuai sama versi animenya

    ReplyDelete
  4. Aku paling gasuka Mars need Moms dan penasaran sama ZYyxz road itu --"

    ReplyDelete
  5. mars need moms itu bagus sih menurut saya ._.

    nechan~

    ReplyDelete
  6. Dragon Ball polesan Hollywood harusnya masukin juga. Ngancurin citra animex bgt (secara aku gemar Dragon Ball)
    Last Air Bender, gue setuju dimasukin, merusak citra filmx abiezzzz
    Kayax Hollywood jangan coba2 dech, ngadaptasi Anime lagi...krn kerjax cuma ngerusakin citra aja
    Setuju?

    ReplyDelete
  7. itu Hugo padahal keren banget, sumpah!

    ReplyDelete
  8. aah...gue suka Hugo sama Bambie, kok bisa masuk daftar gatot yak? sedih nih jadinya

    ReplyDelete
  9. Hugo, Bambi, sama FF 'kan bagus :'
    -APR-

    ReplyDelete
  10. 47 ronin? why????

    ReplyDelete
  11. Yang Aku pernah nonton cuma hugo dan the last airbender

    ReplyDelete
  12. penasaran sma hugo, gw belum sempat nontn.. ada yg punya gak? atau tahu downloadnya dimana?

    ReplyDelete
  13. IMHO yg FF:SW menrutku bakalan lbh sukses klo kata "Final Fantasy" di jdulnya diilangin. Kebnyakan penonton pd kecewa soalnya ni film hmpir kaga ada hubungannya ama seri FF sama sekali. Jadi judulnya tinggal "The Spirits Within"
    CMIIW

    ReplyDelete
  14. Di Indonesia kan sering munculin film mars need moms. Kasian bgt yang film zyzzyx road 😂

    ReplyDelete
  15. Hei Admin ! Atau para kritikus2 movie.. Gw bener2 ngasih recommended buat kaluan tonton.. Judulnya Painkiller "Tour Of Duty"...yang covernya US Army.
    Gw pengen tar kalian kasih pendapat tentang itu film paling menyebalkan sepanjang gw hidup. Sumpah !!! Tolong bantu mengkritik, menghujat, mencela, membabi-buta, dan meludahi sutradara yg bikin cerita itu film.
    Thanks gan !

    ReplyDelete
  16. semua anime kalo dibuat versi hollywood pasti jadi hancur. Tinggal ketar ketir nih nunggu remake naruto :(

    ReplyDelete
  17. Kalau nambahin (recycling) artikel ini, ada dua film terbaru yg layak masuk sbg gatot...
    Fantastic Four dan Transformers: Age of Extinction.
    Satu lagi sih ada, Terminator yg versi reboot jg ga begitu bagus di mata saya.
    Tapi yo mbuh kalau bisa, yah, sekadar balik modal. Kan yg dibahas TS hny film-film yg gagal balik modal... :3
    Ya kan???
    Buat abang yg bikin artikel, mampir balik ya ke blog ane... :) thanks buat artikelnya yg maknyus ini...

    ReplyDelete
  18. Ada 1 lagi film paling jelek yg pernah gw tonton judul nya The WITCH. Sumpah ne film sangat membosankan

    ReplyDelete
  19. kalo menurut aku sih moms itu justru keren .. dapet pula drama nya .. tapi ya setiap orang beda tanggapan beda selera !!

    ReplyDelete