Saturday, July 2, 2016

IF JURASSIC PARK WAS REAL: 7 FAKTA (MENGECEWAKAN) TENTANG VELOCIRAPTOR

 

Philosoraptor-Blank-3

Sudah pada liat Jurassic World dong? Akhir-akhir gue pengen menulis tentang dinosaurus gara-gara membaca beberapa fakta mengejutkan tentang Velociraptor. Perkembangan sains terkini membuktikan bahwa dinosaurus ternyata tak seperti dugaan kita ketika film Jurassic Park pertama kali beredar. Berbagai penemuan fosil membuktikan bahwa dinosaurus bukanlah hewan reptil seperti yang kita sangka. Tak terkecuali dinosaurus pemangsa ini. Ternyata Velociraptor yang asli jauhlah berbeda dengan Velociraptor “ciptaan” Hollywood yang fantastis dan memukau. Kalo mau dibikin lagu sih judulnya pasti “Velociraptor yang dulu bukanlah yang sekarang ...” *tabok*

Seberapa beda sih Velociraptor ala Jurassic Park dengan hewan sesungguhnya yang hidup puluhan juta tahun yang lalu? Inilah ringkasannya.

NB: nama Velociraptor gue cetak miring (Italic) ya soalnya itulah cara yang tepat untuk menuliskan nama genus.

1. Velociraptor bukanlah Velociraptor

  raptor

Well, first of all, biar gue menjelaskan pada kalian kalo Velociraptor yang kalian liat di film Jurassic World (atau seri-seri Jurassic Park lainnya) BUKANLAH Velociraptor yang sebenarnya. Dinosaurus yang tampil di film itu dan diberi nama “Velociraptor” sebenarnya adalah spesies lain bernama Deinonychus. Yap, Deinonychus jelas adalah predator yang amat mengerikan, namun sayang, namanya kurang keren. Karena itu Michael Crichton (penulis novel Jurassic Park) kemudian mengganti namanya menjadi Velociraptor, jenis dinosaurus lain yang namanya lebih “catchy”. Tapi tentu saja, penampilan Velociraptor yang asli jauhlah berbeda dengan penggambaran di film besutan Steven Spielberg itu.

2. Velociraptor ternyata berbulu

  maxresdefault  velociraptorAB

Yup, mengejutkan memang, namun Velociraptor yang sebenarnya sebenarnya tubuhnya tidak ditutupi sisik reptil seperti yang terlihat di film, namun kulitnya justru ditumbuhi oleh bulu seperti burung, bahkan mungkin berwarna-warni. Bulu-bulu ini berfungsi sebagai insulator untuk mengatur suhu tubuhnya, Ini menegaskan keberadaan dinosaurus sebagai hewan berdarah panas seperti burung dan mamalia, bukannya reptil yang berdarah dingin seperti kita sangka selama ini. Penemuan arkeologis terbaru memang menyebutkan sebagian besar dinosaurus memang ditutupi bulu berwarna-warni, bahkan mungkin T-rex juga memiliki ciri demikian.

3. Velociraptor tidak berburu secara berkelompok

  velociraptorJP

Yap, fakta mengejutkan lain. Karena fosil Velociraptor tak pernah ditemukan berkelompok, jadi para peneliti mengambil kesimpulan bahwa dinosaurus ini adalah hewan soliter dan berburu sendirian. Jadi dia bukan hewan dengan “pack mentality” dan patuh kepada pemimpin seperti terlihat di film.

4. IQ Velociraptor terlalu dibesar-besarkan

  Jw

Ingat adegan di film Jurassic Park saat seekor Velociraptor paham caranya membuka kenop pintu? Well, itu hanya adegan penuh imajinasi saja. Velociraptor jelas tak secerdas itu. Bahkan Troodon, dinosaurus volume otak terbesarpun, tak lebih pintar dari seekor anak kucing yang baru lahir.

5. Velociraptor adalah pemakan bangkai

  talon

Velociraptor ternyata bukanlah pembantai yang kejam seperti yang biasa digambarkan di film-film. Walaupun memiliki gigi tajam dan cakar yang runcing, ternyata Velociraptor tak begitu mengandalkan kemampuannya membunuh. Bahkan apabila ada kesempatan, Velociraptor lebih menyukai memakan bangkai hewan yang sudah mati ketimbang harus capek-capek berburu.

Hal ini dibuktikan dengan senjata tertajamnya ternyata terletak pada kuku runcingnya di bagian kaki. Sulit dibayangkan bukan berburu dengan kaki? Lebih mudah membayangkan makhluk ini menggunakan kakinya untuk mengoyak jasad binatang lain yang tergolek di tanah.

Salah satu fakta lain yang mendukung teori ini adalah ditemukannya fosil Velociraptor yang memangsa Pteranodon. Dilihat dari segi logika manapun, mustahil Velociraptor mampu menangkap dinosaurus terbang semacam Pteranodon. Jadi kemungkinan besar Velociraptor hanya memakan bangkainya saja.

6. Velociraptor tidak bisa berlari cepat

  Velociraptor_dinoguy2

Nama Velociraptor berarti “pencuri yang cepat”, namun kenyataannya kemampuan lari hewan itu ternyata tak begitu spesial. Karena ukuran kakinya yang pendek, diperkirakan Velociraptor asli hanya bisa berlari secepat kalkun saja. Kita tak perlu khawatir dikejar oleh dinosaurus buas ini, sebab dengan mudah kita akan mengalahkannya kalo soal balapan lari.

7. Velociraptor hanya seukuran ayam

  Vraptor-scale

Ini dia fakta paling mengagetkan tentang Velociraptor: ukurannya hanya sebesar ayam! Yup, tingginya tak lebih dari setengah meter dan beratnya hanya 9 kg. Apabila kita diganggu oleh seekor Velociraptor, yang perlu kita lakukan hanya menendangnya sampai bulunya rontok.

Nah, itulah fakta-fakta mengecewakan tentang Velociraptor yang jelas tak secerdas dan seganas versi Hollywoodnya. Bahkan judul “Jurassic Park” saja sudah salah kaprah, sebab kebanyakan dino yang muncul di film itu (T-rex dan Velociraptor contohnya) hidup di Era Cretaceous, bukan di Masa Jurassic. But well, that’s Hollywood guys! Jurassic Park is pure entertainment, not science.

No comments:

Post a Comment