Friday, September 2, 2016

MESSENGERS OF PEACE: 12 MAKAM NABI DALAM AGAMA YAHUDI, KRISTEN, DAN ISLAM

 

cave-of-the-patriarchs

Tiga agama samawi, walau terlibat banyak pertikaian dalam sejarah, sebenarnya memiliki banyak kesamaan. Bahkan agama Yahudi, Kristen, dan Islam memiliki nabi-nabi, terutama pada masa Perjanjian Lama, yang sama. Ketiga agama tersebut mengakui kenabian Abraham (Ibrahim), Musa (Moses), Daud (David), dll. Bahkan Islam dan Kristen memiliki persamaan lebih dekat karena mengakui kenabian Yesus Kristus (Isa) dan Yohanes Pembaptis (Yahya) yang tidak diakui oleh agama Yahudi. Penasaran dengan makam para nabi yang sering kalian dengar melalui kisah kitab suci. Berikut ini gue berikan beberapa.

1. Cave of Patriarch (Hebron, Palestina)

ABRAHAM ISAAC JACOB

Situs kuno sekaligus ultra-religius ini dikenal sebagai “Cave of Patriarch” atau “Sanctuary of Abraham” atau Masjid Ibrahimi karena dipercaya sebagai makam Nabi Abraham beserta keturunannya. Sesuai namanya, lokasi ini merupakan lorong gua di bawah tanah tempat para tokoh-tokoh kitab suci dimakamkan. Terletak di Kota Hebron, dipercaya di sini bersemayam jasad Abraham dan istrinya, Sara; putra Abraham yakni Nabi Ishak (Isaac) dan istrinya Ribka (Rebecca); serta cucu Abraham yaitu Nabi Yakub (Jacob) dan istrinya, Lea. Dari mereka-lah dipercaya seluruh keturunan Yahudi, Kristen, dan Muslim (Arab) berasal. Satu-satunya anggota keluarga Abraham yang tidak dikuburkan di sini hanyalah Rachel (istri Yakub dan ibu dari Yusuf) yang dipercaya dimakamkan di Bethlehem.

Mengingat identitas Abraham sebagai nabi yang sangat dijunjung tinggi dalam agama samawi, maka makam ini dianggap sebagai situs tersuci kedua bagi umat Yahudi setelah Temple of Mount (reruntuhan Bait Allah) di Yerusalem. Selain itu, umat Yahudi juga mempercayai bahwa Adam dan istrinya Eva (Hawa) juga dimakamkan di lokasi ini. Namun belum dipastikan, apakah anak sulung Abraham, Ismail (Ishmael) dan cicit Abraham, Yusuf (Joseph) juga dikuburkan di sini, walaupun banyak yang mempercayainya demikian.

Selain Tomb of Patriarch (Makam Para Ayah), dikenal pula Tomb of Matriarch (Makam Para Ibu) di Tiberias, Israel yang mencakup makam ibu dan istri Nabi Musa hingga Abigail, istri Nabi Daud.

2. Makam Nuh (Kohna-Gala, Azerbaijan)

NOAH

Tak pernah terdengar memang bahwa sebuah negara kecil di Asia Tengah ini menyimpan makam utusan Tuhan sebesar Nabi Nuh (Noah). Terkenal sebagai nabi yang merakit kapal raksasa dan menyelamatkan hewan berpasang-pasangan dari air bah yang melanda dunia, arsitektur makam ini merupakan hasil renovasi pada abad ke-8 dan cukup intact karena lokasinya yang jauh dari konflik Timur Tengah.

3. Masjid Ali (Najaf, Irak)

ADAM

Masjid berkubah emas yang dikenal sebagai makam Ali bin Abu Thalib yang amat dijunjung tinggi dalam aliran Muslim Shi’a ini juga dipercaya oleh para penduduk lokalnya sebagai makam Nabi Adam dan Nabi Nuh. Manakah yang benar, hingga kini belum ada yang bisa memastikannya. Namun setiap tahun jutaan peziarah memadati masjid ini untuk berdoa dan memberi penghormatan pada tokoh-tokoh penting yang dimakamkan di sini.

4. Makam Ruben (Al-Nabi Rubin, Palestina)

RUBEN

Sekitar 14,5 km dari kota Ramallah terdapat sebuah desa yang dipercaya sebagai makam Ruben, putra sulung dari ke-12 putra Nabi Yakub yang menjadi nenek moyang Bani Israel. Dalam kitab suci, dikisahkan Ruben berusaha menyelamatkan Yusuf, adiknya, dari rencana jahat kesembilan adiknya (Simeon, Levi, Yehuda, Issakhar, Zebulon, Gad, Asyer, Dan, Naftali) dengan memasukkannya ke dalam sumur. Sayangnya, pada 1998, tentara Israel berhasil mengusir sekitar 10 ribu penduduk Palestina dari desa ini dan mengklaimnya sebagai wilayah Israel.

Jika makam putra sulung Yakub terdapat di desa ini, maka makam putra bungsunya, Benyamin (Benjamin) terletak di Kifar Saba, Israel.

5. Makam Musa (Gunung Moab, Palestina)

MOSES

Dimanakah makam Nabi Musa? Walaupun ada sebuah kota di selatan kota Jericho (Palestina) yang mengklaim memiliki jasad nabi yang terkenal membawa umat Israel keluar dari Mesir dalam peristiwa Exodus itu, namun banyak yang meragukannya. Banyak yang percaya bahwa Nabi Musa (Moses) dimakamkan di Gunung Nebo yang hingga kini dikeramatkan oleh bangsa Yahudi. Sayang sekali lokasi pastinya tak ada yang mengetahui.

Tokoh-tokoh alkitabiah lain yang sezaman dengan Nabi Musa lebih beruntung karena makamnya dapat diidentifikasi. Joshua dipercaya dikuburkan di kota bernama Timnath-Heres, bersama dengan Caleb. Sementara Nabi Harun (Aaron) dipercaya dikebumikan di Gunung Hor yang lokasinya tak jauh dari Gunung Sinai, lokasi dimana Nabi Musa menerima 10 Perintah Allah.

6. Makam Samuel (Nabi Samwil, Palestina)

Samuel dikenal sebagai nabi besar yang mentahbiskan Nabi Daud menjadi raja. Terletak sekitar 1,3 km utara Jerusalem, makam ini amat unik sebab mencerminkan keharmonisan umat beragama. Umat Yahudi dan Muslim dikenal berdoa bersama-sama di makam ini untuk menghormati Nabi Samuel.

7. Makam Samson (Beit Semesh, Israel)

SAMSON

Terletak sekitar 30 km sebelah barat Jerusalem, kota kecil ini dengan populasi kurang dari 100 ribu orang ini menjadi persemayaman terakhir Samson, hakim terkenal pada masa Perjanjian Lama. Samson terkenal karena perkelahiannya dengan singa dan tentu saja kisah cintanya dengan Delila.

8. Makam Daud (Jerusalem, Palestina)

DAVID

Tradisi Kristen menyatakan Nabi Daud (David) dimakamkan di Gereja Hagia Zion di Bukit Zion, dimana Yesus dulu pernah mengadakan perjamuan terakhir bersama para muridnya sebelum disalibkan. Sementara itu putranya, Nabi Sulaeman atau Salomo (Solomon) dipercaya dikebumikan di sebuah mausoleum dekat Masjid Al-Aqsa, Jerusalem.

9. Makam Yunus (Mosul, Irak) dan Daniel (Susa, Irak)

JONAH

Nabi Yunus (Jonah), selain terkenal karena kisahnya sebagai nabi yang pernah berada di perut ikan selama tiga hari, juga dikenal sebagai nabi yang dikirim untuk mempertobatkan penduduk Nineveh, yang kala itu menjadi ibu kota Kekaisaran Assiria. Maka tak heran jika makamnya ditemukan di reruntuhan Nineveh di kota Mosul, Irak. Sayangnya, masjid bersejarah yang menjadi makam Nabi Yunus ini dihancurkan oleh ISIS pada 24 Juli 2014 bersama dengan artefak bersejarah peninggalan Mesopotamia lainnya.

DANIEL

Selain Yunus, nabi lain yang dikenal bernubuat pada masa kekaisaran Mesopotamia, tepatnya di zaman Kerajaan Babilonia, adalah Daniel. Walaupun tak pernah disebutkan di dalam al-Quran, namun Daniel juga dihormati dalam Islam. Dibuktikan dengan masjid yang menghiasi makamnya dengan indah yang berada di Susa, Irak.

10. Makam Yehezkiel (Al Kifl, Irak)

EZEKIEL

Dalam agama Kristen, Yehezkiel (Ezekiel) adalah satu dari tiga nabi selain Daniel dan Yohanes dari Patmos yang diberikan visi untuk meramalkan peristiwa yang akan terjadi saat kiamat (visi tersebut dinamakan “wahyu” atau bahasa Yunaninya “Apocalypse” yang hingga kini bersinonim dengan kata kiamat). Makam Ezekiel sendiri berada kota Al-Kifl yang dipercaya berasal dari nama sang nabi dalam bahasa Arab, yakni Dhul-Kifl (Zulkifli).

11. Makam Ezra (Irak)

EZRA

Makam nabi yang dikenal dengan nama Uzair dalam agama Islam ini memiliki sejarah yang unik. Berada di tepian Sungai Tigris, lokasi ini dipercaya sebagai tempat keramat karena cahaya yang selalu muncul dari makam sang nabi. Hingga kini digunakan sebagai tempat berziarah bersama-sama baik oleh umat Yahudi dan Muslim secara berdampingan.

12. Makam Yahya (Damascus, Suriah)

JOHN

Nabi Yahya (Yohanes Pembaptis) dimakamkan di sebuah basilika (gereja) yang kini diubah menjadi Masjid Agung Ummayad di kota Damascus, Suriah. Gue berharap konflik perang saudara di Suriah segera redam agar masjid ini tak bernasib sama dengan makam ayah beliau, yakni Nabi Zakharia yang dihancurkan ISIS di Aleppo.

BONUS: Makam Hawa (Jeddah, Arab Saudi)

EVE

Makam yang dipercaya sebagai tempat peristirahatan terakhir Siti Hawa (Eva) ini sangat unik, sebab memiliki panjang hingga 130 meter. Namun sayangnya, lokasi yang seharusnya disucikan ini dihancurkan oleh pemerintah Arab Saudi pada 1928 dengan dalih mencegah kemusyrikan. Sementara itu makam putranya, Nabi Habil (Abel) dipercaya berada di luar kota Damascus, tepatnya di lembah Zabadani dimana sebuah masjid dibangun untuk memperingatinya.

ABEL

Gue heran, bukankah dengan banyaknya persamaan tersebut (antara lain mengakui nabi yang sama), ketiga umat beragama tersebut selayaknya dapat hidup dengan damai dan saling pengertian. Walaupun di beberapa tempat toleransi antarumat beragama tersebut dapat dibuktikan, namun tak pelak justru konflik antaragama tersebut (yang biasanya berawal dari konfliki politik/pribad yang kemudian disulut oleh isu agama) justru yang dibesar-besarkan oleh media.

Konflik yang berkecamuk di Timur Tengah misalnya, tak hanya mengancam rakyat sipil saja, melainkan juga peninggalan bersejarah, bahkan suci, yang tersebar di tanah perjanjian tersebut. Makam-makam para nabi tersebut contohnya, menjadi saksi konflik antar anak-cucunya sendiri, yang cukup ironis menurut gue. Gue sendiri walaupun tak setuju berdoa di depan makam nabi sekalipun (kecuali mendoakan keselamatan jiwa yang sudah meninggal), tetap saja menganggap makam-makam ini adalah situs yang seharusnya dijaga dan dihormati.

2 comments:

  1. Yupz setuju dave!..kenapa kita gak fokus sama ajaran kita masing masing..dan berjalan beriringan...jadi inget mantan hihihihi

    ReplyDelete