5 Oktober 2012 kemaren gedung BI Solo yang baru udah diresmikan. Gedung baru BI ini difungsikan untuk menggantikan gedung BI yang lama, karena bangunan bergaya kolonial tersebut dirasa terlalu kecil untuk mengakomodir kerja para pegawai BI.
5 Oktober 2012 kemaren gedung BI Solo yang baru udah diresmikan. Gedung baru BI ini difungsikan untuk menggantikan gedung BI yang lama, karena bangunan bergaya kolonial tersebut dirasa terlalu kecil untuk mengakomodir kerja para pegawai BI.
Arsitektur Byzantine adalah satu dari empat gaya arsitektur gereja-gereja di Eropa, yaitu Byzantine, Romanesque, Gotik, dan Barok. Gaya ini berkembang di Byzantium atau disebut juga Konstantinopel (sekarang Istanbul, ibu kota Turki). Ketika Konstantinopel akhirnya dikuasai oleh pasukan Muslim pada tahun 29 Mei 1453, gaya inipun kemudian diadopsi oleh umat Islam dan memunculkan apa yang sekarang menjadi ciri khas semua masjid di dunia: kubah. Keunikan inilah yang membuat gaya arsitektur Byzantine sebagai satu-satunya gaya arsitektur yang dipakai oleh gereja sekaligus masjid. Dengan kata lain, gaya ini merupakan jembatan antara kebudayaan Islam dan Kristen.
Sebagai pengagum arsitektur Islam, aku pernah menulis tentang macam-macam gaya arsitektur Islam dalam postingan blog-ku yang berjudul “Arsitektur Islam: The Legend of Divine Beauty”. Di situ aku mencantumkan empat gaya, yaitu Moorish (Spanyol), Persia atau Safavid (Iran), Ottoman (Turki), dan Moghul (India). Namun sayangnya ternyata aku melewatkan satu gaya arsitektur, yaitu Mamluk yang digunakan untuk membangun masjid-masjid di Mesir, terutama di Kairo. Nah, di sini aku akan mencoba menebusnya dengan membahas gaya ini secara tersendiri.
Aku memang tertarik banget dengan arsitektur Islam di Spanyol. Bahkan jika harus milih antara berkunjung ke Paris atau Spanyol, aku pasti lebih memilih ke Spanyol. Spanyol memang negara yang unik, sebab Spanyol adalah salah satu negara di Eropa yang pernah dikuasai bangsa Muslim. Padahal, Spanyol juga merupakan salah satu negara dengan populasi umat Katolik terbanyak di Eropa. Jadilah gereja-gereja Eropa di Spanyol bersanding dengan bangunan-bangunan kuno bergaya Islam. Apalagi arsitektur Islam di Spanyol terkenal dengan kerumitannya yang elegan sekaligus harmonis. Nah, kali ini akan kupilihkan 10 bangunan peninggalan Islam di Spanyol yang hingga kini masih terawat dan memiliki keindahan yang tak bisa diungkapin lagi dengan kata-kata. Ini dia!
Kita memang seringkali memandang sebelah mata pada benua hitam ini. Padahal Afrika juga memiliki sejarah yang panjang dan kebudayaan yang beragam pula. Di sini juga terdapat banyak tempat ibadah yang indah, terutama masjid. Nah, kali ini aku akan mempersembahkan list 10 masjid terindah dan bersejarah di Afrika. Mau tahu? Ini dia!
Di postingan sebelumnya, aku membahas tentang gereja-gereja berasitektur Islam di Spanyol. nah, kali ini aku akan membahas warisan Islam yang ada di Pulau Sicily. Pulau Sicily di selatan Italia memiliki sejarah panjang. Sama seperti Spanyol, wilayah ini sempat menjadi daerah kekuasaan Kekhalifahan Islam. Bahkan setelah pulau ini kembali jatuh ke tangan kaum Katolik di bawah Dinasti Norman pada abd ke-12, kebudayaan Islam tetap dipertahankan. Hasilnya, banyak bangunan bersejarah dan gereja di sini memiliki pengaruh gaya arsitektur Islam.