Showing posts with label ultimate traveller. Show all posts
Showing posts with label ultimate traveller. Show all posts

Wednesday, November 9, 2011

BERITA TERBARU TENTANG ULTIMATE TRAVELLER

Ultimate traveller season 1 emang udah kelar. Nathan Dunlop terpilih jadi pemenang Ultimate Traveller tahun 2010. Nah sehabis reality show ini kelar, dua pesertanya, yaitu Mairi Claire dan Andrew buka kartu di sebuah forum di Inggris sana. Andrew mengaku kalo sebenarnya dia tidak berniat mendaftar mjd peserta Ultimate Traveller pada awalnya. Namun dia didekati oleh sang sutradara yg membutuhkan “peran antagonis” dalam reality show-nya. Wah, jadi Andrew cuma akting dong selama ini? Mairi Claire juga baku kartu. Katanya pada saat mendaftar, mrk tidak diberi tahu tujuan kmn mrk akan pergi. Mrk hanya diberi tahu kl mrk akan berlibur di suatu tempat di luar UK. Jadi, mereka baru tahu kl mrk akan ke Indonesia pd hari keberangkatan. Wah, itu menjelaskan knp Garreth lgs keluar pada mgg pertama.
Di Youtube juga udah keluar trailer Ultimate Traveller season 2. Tapi kita patut kecewa, soalnya season 2 tidak akan mengambil lokasi di Indonesia lg, tp di India. Wah, sayang bgt ya. Tapi kl dipikir, pasti nggak seru kl tayangan ini mengambil lokasi yg sm spt di season 1, soalnya pesertanya pasti udah tau jalur yg akan ditempuh. Well, at least reality show ini sudah mengiklankan pariwisata Indonesia scr gratis dan positif. Itu patut membuat kita bangga dan bersyukur. Setuju guys?

ULTIMATE TRAVELLER 8: DANAU KELIMUTU

Inilah episode pamungkas dr reality show favoritku, Ultimate Traveller. Reality show buatan stasiun televisi Inggris ini mengisahkan tantangan backpacking bagi 6 org backpacker pemula ke surga para backpacker, Indonesia. Sudah ada dua orang tereliminasi, yaitu Gareth yg digantikan Lewis dan Andrew yg terkena infeksi mata shg harus plg. Di antara 5 org yg tersisa, akan dipilih traveller terbaik yg akan memenangkan hadiah menggiurkan, yaitu uang sejumlah 10.000 poundsterling. Episode final ini berlokasi di Danau Kelimutu, Flores.

Anggota tim yang tersisa: Chloe, Chantel, Mairi Claire, Lewis, dan Nathan merasa excited sekaligus gugup di mgg terakhir mrk di Indonesia ini. Di episode ini, dikisahkan flashback perkembangan msg2 peserta. Yang menarik adl di sini mairi Claier menangis krn menurutnya tdk adil bagi mrk jika salah satu dipilih mjd traveller terbaik dan menerima hadiah uang, sebab msg2 dr mrk sudah mencapai keberhasilan yg berbeda2. Memang tiap2 peserta Ultimate Traveller berasal dr keluarga tajir dan umumnya manja. Perjalanan selama 2 bulan di Indonesia tentu akan mengubah kepribadian dan sudut pandang mrk. Apalagi mrk tdk hanya berlibur, tp menerima tantangan seperti tggl di perkampungan Indonesia dan bekerja di sekolah lokal. Pastinya mrk mendapatkan pengalaman tak ternilai sepanjang perjalanan.

Unik memang knp produser Ultimate Traveller memilih Indonesia dan bukan tujuan wisata terkenal lain, seperti Hawaii atau Thailand misalnya. Kurasa alasannya krn Indonesia masih “liar’ dibandingkan tempat2 lain yg lebih terorganisir dlm hal pariwisata, sehingga tiap perjalanan akan lebih dirasakan lbh menantang untuk para pesertanya. Dan pengalaman yg mereka dapatkan pun akan jauh lbh bermakna.

Nah siapakah pelancong terbaik dalam season ini? Awalnya ada suara seri antara Nathan dan Lewis. Aku agak kecewa, krn aku sejak episode pertama sll mendukung Chloe (dan kurasa perkembangannya jg plg baik, dr gadis manja mjd lbh dewasa). Akhirnya 3 gadis berunding untuk menentukan siapa pelancong terbaik menurut mrk. Dan ternyata Nathan yg terpilih. Hmm…kl itu aku juga setuju. Diam2 aku merasa senang juga Andrew yg sll mengadu domba teman2nya keluar dr kompetisi ini, shg kelima peserta ini bisa menjadi sebuah keluarga yg harmonis hehehe (and thank God he didn’t win too).

Aku merasa berat berpisah dg reality show ini, krn selain menarik, jg mendorongku untuk mjd seorang backpacker. Smg saja aku bisa mendapatkan banyak epngalaman menarik dan belajar dr pegalaman itu spt para peserta Ultimate Traveller ini. Ada season berikutnya nggak ya? Kalau ada, aku pasti sangat menantikannya dan hopefully, lokasinya di Indonesia lagi

ULTIMATE TAVELLER 7: FLORES

Mgg kemaren aku lumayan sibuk dengan kerjaan, belum lagi sempet kena flu. Jadinya aku libur dulu dr urusan nge-blog. Tapi mgg ini di tengah kesibukanku yg masih menggila, kusempatkan menuliskan review Ultimate Traveller episode 7 yg berlokasi di Flores. Kali ini para traveller kita terbagi menjadi 2 kelompok yaitu Nathan – Mairi Claire dan Chloe – Lewis – Chantel. Hmm…agak kaget jg Chantel memilih sekelompok dg Chloe. Tumben bgt, soalnya mereka biasanya tdk akur. Tapi trnyta ini siasat Chantel spy Mairi Claire bs sekelompok dg Nathan. Msh ingat kan di episode sebelumnya, Nathan sempat ngambek dg Mairi Claire gr2 cowok di Bali?

Tantangan mrk kali ini adl bekerja membantu proyek konservasi atau pelayanan masyarakat (community service). Tim Nathan akan bertugas di Pulau Rinca membantu konservasi komodo, sedangkan tim Chloe akan pergi ke jantung Pulau Flores untuk mengajar di sebuah SD. Awalnya aku kasian dg tim Chloe, soalnya sudah jauh2 ke Indonesia tp nggak berkesempatan liat komodo yg slh satu world wonders. Tp trnyta di episode ini, justru tim Chloe yg having a very good time.

Dlm perjalanan ke P. Rinca, Nathan dan Mairi Claire memutuskan untuk berbaikan, walaupun Nathan menolak Mairi Claire yg memintanya jadi pacarnya (benar2 kebalikan dr episode Bali!). Di P. Rinca mrk lgs berhadapan dg komodo2 ganas. Eit, asal tau aja, kadal raksasa ini terkenal sbg pemakan manusia, apalagi turis (bule lbh renyah dan bergizi kali ya). Di sana, mereka dipandu oleh jagawana alias park ranger-nya Taman Nasional Komodo bernama Costa. Tugas mrk hanya membuat lubang yang disemen sbg tempat minum komodo. Tugas fisik itu pastinya berat bt Mairi Claire, jd Nathan dg perkasa mengerjakan sebagian besar tgs itu. Malam itu, tim Nathan mengalami ‘mimpi buruk” krn harus tidur di gubug reyot dg seekor komodo tidur di bawah pondok mrk. Oya, di episode ini mrk tidur seranjang lho (OMG!!! Jadi pengen…lho?).

Sementara itu tim Chloe yg tidak menemukan hotel akhirnya bermalam di sebuah biara Katolik di Flores. Mrk cukup terkejut krn kamar2 di biara itu sangat bersih (tdk spt sebagian besar pondokan yg mrk tinggali selama ini) dan harga sewanya supermurah (bayangin, 25rb semalam untuk satu kamar!!!). Keesokan harinya mrk pun mulai melakukan tgs mrk, tanpa sadar bahwa ini akan menjadi pengalaman yg plg mrk kenang selama perjalanan di Indonesia. Tugas ini sgt berkesan, terutama bg para gadis. Chantel yg sebelumnya tdk menyukai anak2 justru jatuh cinta pd anak2 di SD ini dan menjalankan tugasnya sbg guru dg baik. Chloe yg kebetulan berulang tahun jg mendapat pesta kejutan dari para muridnya.

Pada haru terakhir mgg itu, mrk akhirnya berkumpul di hutan bambu di luar kota Bejawa, Flores untuk memilih siapa Traveller of the Week kali ini. Chloe scr mengejutkan memilih Chantel yg selama ini tdk menyukainya. Hasil suara ternyata seri dg Chantel dan Nathan mendapatkan msg2 dua suara. Namu n khirnya Chloe sbg Traveller of the Week mgg lalu memutuskan Nathan mjd Traveller of the Week mgg ini. Ini cukup membuatku kecewa, soalnya Chantel jelas bekerja keras pada episode ini.

Nah, mgg berikutnya akan menjadi mendebarkan, sebab mgg dpn akan menjadi mgg terakhir mrk sblm mrk plg ke Inggris. Dg kata lain, mrk harus memilih siapa Best Traveller yg akan memenangkan uang 10.000 poundsterling. Siapakah yang akan menjadi sang pemenang akhirnya?

ULTIMATE TRAVELLER 6: SUMBAWA

Wah tak terasa sudah episode ke-6. mgg kmrn kita menyaksikan kl Nathan marah dg Mairi Claire dan meninggalkannya sekelompok hanya dengan Chantel. Nah aku smpt bertanya2, bgmn kedua cew itu bs menghadapi tantangan mrk untuk tggl bersama keluarga Indonesia selama 2 hari. Well, trnyta they’re doing fine.

Untuk tantangan mgg ini, kedua kelompok harus pergi ke Pulau Sumbawa untuk tinggal di perkampungan tradisional. Kelompok Mairi Claire – Chantel ke perkampungan nelayan di Bangin, sementara kelompok Nathan – Lewis – Chloe ke perkampungan Mbawa di daerah pegunungan. Ternyata ada 3 detail tantangan yg harus mrk lalui jika tidak ingin kehilangan 25% bungdet harian mrk, yaitu:
  • Tinggal selama 2 hari bersama warga lokal.
  • Membaur dg kegiatan sehari2 warga lokal.
  • Mengorganisir sebuah pesta untuk menyatakan terima kasih mrk pd penduduk desa.
  • Kencan dg cow indo, kl bs penulis blog.
Hehehe, yg terakhir cm becanda ding. Well anyway, yg plg khawatir dg tantangan mgg ini adl Chloe, soalnya dia sudah terbiasa dg gaya hidup mewah dan ragu apakah dia bs tggl di perkampungan yg bersahaja (bhs halusnya bt miskin). Sedangkan Mairi Claire spt biasa menyambut tantangan itu dg gembira, walaupun baru saja patah hati.

Yg pertama tiba di lokasi adl Mairi Claire dan Chantel. Di sana mrk merasa senang sebab mrk lgs disambut oleh anak2 desa. Desa yg mereka kunjungi adl desa terapung, dimana rumah2 di desa tsb dibangun di atas air dan hanya dihubungkan oleh jembatan2 kecil. Di sana kedua gadis itu merasa nyaman dan terkesan dg kebersamaan yg terjalin di antara penduduk desa. Mereka juga membantu menyiapkan makanan untuk acara pemakaman seorg warga desa yg meninggal. Sebelumnya di Lombok, mrk membeli peralatan pesat untuk digunakan dalam tantangan mrk membuat pesta perpisahan (bnr2 penuh persiapan, ini nih tipe cew yg kusuka, halah). Bahkan Mairi Claire mengajari klg kepala desa tarian tradisional Skotlandia.

Sementara itu perjalanan Nathan dkk tdk begitu bgs. Pertama mrk mendapatkan bus yg bau, penginapan yg buruk, dan transport yg mogok. Alhasil mrk menuju desa dg berjalan kaki. Di sana Chloe lgs mengalami ketidaknyamanan krn tggl di sebuah gubug tanpa alas tidur. Disini ia merasa kl warga perempuan dinomorduakan, bahkan justru harus bekerja lebih keras dr para lelaki. Di sana tim Nathan merasakan mandi di sumber air alami, memerah susu kuda liar (hmmm), dan Chloe belajar menenun. Malam harinya, penduduk desa mengadakan pertunjukan tari tradisonal untuk menyambut para pelancong bule kita. Sbg ucapan terima kasih, Chloe mengajari mrk “Mexican Wave”, itu lho gerakan yg biasa dipertunjukkan penonton bola kyk di iklan Sprite. Sebagai ucapan terima kasih jg, Lewis dan Nathan mengadakan pertandingan sepak bola untuk anak2 di desa. Saat pulang, Chloe merasa belajar byk dr tempat ini dan mengatakan kl sebenarnya dia tdk ingin kembali ke “peradaban”.

Kedua kelompok akhirnya bertemu di akhir minggu di kota Bima. Di sana mrk berdua menceritakan pengalaman mereka selama seminggu terakhir. Di pertemuan ini, Chloe terpilih mjd Traveller of the Week. Diumumkan bahwa mgg dpn mrk akan melancong ke Flores dan menghabiskan waktu untuk membantu konservasi atau kegiatan sosial lainnya di sana. Pada saat pemilihan kelompok mgg dpn, Nathan dan Mairi “terpaksa” berduaan dlm satu kelompok, karena Chloe dan Chantel memilih sekelompok dg Lewis. Nah, apa yang akan terjadi dg mrk berdua. Apa mrk akan cakar2an atau mlh rujuk kembali? Atau mrk akan dimakan komodo? Well, kita liat saja mgg dpn.





Monday, September 5, 2011

ULTIMATE TRAVELLER PART 5: LOMBOK

Aku nyaris aja kelewatan episode ini gara2 mudik ke tempat nenek. Tapi untungnya aku masih bisa ngejar tayangan ulangnya di hari Minggu. Masih ingat kan mgg kmrn Chloe dan Nathan terpaksa bergabung dalam 1 kelompok. Padahal Andrew sudah mengadu domba Nathan dengan Chloe. Wah, gimana nih lanjutannya? Ternyata lagi-lagi, apa yg erjadi di episode ini sungguh2 tdk terduga.

Dari Pulau Gili Trawangan mereka kini harus menempuh tantangan bekerja spt org Indonesia di Lomobok. Well, itu bakal jd tantangan yg berat, coz para kontestan kita ini kn dr keluarga tajir yg pastinya blm prnh ngrasain hidup susah sebelumnya. Begitu split dg kelompok lain, Nathan dan Chloe hmpr tdk slg berbicara. Namun akhirnya mrk memutuskan, demi kompetisi, mrk harus mencoba bekerja sama. Mslh justru muncul di kelompok Lewis krn Lewis yg tipe pendiam tdk cocok dg Chantel dan Mairi Claire yg tipe partygoers. Ya ampun, aku aja pasti seneng ditemenin ama 2 gadis belia (sebenarnya Lewis yg nggak normal apa aku yg dasarnya pedofilia ya?). Saat Chantel mennayakan lagu favorit Lewis, Lewis bahkan emnjawab “I Will Survive” saking betenya dia (wah, kl lagu kesukaanku “Hamil Duluan”, eh pada nggak nanya ya?).

Di Lombok, kedua tim segera menghadapi realita yg cukup sucks. Berbeda dg Bali dan Gili Trawangan, kehidupan di Lombok msh blm maju dan terkesan “liar”. Nathan sempat bete dg penduduk lokal yg tiba2 mengambil dan membawakan tas mrk untuk imbalan uang (lmyn mhl, 20 ribu!). transport pun sgt sulit mrk dapatkan. Tim Chloe bertugas untuk bekerja di sebuah perusahaan pembuatan tembikar tradisional di, sementara tim Lewis bekerja di perkebunan tembakau.

Chloe lgs mengeluh kondisi kerja di sana yg panas dan penuh asap, begitu pula Chantel dan Mairi Claire yg mengeluh lelah dan kepanasan. Bahkan Chantel smpt ingin behenti, tp Lewis terus mendorongnya. Namun begitu tugas selesai, kedua tim itu sgt bangga dg hasil pekerjaan mrk.

Nathan dan Chloe memutuskan menghabiskan sisa waktu mrk berlibur ke sebuah pantai sepi bernama pantai Mawun. Di sana Nathan dan Chloe yg semula slg membenci justru mjd teman baik. Nathan bahkan mengatakan Chloe adl gadis yg cantik. Perasaan Nathan pd Mairi Claire memang sudah luntur setelah Mairi Claire memeluk dan mencium seorg pemuda Amerika di hadapannya (tp emg sih cow Amerikanya ganteng dan sexy, lho?).

Di pihak lain, hal yg sebaliknya justru tjd. Mairi Claire mengakui bahwa ia mgkn menyukai nathan dan berharap nathan mau menerima. Mairi Claire sadar bahwa walaupun nathan krg keren dan macho dr cow Amerika yg prnh ia kencani di Bali, namun Nathan lbh punya personality alias kepribadian. Wah kyk aku dong, walaupun bdn kerempeng tp aku pny kepribadian ganda (eh, malah bahaya ya?).

Rencana gadis2 untuk menyenangkan Lewis dg mengajaknya memancing gagal total, krn hujan turun dg lebat. Ini menambah kebetean Lewis pd Mairi Claire dan Chantel, walaupun mrk berdua cantik dan sexy (lho, apa hubungannya?). Pada episode ini, mulai terkuak sifat Lewis yg cuek, selfish, bahkan agak kasar. Sementara itu, Nathan menghabiskan uang bonusnya mgg lalu untuk menraktir Chloe dg makan malam romantis di tepi pantai dan membelikannya gelang persahabatan.

Pada akhir episode, Lewis terpilih mjd traveller of the week (dan Lewis berkata kl dia memang pantas mendapatkannya). Mairi Claire tampak agak cemburu ketika mendengar Chloe dan Nnathan menghabiskan liburan mrk spt pasangan yg sedang berbulan madu. Pada penentuan kelompok, Nathan mjd rebutan dua kelompok, yaitu Mairi Claire _ Chantel dan Chloe – Lewis (Lewis emg lebih cocok dg Chloe). Nathan lbh memilih bersama Chloe, yg membuat Mairi Claire terkejut. Ternyata Nathan tidak mau satu kelompok dg Mairi Claire krn msh merasa sakit hati. Ini membuat Mairi Claire sgt sedih (jgn khawatir dunk, kan masih ada Aa, halah). Nah, bisakah masing2 kelompok menuntaskan tantangan mgg dpn mrk, yaitu tggl bersama keluarga Indonesia di Sumbawa?



Thursday, September 1, 2011

Ultimate Traveller Episode 4: Bali – Gili Trawangan

Hampir separuh episode ini berlokasi di Bali, jd kl dipikir2 mrk menghabiskan 2 episode syuting di Bali, pdhl di lokasi2 lainnya hanya satu episode saja. Well, I don’t blame u guys! Bali is such a beautiful place. Semula aku berpikir tim Andrew bakal menang kali ini krn ada Nathan dan Chantel yg cukup kompak, sedangkan tim Chloe bakal kalah krn Mairi Claire sendiri mengakui kl dia sebenarnya tdk ingin satu klp dg Chloe. Tapi dugaanku trnyta meleset jauh!

Tantangan mgg ini adalah berteman dg wisatawan2 Bali dan mengajak mereka ke Gili Trawangan, sebuah pulau wisata 3 jam perjalanan dari Bali. Tim Chloe memulainya dg sukses (terutama krn ada 2 beautiful girls di sini). Mairi Claire bahkan bertemu dg seorang cow Amerika yg dia taksir. Wah, kasihan Nathan. Lewis bahkan berkomentar jika saja Nathan punya bodi six pack dan membawa papan selancar, barulah dia punya kesempatan dengan Mairi Claire. Sementara itu Mairi Claire juga mengungkapkan ketidaksukaannya dg Andrew. Tidak seperti dua teman lainnya yg mudah dibohongi, Mairi Claire lgs tahu kl Andrew sebenarnya berbohong dan menyembunyikan uangnya.

Kl blh berkomentar, Andrew kali ini mendapat karma akibat kelicikannya. Ternyata Andrew yg dl bermain kickboxing sewaktu di Inggris memiliki cedera pada mata yg kambuh saat dia berada di Indonesia. Akhirnya hari2 dilewatkan Chantel dan Nathan menemani Andrew krn dia benar2 hampir tdk bs melihat. Dokter menyarankan agar Andrew beristirahat selama 2 mgg. Ini artinya dia harus plg ke Inggris dan tidak bs melanjutkan perjalanan. Ini benar2 membuat Chantel dan Nathan kecewa. Bahkan Chantel sempat menangis karena kehilangan teman baiknya.

Chantel dan Nathan terpaksa harus mengejar ketertinggalan mrk dr tim Chloe. Chantel jelas bukan tipe org yg mudah berteman dg siapa saja. Nathan mendapat ide berjalan-jalan membawa billboard untuk mengajak cew2 bule ikut dengannya ke Gili Trawangan. Lucunya di episode ini Chantel kesulitan mengucapkan Gili Trawangan dan seenaknya menggantinya dengan nama Gili Triangle.

Mudah menebak siapa tim pemenang mgg ini. Dengan naik kapal, tim Chloe sampai di pulau yg disebut “surga” oleh Chloe krn pantai birunya dan krn tidak ada satupun kendaraan bermotor lalu lalang di pulau itu. Mereka sgr menuju ke bar lokal yg terkenal di Gili Trawangan dan membuat party untuk teman2 baru mereka. Lmyn ada 20 org yg dtg. Sayangnya ada satu adegan yg menurutku tdk akan lulus sensor apabila ditayangkan di stasiun tv lokal, yaitu adegan Mairi Claire berciuman dg bule Amerika yg baru ditemuinya. Ck ck ck, jelas bukan budaya kita. Sementara itu Nathan dan Chantel tiba di Gili Trawangan tanpa membawa hasil. Namun Nathan msh smpt berenang dan memuji keindahan pantai Gili Trawangan.

Pada akhir episode ini, terlihat jelas siapa pemenangnya. Tim Chloe menang. Tapi mrk terkejut mendengar berita kl Andrew terpaksa plg. Chloe dan Chantel sempat bertengkar krn Chantel membela Andrew yg smpt dipojokkan Chloe gr2 berbohong padanya mengenai uang hadiahnya yg hilang. Pada saat menentukan siapa Traveller of the Week, ada dua kejadian yg cukup mengejutkanku. Pertama, Mairi Claire yg sblmnya smpt terus terang tidak menyukai Chloe, justru memilih Chloe sbg Traveller of the Week menurut versinya. Kejutan kedua adl trnyta yg terpilih sbg Traveller of the Week justru Nathan dr tim yg kalah. Rupanya teman2nya merasa terkesan dg usaha Nathan, walaupun tidak membuahkan hasil. Padahal kupikir Mairi Claire lbh pantas mjd Traveller of the Week kali ini.

Tantangan mgg dpn cukup sulit, karena tiap klp akan berpergian ke Lombok dan harus mendapatkan pekerjaan yg dibayar. Karena kini peserta hanya tersisa 5 org, maka tim pun dibagi menjadi 2 org vs 3 org. Nathan kecewa ketika mengetahui dia akan sekelompok dg Chloe. Hmm, apakah Nathan dan Chloe akan akur? Kita baru akan mengetahuinya di episode berikutnya.

Ultimate Traveller Episode 3: Bromo – Bali

Di episode ini, para traveller akan melakukan travelling dr Solo menuju Bali via Gunung Bromo, Probolinggo tanpa sedikitpun bantuan peta dan guide book, jadi mrk harus mengandalkan petunjuk dr warga lokal. Aku tahu episode ini bakal seru sebab Andrew satu kelompok dg Chloe yg notabene dibencinya. Nah, di episode ini perjalanan klp Nathan – Mairi Claire – Chantel berjalan cukup lancar. Mereka menyewa travel dr Solo ke Probolinggo. Sayangnya begitu sampai di Bromo, Nathan sakit shg tdk bs menemani Chantel dan Mairi Claire melihat matahari terbit di Bromo. Begitu tiba di puncak Bromo, mereka berdua lgs terkesima dg keindahan sunset di Bromo. Wah jadi kepingin travelling kesana.

Perjalanan tim mereka bertolak belakang dg perjalanan tim Andrew – Lewis – Chloe yg penuh kesengsaraan dan memakan biaya banyak. Andrew merasa bete sebab Chloe menghabiskan uangnya untuk penginapan yg nyaman. Andrew jg ikut2an bete dg Lewis krn tll pendiam dan pasif. Iapun memutuskan untuk tidak membagi tambahan travel bugdet 50% yg didapatnya krn terpilih mjd Traveller of the Week kpd mrk berdua. Mereka bertiga tdk smpat menikmati matahari terbit dr puncak bromo, namun Chloe merasa puas melihat kawah Bromo dan matahari terbenam di sana. Bahkan ia mengatakan kalimat yg benar2 membuatku terkesan “Kadang-kadang jiwa memang perlu untuk melihat pemandangan seperti ini.” Bisa dibilang walaupun membuat semua rekan travellernya bete, tp Chloe adl traveller favoritku.

Nathan yg kembali sehat bergabung dg Mairi Claire dan Chantel. Sayangnya Mairi Claire dan Chantel yg membeli tiket bis ke Bali justru menjadi korban penipuan (oh no, benar2 memberi citra buruk bt org Indonesia!). Bus yg mrk pikir akan mengantarkan mrk hingga Bali, ternyata hanya berhenti di pelabuhan Ketapang. Setelah pusing krn tdk ada seorangpun di pelabuhan yg bs berbahasa Inggris, akhirnya mereka terpaksa mengeluarkan uang lebih untuk membayar ferry dan taksi menuju Bali. Namun mrk langsung gembira melihat bule2 spt mrk sedang berpesta di Bali. “We’re in Bali!” sahut Chantel gembira.

Trio bete alias Andrew – Chloe – Lewis mengalami pengalaman yg benar2 membuatku terbahak2. Krn budget mrk yg makin menipis, mrk terpaksa naik bus “Rizky Transport” (dlm bhs Inggris artinya transportasi yg beresiko), yg seperti bis2 ekonomi pd umumnya, sopirnya gemar mengebut dan ugal2an. Bahkan Andrew mengatakan “Kita akan tiba di Bali lebih cepat atau mati di sini”. Di pelabuhan, kebetean Chloe memuncak dan mengucap sumpah serapah “I’m travelling like a peasant (aku berpergian seperti petani/org miskin)”. Di forum yg aku baca, konon pernyataan Chloe ini sempat membuat marah para backpacker Inggris.

Begitu sampai di Bali, mereka mulai menikmati keindahan Pulau Dewata itu. Nathan memberanikan diri menembak Mairi Claire. Syg Mairi Claire menganggapnya hanya teman. Di Bali, Chloe kehabisan uang dan berharap Andrew membagi sedikit uang hadiahnya sbg Traveller of the Week. Namun Andrew justru berbohong dan berpura2 uang hadiahnya hilang saat dia me-laundry celananya.

Di akhir episode ini, para peserta berkumpul di Tanah Lot dan memilih Chantel sbg Traveller of the Week. Dua tim baru dibagi lagi yaitu Andrew – Nathan – Chantel dan Chloe – Mairi Claire – Lewis. Tantangan berikutnya yaitu mengajak teman baru sebanyak-banyaknya untuk pergi ke destinasi mrk berikutnya, Gili Trawangan. Namun di episode berikutnya akan banyak terjadi peristiwa yg mengejutkan dan tak terduga.

Ultimate Traveller Episode 2: Yogya – Solo

Pada episode ini tiap tim harus membuat tim lain terkesan dg pengalaman yg mereka dapat selama di Yogya dan Solo. Mereka memutuskan pergi dari Bandung ke Yogya dgn kereta api. Di stasiun Bandung, Andrew dan Nathan bertemu teman baru mereka, Lewis. Nathan lgs menyukai Lewis krn easy going. Di kereta cew2 mengeluh karena kipas angin di kereta mati (sengsara bgt).

Di Yogya, cew2 menemukan hotel yg nyaman dg kolam renang, sementara cow2 lbh suka tdr di hostel sederhana. Cow2 lgs memulai petualangan mrk dg menikmati matahari terbenam di Borobudur. Nathan lgs terkesima dg kemegahan candi. Sialnya mrk terjebak hujan. Nathan mengatakan bahwa seumur hidupnya dia belum prnh melihat hujan selebat itu (dblm prnh ke bogor ya bang?).

Sementara kondisi di tim cew mulai memanas. Chloe ingin ikut kursus membuat wayang dl sblm pergi ke candi, tp Chantel merasa kursus wayang itu nggak penting dan ingin lgs pergi ke candi. Karena sikap Chloe yg dominan, akhirnya mrk ikut kursus wayang. Sialnya sore itu hujan turun lebat shg mereka terpaksa membatalkan trip ke candi. Chantel yg ingin sekali mengunjungi candi makin tambah bete pada Chloe.

Di Yogya, tim cow sempat mengikuti kursus membuat batik. Nathan membeli sebuah caping dan terlihat bangga memakainya (idih, maklum turis). Di Solo, mereka menemukan sebuah warung sate kobra dan mencicipi darah daging kobra yang katanya bisa menambah keperkasaan lelaki. Great way to enjoy Indonesia guys! Aku terkejut ketika tahu kalau Nathan cukup lancar berbahasa Indonesia saat menawar harga sate. Aku sempet ngakak mendengar Andrew menirukan ekspresi Chloe seandainya dia tahu mrk minum darah kobra, lucu bgt! He really hates her. Sementara cew2 menghabiskan uang bonus Mairi Claire untuk menginap di hotel mewah. Lucunya, mereka justru memesan pizza hut untuk makan malam (pdh sudah jauh2 ke Indonesia, bnr2 nggak pny jiwa traveller!).

Pada akhir episode, mrk kembali bertemu di Candi Sukuh di wilayah Tawangmangu (yg pribadi menurutku mirip bgt dg piramid suku Inca). Pada episode ini, Andrew terpilih mjd Traveller of the Week krn sepanjang perjalanan memang dialah yg mengorganisisr transport dan penginapan bagi tim cow. Nathan kelihatan bete krn dia sudah berusaha keras mengesankan teman2nya sepanjang perjalanan dg membeli caping, makan kobra, dan belajar bhs Indonesia. Begitu pembagian kelompok, Andrew lgs bete ketika Chloe mengajaknya dan Lewis msk ke kelompoknya. Nathan justru gembira karena satu kelompok dg Chantel dan Mairi Claire yg ditaksirnya. Akan tetapi mrk lgs shock begitu tahu tantangan mrk mgg dpn: travelling ke Bali via Gunung bromo TANPA peta dan buku panduan wisata. OMG!

Ultimate Traveller Episode 1: Jakarta – Lembang

Di episode ini keenam peserta bertemu untuk pertama kalinya di Jakarta. Garreth merasa heran saat melihat topeng monyet, sementara Chantel jujur mengatakan kl dia bahkan tdk tahu Indonesia itu dimana. Mereka lgs shock dg traffic di Jakarta. Katanya mrk blm pernah melihat lalu lintas sekacau ini. Bahkan mrk bingung bgmn cara menyeberangi jalan. Di Jakarta mrk terpaksa menginap di hostel dg kondisi yg mereka anggap sangat jorok (pdhl bagi org Indonesia mgkn dianggap sorga).

Dr Jakarta mrk meneruskan perjalanan ke Bandung, dg tujuan pertama mrk yaitu Lembang. Sepanjang perjalanan dg kereta, Andrew merasa bete melihat Garreth hanya tidur dan tidak berbicara dengan siapapun semenjak check out dr hostel. Andrew jg mengatakan terkesan dg kehidupan org Indonesia yg walaupun miskin tp tetap bahagia dg apa yg mereka miliki. Dia membandingkan dg org London yg pny rumah ribuan pound tp tdk bs tidur memikirkan harga saham.

Di Lembang, Garreth membuat keputusan yg mengejutkan kl dia merasa homesick dan ingin plg ke negaranya. Akhirnya tinggal 5 org tersisa. Andrew dan Nathan menghabiskan waktu dg cara yg cukup aneh while you’re travelling, yaitu maen PS seharian (OMG, they’re in Indonesia for God sake!). Smntra itu cew2 memutuskan mengeksplor pasar malam setempat. Namun pada saat itu mulai terlihat ketegangan antara Chloe dan Chantel.

Pada akhir episode ini, Mairi Claire terpilih mjd Traveller of the Week. Tantangan mgg dpn adl berpergian dr Bandung hingga Solo dg hanya satu tas (Chantel shock krn katanya bahkan satu tas tdk cukup untuk menampung make up-nya). Tapi kabar bagusnya, mgg dpn akan ada peserta baru penggantikan Garreth. Mereka jg harus berpergian dlm 2 klp. Krn mrk sndiri yg harus menentukan kelompoknya, maka Andrew memutuskan bahwa akan dibagi 2 klp yaitu klp cow klp cew. Namun trnyta ini siasat Andrew untuk memecah belah cew2 (krn tahu bahwa cew2 tdk akan akur shg tdk akan memilih satu sama lain) dan mendapat suara mrk untuk dirinya sendiri. Krn tujuan mrk berikutnya adl kotaku sendiri Solo, maka episode berikutnya benar2 nggak boleh dilewatkan!

ULTIMATE TRAVELLER

Pernah denger acara “Ultimate Traveller”? Acaranya mulai diputer bulan Agustus 2011 di channel wajib para backpacker: Natgeo Adv tiap Kamis dan Minggu malam. Sebenernya sih aku nggak sengaja nonton pas episode pertamanya. Wah ternyata seru bgt. Singkatnya acara ini adalah acara reality show yang menceritakan kisah backpacking sekelompok anak muda dari Inggris di negara kita sendiri, Indonesia.

Begitu tahu acaranya berlokasi di Indonesia, aku langsung tertarik. Apalagi setelah di episode berikutnya aku tau kl mereka mampir juga ke hometown-ku Solo, bahkan menginap di hotel yg tak jauh dr rumahku! Well, peserta acara ini sengaja dipilih anak-anak muda (berkisar 18-25 tahun) yang belum pernah punya pengalaman berpergian ke luar negeri. Dan sebagian besar adalah anak orang kaya, jadi lucu juga menyaksikan mereka harus beradaptasi dengan kehidupan backpacker yang pas-pasan. Setiap hari mereka hanya diberi modal 200 ribu untuk penginapan, makan, transportasi, dan lain-lain. Awalnya ada 6 peserta (3 cow 3 cew) yaitu Andrew, Nathan, Garreth, Chloe, Chantel, dan Mairi Claire. Keenamnya punya kepribadian masing-masing yang unik dan kadang2 crash satu sama lain. Yah, namanya juga reality show. Pasti lebih mengangkat sisi emosional bahkan kl bs pertengkaran antar pesertanya hehehe.Di acara ini nggak ada proses eliminasi, tapi sepanjang penayangan ternyata ada dua peserta yang terpaksa pulang (atas keinginan mereka sendiri) yaitu Garreth dan Andrew. Garreth lalu digantikan oleh peserta berkulit hitam bernama Lewis. Semuanya bersaing untuk menjadi the best traveller.

Nah ini dia foto mereka. Dari kiri: Nathan, Mairi Claire, Chantel, Chloe, Garreth, dan Andrew.



Andrew bs dibilang tokoh antagonis di sini. Dari episode pertama dia sudah bilang. Kl dia akan melakukan apa saja untuk menang, termasuk berbohong dan mengadu domba teman2nya (which is benar2 dia lakukan)! Nathan adl pemuda yg polos yg diam2 menyukai Mairi Claire, peserta termuda (dan tercantik). Chloe dan Chantel sm2 gadis manja yg tak prnh akur. Garreth adl pemuda pendiam yg akhirnya nggak betah dg perjalanan ini (pdhl br episode pertama!) dan memilih plg ke Inggris. Ia digantikan Lewis yg menurutku personality-nya tuh gue bgt, yaitu kalem dan pecinta damai hehehe. Rute yg mereka lewati adalah dari Jakarta melintasi Jawa ke Bali, Lombok, dan berakhir di Danau Kelimutu, Flores.

Aturan dari reality show ini adalah mereka sehari harus menghabiskan bugdet maksimal 200rb (yang katanya di Inggris cuman bs beli kerupuk!). Kl ternyata krg ya silakan tanggung sendiri (jadi gembel hehehe). Mulai dari episode 2, kelompok mereka dipecah menjadi 2, dimana msg2 kelompok harus bersaing memecahkan tantangan yg berbeda-beda di tiap episodenya. Tim yang kalah akan dikurangi uang sakunya 25%. Selain itu tiap mgg mrk harus memilih Traveller of the Week, yaitu peserta yg dianggap sbg backpacker sejati. Nah, menjadi Traveller of the Week memiliki keuntungan tersediri yaitu mendapat hadiah 50% dr travelling budget mrk setiap hari. Di episode terakhir, salah satu dr mrk akan dipilih menjadi best traveller yg akan mendapat hadiah uang yg cukup gede.

Aku sempet2 searching di internet untuk mencari respon org2 Inggris thd acara ini. Ternyata responsnya cukup positif, walaupun byk yg kecewa krn acr ini justru lbh mengangkat “drama” di antara para pesertanya ketimbang tips travelling di Indonesia. Dan bagi bangsa kita, acara ini benar2 suatu berkah karena dg gratis…tis…tis…tis mereka mempromosikan obyek2 wisata di Indonesia. Aku akan posting sinopsis tiap episodenya di blog ini. So enjoy the show!