Postingan ini dibuat atas permintaan Adhitya Sucipto. Thanks atas inspirasinya!
12 Oktober 1492 tercatat dalam sejarah sebagai
kala dimana Christopher Columbus pertama menemukan benua Amerika. Walaupun ada
banyak kontroversi mengenai pengetahuan umum ini (bangsa Viking dari Eropa
sudah datang ke Amerika sejak tahun 1000 M dan Columbus sebenarnya tak mendarat
di benua Amerika kala itu, namun di sebuah pulau di Karibia), namun tak bisa
ditampik bahwa semenjak tanggal tersebut, kolonialisasi benua tersebut dimulai
oleh bangsa Eropa. Koloni Jamestown yang didirikan pada 1607 tercatat sebagai
koloni bangsa kulit putih pertama di benua tersebut. Namun perlu dicatat bahwa
Jamestown merupakan koloni “sukses” pertama, bukan koloni pertama yang
sesungguhnya. Jauh sebelum Jamestown, sudah ada beberapa koloni-koloni yang
didirikan di benua tersebut oleh bangsa Eropa, namun semua berujung pada
kegagalan, bahkan tragedi. Salah satunya adalah koloni Roanoke.
Koloni Roanoke didirikan pada 1583 oleh
pemerintah Inggris, namun koloni menemui akhir yang amat misterius. Ketika
kembali dikunjungi pada 1590, seluruh populasinya lenyap tanpa jejak. Hingga
kini tak ada yang tahu dimana keberadaan para penduduk Roanoke. Karena masa itu
merupakan masa dimana Amerika masihlah benua “liar” dan bangsa Eropa terlibat
perselisihan dengan bangsa Indian (penduduk asli Amerika), tentulah banyak
kemungkinan tentang apa yang terjadi pada mereka. Namun tak bisa dipungkiri,
lenyapnya koloni Roanoke adalah “misteri pertama Amerika”.
Apa yang sesungguhnya terjadi pada koloni yang tiba-tiba lenyap tersebut? Kita akan membahasnya dalam Dark History kali ini.