Showing posts with label jakarta. Show all posts
Showing posts with label jakarta. Show all posts

Saturday, July 2, 2016

MAKAM BUNG HATTA JAKARTA: EXUISITE MEMORIAL WITH ENCHANTING ARCHITECTURE

 

475

Sebagai salah satu pelengkap acara jalan-jalan di Jakarta, gue emang udah lama menjadwalkan untuk mengunjungi makam Bung Hatta yang ada di wilayah Tanah Kusir. Pas masih kerja di Jakarta dulu gue pernah kost di Cilandak yang letaknya sebenarnya nggak gitu jauh ama lokasi ini. Namun sayangnya, keinginan gue untuk mengunjungi makam sang proklamator ini terhalang keterbatasan akses transportasi umum. Gue nggak begitu tahu wilayah Tanah Kusir jadi gue agak kagok kalo disuruh “menikmati” ruwetnya lalu lintas untuk ke sana. Beruntung di grup Line gue berkenalan ama salah seorang member grup MBP bernama Wilson yang rumahnya di Tanah Kusir juga, tak jauh dari kompleks makam Bung Hatta. Akhirnya dengan bantuan dia bisa juga gue sampai di sini dengan selamat.

Saturday, November 14, 2015

TAMAN HONDA TEBET: JAKARTA’S INNOVATIVE GYM GARDEN

 

HONDA (3)

*motornya gue yakin Honda*

Pengen refreshing dari kesibukan dan keramaian kota Jakarta? Taman Honda Tebet bisa jadi pilihan kalian. Taman ini terletak cukup dekat ama [mantan] kantor gue di Tebet. Mau tau dimana Taman Honda Tebet ini? Silakan pake Google Maps *yeee kirain admin mau kasih tau* Soalnya agak mblusuk2 gitu sih lokasinya coy. Gampangannya sih letak taman ini ditunjukin ama Patung Pancoran hehehe. Taman ini sekilas sih seperti taman biasa, bahkan pohonnya jarang2 dan masih kalah rindang dibanding Taman Suropati. Namun ini sih bisa dimaklumi, soalnya taman ini masih terbilang baru. Diresmikan tahun 2011, taman ini dinamakan Taman Honda karena pembangunannya didanai oleh Honda sebagai bentuk charity dan to give back to society. Dan kayaknya kalo elo parkir mobil merek lain selaen Honda kek Suzuki atau Mitsubishi di sini bakalan diderek *nggaaaak ding becanda* Tapi ada yang unik banget lho dari taman ini, soalnya ada outdoor gym-nya.

Sunday, October 12, 2014

PULAU ONRUST: THE TOMB OF RESTLESS HISTORY

 

PULAU ONRUST

“Onrust” dalam bahasa Belanda berarti “unrest” alias “tak pernah beristirahat”. Sebab dahulu, pulau ini adalah pusat maritim bangsa Belanda yang supersibuk. Bahkan di sinilah, pundi2 kekayaan VOC terisi dengan jerih payah bangsa ini. Sayang sekali, warisan sejarah Pulau Onrust ini tak banyak tersisa. Bukan karena Belanda, Jepang, atau bangsa penjajah lainnya, melainkan karena ulah bangsa kita sendiri. Beruntung, Pemkot Jakarta sepertinya mulai menaruh kepedulian pada kelestarian sejarah di sini. Sejarah di pulau ini memang tak pernah beristirahat, seperti namanya.

PULAU CIPIR: INGIN LARI DARI KENANGAN

 

1412395253426

Setelah puas mengarungi lautan *cailah* untuk mengunjungi Pulau Kelor, gue dan rombongan akhirnya sampai ke destinasi kedua kami, yakni Pulau Cipir. Berbeda dengan Pulau Kelor yang masih menyajikan bentengnya yang menakjubkan, Pulau Cipir hanya menawarkan sedikit cita rasa sejarah kepada kami. Bangunan2 yang ada di sini tersisa reruntuhannya saja, seolah-olah pulau ini hendak lari dari kenangan pedih kolonialisme yang dulu mencengkeramnya.

PULAU KELOR: THE DAWN OF IN-JUSTICE

 

1412389477845

Pada bulan Oktober, gue sempat jalan2 ke 3 pulau historis di kawasan Kepulauan Seribu, yakni Pulau Kelor, Pulau Cipir, dan Pulau Onrust. Gue menyebut pengalaman jalan2 gue ke Kepulauan Seribu ini sebagai “trip” bukan “backpacker” kayak biasanya. Alasannya, karena gue memakai jasa trip-organizer dalam perjalanan ini. Kalo backpacker kan gue harus mendesain diri segala detail dalam perjalanan gue, mulai dari itinerary, transport, hingga budget. Ini baru kali pertama gue menggunakan jasa perjalanan semacam ini. Keuntungannya selain mudah, juga murah meriah (mungkin karena yang ikut banyak kali ya jadi bisa menekan biaya). Tapi tentu saja “sense of adventure”-nya berkurang drastis. Mengapa gue memilih trip ke ketiga pulau ini? Bukan karena daya tarik pantainya sebenarnya (yang menjadi nilai plus trip kali ini), tapi nuansa sejarahnya yang sangat kental.

LET’S HAVE SOME FUN IN DUFAN!

 

1404973003873 - Copy - Copy1404973003873 - Copy (2)1404973003873 - Copy (3)

Hallo readers. Pasti pada nggak sabar khan denger cerita jalan2 admin? Kali ini admin berkunjung lagi ke Dufan di Ancol. Wait ... Dufan? Bukannya admin adalah pecinta sejarah, kok tumben ke tempat rekreasi keluarga kayak gini? Ya emang sih guys. Namun berhubung gue lagi liburan panjang nih dan Dufan juga lagi promo diskon 50%, nggak ada salahnya gue sekali-kali ke sini.

Saturday, September 13, 2014

MUSEUM BASUKI ABDULLAH: THE HIDDEN TREASURE

 

1403926580139

Apa kabar readers? Kali ini gue akan memposting pengalaman gue di museum Basuki Abdullah, Jakarta. Museum Basuki Abdullah? Emang ada? Gue nggak heran jika nggak banyak yang mengetahui keberadaan museum ini karena letaknya memang terpencil. Letaknya di Jalan Keuangan Raya no. 19 Cilandak Barat, nggak begitu jauh sih dari RS Fatmawati. Museum ini menyimpan lukisan karya maestro lukis indonesia, Basuki Abdullah. Gue juga tahu museum ini gara2 dulu kost gue deket sini. Lucunya, selama kost di Cilandak gue nggak pernah sempat berkunjung ke museum ini, padahal jaraknya hanya beberapa langkah. Tapi setelah gue pindah kost lumayan jauh (ke Kebayoran Baru) baru gue ada kepengenan maen ke sini. Hahaha nggak dari dulu2 ya? Berikut ini cerita yang gue dapat waktu berkunjung ke sini.

Sunday, April 6, 2014

WADUK PLUIT: TAK LAGI TERCEMAR *SEPERTI ADMIN*

 

Photo-1806

Hallo guys. Sebagai pelengkap acara jalan2 gue ke Pantai Indah Kapuk menggunakan jasa bus BKTB Monas – PIK, maka kali ini gue bakal menulis tentang Waduk Pluit. Sejak alam gue kepengen maen ke waduk ini. Penyebabnya tentu karena berita keberhasilan Jokowi merelokasi para penduduk di sana dan mengubah kawasan itu dari pemukiman kumuh menjadi taman dan kawasan wisata seasri ini. Namun niat itu sempat beberapa kali gue urungkan, soalnya transportasi ke lokasi tersebut agak ruwet. Akan tetapi semua berubah semenjak negara api menyerang... HALAH ... maksudnya semua berubah sejak bus BKTB yang terintegrasi busway beroperasi. Kehadiran bus ini semakin memanjakan pecinta jalan2 seperti gue untuk menggerayangi wilayah Jakarta Utara *plaaak* Bonusnya, bus ini lewat pas di depan Waduk Pluit lhooo.

TAMAN WISATA ALAM ANGKE KAPUK: SANCTUARY OF HOPE

 

   Photo-1737    

Melihat foto di atas, paling para readers semua mengira gue ambilnya di pedalaman Kalimantan gitu. Salah besar guys, soalnya tau nggak lokasi foto gue di atas? Gue ambilnya di Jakarta cyiiin. OMFG, serius gua??? Masak sih di Jakarta yang makin tergerus kemajuan zaman serta banyak polusi masih ada tempat seasri ini? Jika kalian ingin merasakan suasana seperti ini, silakan datang ke Taman Wisata Alam Angke Kapuk yang terletak di wilayah Pantai Indah Kapuk (PIK). Soalnya tempat ini benar2 merupakan last sanctuary buat hutan2 bakau beserta keeksotisan satwa2nya di Jakarta.

GEREJA REGINA CAELI: THE ARK OF FAITH

 

Photo-1781

Beberapa bulan terakhir gue emang jarang jalan2. Secara hampir setaon di jakarta, hampir semua tempat asyik buat backpackingan di Jakarta udah gue jelajahin. Gue ampe bingung, mau kemana lagi ya jalan2nya, soalnya admin udah mulai kehabisan tempat nih. Nah, beruntung banget pas gue lagi di Harmoni nunggu bus ke arah katedral, gue melihat bus BKTB yang baru diluncurin Pak Jokowi. Trayeknya Monas – Pantai Indah Kapuk (PIK). Melihat kata “PIK” mata gue langsung berbinar. Soalnya selama setahun ini gue emang memendam keinginan untuk beribadah di gereja Regina Caeli di PIK. Namun niat itu urung gue laksanakan secara gue emang nggak mengenal daerah Jakarta Utara dan gue juga sempat berpikir mustahil untuk ke PIK tanpa mobil pribadi. Nah, dengan kehadiran bus BKTB jurusan PIK ini, gue jadi merasa makin dimanjakan *halah, jadi Manis Manja Group dong* sebagai warga Jakarta. Akhirnya, gue putusin gue bakal ke gereja dan bonusnya, ternyata banyak wisata alam keren di PIK ini (namun bakal kubahas di postingan terpisah).

Sunday, March 2, 2014

GEDUNG CANDRANAYA: TERJEBAK DI RUANG NOSTALGIA

 

Photo-1616

Judul postingan gue kali ini emang RAISA bangeeeeeet. Tapi ini masih ada hubungannya kok ama gedung tua yang bakal gue bahas kali ini. Buat kalian yang nggak tahu, gedung Candranaya adalah satu dari sedikit bangunan tua berarsitektur Cina yang masih berdiri di Jakarta. Uniknya, gedung ini terperangkap di antara bangunan2 pencakar langit, bak sebuah nostalgia yang terjebak dalam kemajuan zaman. Postingan ini pas banget, terutama karena suasana Imlek yang masih terasa di bulan Maret ini. Dan arsitektur gedungnya pun ... wooooow, too cool to be true. Gue jadi kayak ngerasa ada di daratan Cina gitu.

Monday, November 11, 2013

THE CHARM OF THE HAUNTED MANSION: MUSEUM FATAHILLAH JAKARTA (I’M PRETTY SURE JP COEN IS STILL HAUNTING THIS PLACE)

 

Photo-0898

Hi guys. You know, I can’t live without writing something. That’s why I have this blog. Now I wanna write about my new job (just started to work here 3 months ago) which is in a school. No, I don’t work as a teacher here but much as an ordinary staff. You know, go there, do that, and so on. But I like my job since I like to get around children. Funny, because usually I don’t like children. Like, whenever a relatives came and brought their funny kids to me, I just yelled, “Keep that THING away from me!” Yeah, I used to hate kids. But kids in here are different, they are very polite and well behave #not you, secondary students#. And they all speak English since it’s an international school.

Wednesday, November 6, 2013

EREVELD MENTENG PULO: THE PALACE OF PEACE

 
Photo-0381

At May 2013, I had a pleasant experience by visiting Ereveld in Menteng Pulo, Jakarta. Ereveld is a Dutch cemetery located in the middle of Casablanca apartments in Menteng. Different with Kerkhoff which is a public cemetery (you can see it in Museum Taman Prasasti, near Monas), Ereveld is specially dedicated to World War II’s victims. About 70% of people who were buried here are civilians, and another 30% of them are soldiers. They came from four countries: Netherland, US, Australia, and Britain. But there were also Indonesian-origin soldiers buried here, once member of KNIL. Most of them died during the Japanese occupation in Indonesia during WW II. Most people, even Jakartans, are not aware of this magnificent place.

MUSEUM BANK INDONESIA: PANGGUNG DRAMA SANG DEWA

 

Photo-1236

Dari semua museum yang ada di Kota Tua Jakarta, cuma Museum BI yang belum pernah gue jelajahi, nggak tahu kenapa. Makanya di akhir pekan gue sengaja mengunjungi Kota Tua cuma untuk mencicipi seperti apa sih suasana di Museum BI ini. Ditambah lagi, gue tertarik banget ama gaya arsitekturnya yang kolonial banget. Pertama sih gue agak under-estimate gitu, soalnya begitu gue masuk ke museum2 di Kota Tua (kayak Museum Fatahillah, Museum Wayang, Museum Seni dan Keramik, dan Museum Maritim) semuanya langsung bikin suasana *krik krik* alias nggak ada apa-apanya yang patut diliat.

Oke, emang gue akuin semua koleksi2nya menyimpan nilai sejarah yang tinggi, tapi ya mbok ditata dengan rapi dan dengan penjelasan yang rinci sehingga yang melihat juga bisa menghargai. Barang2 di Museum Fatahillah cuma asal taruh aja kayak di gudang furniture. Museum Wayang dan Museum Seni dan Keramik juga merombak total bagian dalamnya (yang gue yakin pasti vintage banget) jadi kotak2 nggak jelas gitu. Museum Maritim apalagi, cuma bagus menaranya doang. Museum Mandiri udah agak mendingan, tapi koleksinya juga belum tertata rapi.

Namun begitu nyampe di museum BI ini, gue langsung sujud syukur. Museumnya artistik dan dramatis banget. Mirip2 ama Museum Kebangkitan Nasional, cuma berpuluh2 kali lebih dahsyat. Gue berasa nggak ada di dalam museum, tapi berasa berada di tengah2 drama yang mengisahkan sejarah perekonomian bangsa kita. Ditambah lagi sejak masa kolonial, bangunan ini lekat kaitannya dengan dewa perniagaan, Hermes. Jadinya nggak salah kalo gue bikin judul yang puitis buat postingan ini.

MUSEUM GAJAH: CIEEEE CIEEEE YANG ABIS KECOLONGAN *OUCH*

 

Photo-1189

Waduw guys, judul postingan gue sadis banget ya? Tapi emang bener sih, kalo nggak ada berita tentang Museum Gajah yang keilangan koleksi artifak emasnya, mungkin gue nggak bakal kepikiran berkunjung ke sini. Gue juga tergelitik ama tulisan Kompas tentang museum ini di salah satu artikelnya.

“Di situ, masa lalu hanya diperlakukan sebagai onggokan batu yang gundah menyaksikan ketidakpedulian para pengunjung. Tak banyak yang bisa mendengar cerita setengah berbisik yang disiulkan batu-batu. Masa lalu memang nyaris selalu sengsara.”

Ekspresi admin sehabis membacanya: ‘IKI TULISAN OPOOOOOO...RA MUDENG???” #maklum IQ jongkok, nggak “dong” ama tulisan2 intelek kayak gini#

Friday, October 18, 2013

MUSEUM BANK MANDIRI: AN ENDLESS MUSEUM (LITERALLY)

 

MANDIRI BANK

Sepulang dari Museum Maritim, gue agak kecewa. Pertama koleksinya nggak sekeren dugaan gue. Kedua, gue sebenarnya ada rencana liat pertunjukan di Planetarium di Taman Ismail Marzuki jam 1. Tapi waktu saat itu sudah nunjukin jam 12. Sejam naek busway nggak bakal sempet kali, apalagi masih kudu ngantri segala macem. Akhirnya gue mutusin nerusin jalan2 aja ke Kota Tua. Gue langsung tertarik ke Museum Bank Mandiri. Soalnya pas gue narik ATM tadi, gue sempet baca kalo museum ini gratis buat pengunjung yang menjadi nasabah setia Bank Mandiri #yang gue bangeeeeet#. Namanya juga admin Mengaku Backpacker, kalo ada yang namanya gratisan, pasti #LANGSUNG# Apalagi selama ini aku sangat mempercayakan kepada Bank Mandiri segala macam investasi dan aktivitas perbankan aku #buseeet bahasanya# Jadinya nggak heran kalo gue jadi penasaran ama sejarah bank terpercaya ini *apalagi gratis hehehe*

Namun gue nyesel setengah mati ke museum ini guys. Tapi bukan karena koleksinya lho. Koleksinya sih keren sumpah, apalagi bangunannya art deco abis gini. Tapi museumnya itu lho, gede banget dan NGGAK ABEEES ABEEEES. Bayangin, batere hape gue ampe abis gara2 foto2 di sini! Bener2 never ending journey deh muterin nih museum. Ampek capek taoook, nih museum abisnya ampe mana????

MUSEUM BAHARI KOTA TUA: SEJARAH? WHERE???

 

Photo-0958

Setelah tersepona ama koleksi Museum Kebangkitan Nasional yang wow banget, admin jadi keranjingan pengen jalan2 ke museum lagi. Kali ini sasaran admin adalah museum2 yang ada di Kota Tua. Dari dulu admin pengen naek ke atas Menara Syahbandar yang ada di deket pelabuhan Sunda Kelapa. Karena tiketnya satu paket ama Museum Bahari yang letaknya nggak jauh, sekalian aja admin satronin museumnya. Tapi yah ... kalo ini disebut museum sejarah, admin agak meragukan deh. Soalnya koleksinya idih, basi banget #tapi tetep menaranya keren#

MUSEUM KEBANGKITAN NASIONAL: THE SEXIEST MUSEUM EVER!!!

 

Photo-0910

Mulan Jameela boleh jadi makhluk Tuhan paling sexy, tapi menurut pantauan admin, museum Kebangkitan Nasional layak mendapat predikat museum terseksi di Indonesia. Lho kok bisa? Awalnya sih gue under-estimate ama museum ini guys. Secara museum sejarah gitu lho, pasti bikin boring. Namun begitu admin kunjungin, buseeeeet ... koleksinya keren2 banget coooy!  Penataannya juga wow banget. Simak aja deh liputan admin kali ini di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta ini.

BALUTAN ATMOSFER SEJARAH DI MUSEUM SUMPAH PEMUDA

 

Photo-0904

Admin pernah menuliskan catatan perjalanan admin ke Gereja St. Yoseph di Matraman, Jakarta. Nah pas itu admin sempat pula jalan2 ke Fakultas Kedokteran UI yang ada di situ *atau lebih tepatnya ngintip dan stalking mahasiswa yang ada di sana hehehe*. Nah, pas pulangnya naek busway, admin melihat satu museum yang menarik perhatian admin, yakni Museum Sumpah Pemuda tak jauh dari situ. Begitu admin cek di mbah google, eh beneran, ternyata memang di situlah Sumpah Pemuda pertama kali diikrarkan. Selang beberapa bulan barulah admin bisa memenuhi mimpi admin mengunjungi situs bersejarah ini.

Friday, September 27, 2013

MAUSOLEUM O.G. KHOUW: AN AWESOME CREEPINESS

 

Photo-0972

Hari Minggu pagi dalam rangka acara jalan2 gue ke Tanah Abang, gue juga sempet jalan2 ke TPU Petamburan. TPU? Kuburan? Ngapaen? Jalan2 tuh ke mall ... jalan2 malah ke kuburan. Hehehe bukan gitu guys. Tapi kebetulan di TPU Petamburan tuh ada bangunan megah dan bersejarah bernama Mausoleum OG Khouw. Pernah denger atau masih asing di kuping kalian? Nah, makanya simak postingan gue kali ini. Seru lho jalan2 di kuburan.