Showing posts with label JEFF THE KILLER - ORIGINAL SERIES. Show all posts
Showing posts with label JEFF THE KILLER - ORIGINAL SERIES. Show all posts

Sunday, January 29, 2017

SCP PARK: BEAST PROTOCOL – CHAPTER 10

 

SECURE CONTAIN PROTECT VS LEAGUE OF CREEPYPASTA

WHICH SIDE YOU’RE ON?

 

“The scariest monsters are the ones that lurk within our souls.”

– Edgar Allan Poe

***

Toby terhenyak melihat pemandangan di depannya.

“I ... ini tak mungkin ...”

Di balik pintu itu bukanlah sebuah ruangan, melainkan hutan.

Sebuah hutan gelap dengan pepohonan yang menakutkan dan rawa-rawa yang sunyi. Bahkan ia bisa melihat sinar rembulan dari ambang pintu itu, mengintip di balik ranting-ranting kering.

Sunday, January 22, 2017

SCP PARK: BEAST PROTOCOL – CHAPTER 9

 

SECURE CONTAIN PROTECT VS LEAGUE OF CREEPYPASTA

WHICH SIDE YOU’RE ON?

 

“Monsters are real, ghost are real too. They live inside us and sometimes, they win.”

– Stephen King

***

“Kau membawa banyak anak buah, Dok.” Toby menyiapkan kapaknya, “Apa kau kurang pede dengan kemampuanmu?”

Doctor Plague tertawa, “Justru kalian-lah yang masuk ke teritori kami. Selama ini kau menang karena main keroyokan. Kini tubuh kalian akan terlihat sangat cocok di meja operasiku ... katakanlah, untuk membuat Phoenix kedua?”

Sunday, January 15, 2017

SCP PARK: BEAST PROTOCOL – CHAPTER 8

 

SECURE CONTAIN PROTECT VS LEAGUE OF CREEPYPASTA

WHICH SIDE YOU’RE ON?

 

“Sometimes the darkness knows what I feel.”

– Anonymous

***

Ternyata benar yang diucapkan Zlatan. Ada pintu menuju ke ruangan lain dari gudang dimana patung Weeping Angel tadi disimpan. Memang susah menemukannya dalam kegelapan.

Ruangan kedua tak segelap sebelumnya. Masih ada sedikit penerangan dari lubang ventilasi. Namun ruangan kali ini tampak seperti bekas basement parkir yang terbengkalai dengan grafiti dimana-mana.

Quinn membaca salah satu grafiti di sana.

“There will be no tomorrow.”

Sunday, January 8, 2017

SCP PARK: BEAST PROTOCOL – CHAPTER 7

 

SECURE CONTAIN PROTECT VS LEAGUE OF CREEPYPASTA

WHICH SIDE YOU’RE ON?

 

“Here in the darkness, I know myself.”

– Evanescence

***

“Slenderman – atau paling tidak sisanya – dikurung di ruang storage. Di sana kami menaruh SCP yang belum dilabeli.” Semua orang kini mengikuti Zlatan yang berada di bawah todongan kapak Toby.

“Kau baik-baik saja?” Quinn semakin khawatir dengan Daniel yang masih berjalan tertatih-tatih dengan beberapa luka tembakan mengoyak tubuhnya. Ia tampak menahan luka yang masih mengeluarkan darah di perutnya.

“Kita harus berhenti dulu menolong Daniel!” Zlatan berusaha melepaskan diri, “Aku tahu dimana kita bisa mengobati lukanya.”

Tuesday, January 3, 2017

SCP PARK: BEAST PROTOCOL – CHAPTER 6

 

SECURE CONTAIN PROTECT VS LEAGUE OF CREEPYPASTA

WHICH SIDE YOU’RE ON?

 

“Character is what a man in the dark”

– Dwight L. Moody

 

Quinn dengan tegang mengawasi keberadaan para karakter Creepypasta. Baik Ticci Toby, Clockwork, dan Judge Angel sepertinya tak akur satu sama lain. Ini bisa gawat. Ketika mereka bertengkar, mungkin Jeff The Killer akan mengambil kesempatan itu untuk menghabisi mereka semua, bahkan Holden. Karena itu Quinn tak pernah melepaskan pandangannya pada tokoh Creepypasta paling mengerikan itu.

Wednesday, December 21, 2016

SCP PARK: BEAST PROTOCOL – CHAPTER 5

 

SECURE CONTAIN PROTECT VS LEAGUE OF CREEPYPASTA

WHICH SIDE YOU’RE ON?

 

“Hello darkness; my old friend.”

– Simon & Garfunkel

***

“Apa yang barusan terjadi padamu tadi ketika kau hampir mengalahkan Jeff? Kau sepertinya sakit?” tanya Quinn ketika ia mengiringi Holden berjalan melintasi lorong fasilitas SCP yang kini kosong dan sepi.

“Sindrom Tourette.” Jawab Toby singkat.

Monday, December 12, 2016

SCP PARK: BEAST PROTOCOL – CHAPTER 4

 

 

SECURE CONTAIN PROTECT VS LEAGUE OF CREEPYPASTA

WHICH SIDE YOU’RE ON?

 

“Walking with a friend in the dark is better than walking alone in the light.”

– Helen Keller

***

“TIDAAAAAAAK!!!” jerit Quinn begitu menyaksikan tubuh Rigel limbung tak bernyawa di lantai. Ia pun menggeram kepada sosok Creepypasta yang kini tengah menjilati darah yang menetes di pisaunya, menikmatinya, seakan-akan cairan merah kental itu adalah lelehan es krim.

Mata psikopat Jeff beradu dengan Toby.

“KAU?!” Jeff tampak terkejut, “Apa yang kau lakukan di sini?”

Sunday, December 4, 2016

SCP PARK: BEAST PROTOCOL – CHAPTER 3

 

SECURE CONTAIN PROTECT VS LEAGUE OF CREEPYPASTA

WHICH SIDE YOU’RE ON?

 

“It’s so strange that autumn is so beautiful. Yet everything is dying.”

– Anonymous

 

LOKASI: FASILITAS RAHASIA SCP PARK

“Apa yang kau beli, Holden?” tanya Quinn penasaran. Semenjak tadi anak itu tampaknya lebih akrab bersama Toby.

Ia menunjukkannya dengan riang, “Lihat ini! Telur siput naga Dr. Wondertainment™!” serunya girang.

Monday, November 28, 2016

SCP PARK: BEAST PROTOCOL – CHAPTER 2

 

SECURE CONTAIN PROTECT VS LEAGUE OF CREEPYPASTA

WHICH SIDE YOU’RE ON?

 

“It’s scary what a smile can hide.”

– Anonymous

 

LOKASI: SEBUAH PULAU RAHASIA DI LAUTAN PASIFIK

“Semua wisatawan diharapkan untuk mengelilingi SCP Park secara berkelompok. Kami akan menyediakan pemandu wisata, jadi sebaiknya anda berkumpul membentuk grup.”

Terdengar pengumuman melalui speaker di atas mereka.

Thursday, November 26, 2015

JANE X: PLUTON CARNAGE – CHAPTER 7 FINALE (ORIGINAL SERIES)

 

10

Fan fiction: Dave Cahyo

WARNING: UNTUK DAPAT MEMAHAMI CERITA INI, KALIAN HARUS TERLEBIH DAHULU MEMBACA SERI JEFF THE KILLER YANG MEMUAT TOKOH JANE THE KILLER, YAKNI “VOW OF REVENGE” DAN “TRIUMPH OF EVIL”

***

Sunday, November 22, 2015

JANE X: PLUTON CARNAGE – CHAPTER 6 (ORIGINAL SERIES)

 

7

Fan fiction by: Dave Cahyo

WARNING: UNTUK DAPAT MEMAHAMI CERITA INI, KALIAN HARUS TERLEBIH DAHULU MEMBACA SERI JEFF THE KILLER YANG MEMUAT TOKOH JANE THE KILLER, YAKNI “VOW OF REVENGE” DAN “TRIUMPH OF EVIL”

***

Friday, November 20, 2015

JANE X: PLUTON CARNAGE – CHAPTER 5 (ORIGINAL SERIES)

 

  6

Fan fiction by: Dave Cahyo

WARNING: UNTUK DAPAT MEMAHAMI CERITA INI, KALIAN HARUS TERLEBIH DAHULU MEMBACA SERI JEFF THE KILLER YANG MEMUAT TOKOH JANE THE KILLER, YAKNI “VOW OF REVENGE” DAN “TRIUMPH OF EVIL”

***

Saturday, November 14, 2015

JANE X: PLUTON CARNAGE – CHAPTER 4 (ORIGINAL SERIES)

 

5 

Fan fiction by: Dave Cahyo

WARNING: UNTUK DAPAT MEMAHAMI CERITA INI, KALIAN HARUS TERLEBIH DAHULU MEMBACA SERI JEFF THE KILLER YANG MEMUAT TOKOH JANE THE KILLER, YAKNI “VOW OF REVENGE” DAN “TRIUMPH OF EVIL”

***

Thursday, November 12, 2015

JANE X: PLUTON CARNAGE – CHAPTER 3 (ORIGINAL SERIES)

 

3

Fan fiction by: Dave Cahyo

WARNING: UNTUK DAPAT MEMAHAMI CERITA INI, KALIAN HARUS TERLEBIH DAHULU MEMBACA SERI JEFF THE KILLER YANG MEMUAT TOKOH JANE THE KILLER, YAKNI “VOW OF REVENGE” DAN “TRIUMPH OF EVIL”

***

Sunday, November 8, 2015

JANE X: PLUTON CARNAGE – CHAPTER 2 (ORIGINAL SERIES)

 

2

Fan fiction by: Dave Cahyo

WARNING: UNTUK DAPAT MEMAHAMI CERITA INI, KALIAN HARUS TERLEBIH DAHULU MEMBACA SERI JEFF THE KILLER YANG MEMUAT TOKOH JANE THE KILLER, YAKNI “VOW OF REVENGE” DAN “TRIUMPH OF EVIL”

Tuesday, November 3, 2015

JANE X: PLUTON CARNAGE – CHAPTER 1 (ORIGINAL SERIES)

 

1

Fan fiction by: Dave Cahyo

WARNING: UNTUK DAPAT MEMAHAMI CERITA INI, KALIAN HARUS TERLEBIH DAHULU MEMBACA SERI JEFF THE KILLER YANG MEMUAT TOKOH JANE THE KILLER, YAKNI “VOW OF REVENGE” DAN “TRIUMPH OF EVIL”

***

Thursday, October 29, 2015

CERBUNG TERBARU DARI JEFF THE KILLER UNIVERSE: JANE X

 

  0

HALO SEMUA. GUE KEMARIN SEMPAT BERJANJI AKAN MEMINDAHKAN SEMUA ORIGINAL STORIES KE BLOG BARU GUE, DARK, DARKER, DARKEST. NAMUN KENYATAANNYA TAK SEMUDAH ITU. KARENA ANTREAN CERITA YANG AMAT PANJANG, MAKA GUE MEMUTUSKAN UNTUK TETAP MENERBITKAN CERITA DENGAN TEMA "JEFF THE KILLER UNIVERSE" DI BLOG INI, SEMENTARA CERBUNG ORIGINAL BERTEMA LAIN AKAN GUE MASUKKAN KE BLOG BARU.

“JANE X: PLUTON CARNAGE” adalah spin off terbaru dari serial JEFF THE KILLER yang akan lebih menyoroti karakter Jane The Killer. Bersetting futuristis di masa depan seperti JEFF X, kisah ini menceritakan teror yang dialami sekelompok survivor dari tabrakan pesawat luar angkasa ketika mereka terdampar di Pluto. Tak ada yang menyangka di balik kesunyian planet kerdil itu, sesosok pembunuh berantai tengah mengincar mereka. Namun pada akhirnya, ketika kebenaran terungkap, segala yang terjadi ternyata tak seperti yang dibayangkan selama ini.

Wednesday, September 30, 2015

JEFF X FINAL: THE RISE OF HOMICIDAL LIU – CHAPTER 5B (ORIGINAL SERIES)

 

APOCALYPSE

Copyright by: Dave Cahyo

 

1432204189122

 

2015, SACRED HEART HOSPITAL

Terdengar suara rintihan Eva di belakang Liu. Ia segera menghampiri gadis itu dan berusaha menekan perutnya untuk menghentikan pendarahannya.

“Eva! Eva! Kau baik-baik saja?!”

“Raihlah telepon genggam di sakuku ... gunakan untuk menelepon 911 ...” bisiknya lirih.

Liu melakukannya dan setelah memanggil bantuan. Ia tertawa, “Mereka takkan percaya kita menyuruh mereka mengirimkan ambulans ke rumah sakit.”

Eva tersenyum mendengar gurauan Liu.

“Maafkan aku telah menuduhmu ...”

“Tak apa-apa, Liu. Ada sesuatu yang hendak kukatakan kepadamu. Aku tahu segalanya, tentang rahasia yang disimpan ayahmu.”

“Apa? Ayahku?”

“Ya, rahasia yang disimpan ayahmu dan CORPSE, perusahaan rekayasa genetika tempatnya bekerja.”

 

2465 AD, KAPAL GENESIS

Nova dan Dr. Theana segera membantu Liu yang roboh. Luka bakar di punggungnya tampak parah, namun seperti biasa, Liu selalu kuat menahan segala rasa sakitnya. Nova segera membantunya untuk berdiri.

“Ternyata itu kau,” bisik Liu. “Jadi ini yang selama ini ingin disampaikan Icarus. Aku hanya terlalu buta untuk melihatnya.”

Sang pembunuh hanya berdiri di sana, menanti penjelasannya.

“Sebelum diserang, ia menyelidiki jejak sidik jari yang ditinggalkan sang pembunuh. Kata-kata terakhirnya adalah ‘tak ada’ ... itu berarti pembunuhnya tak meninggalkan sidik jari. Yang bisa melakukan pastilah bukan manusia, melainkan ....”

“Robot.” lanjut Nova.

Alpha, robot putih itu masih menodong mereka dengan senjata di lengannya.

“Kau menyimpan data semua pembunuh berantai di dalam prosesor-mu.” Dr. Theana mencoba mengambil kesimpulan, “Tabrakan itu pasti membuatmu terbentur dan mengalami korslet sehingga ... sehingga kau mengira dirimu adalah tokoh-tokoh creepypasta itu ....”

Robot itu tertawa, “Anda salah, Dokter. Aku tidak rusak ... bahkan, aku befungsi sesuai dengan tujuanku diciptakan.”

Mata robot itu berubah merah, “Aku bukanlah sekedar robot biasa. Aku sudah disisipi sebuah program ... pogram yang mampu hidup, menciptakan mimpi buruk, bahkan aku pernah membuat seorang anak tenggelam. Namaku Ben Drowned.”

“Ben Drowned ... kau juga salah satu karakter creepypasta ...” Liu tersadar. “Kau bagian dari Project Artemis!”

“Namun bagaimana dia membunuh Nixa dan Sersan Gabri? Saat itu dia berada di dekat kokpit, jauh dari kita?” tanya Nova.

“Alat teleportasi itu.” jawab Liu, “Dia menggunakannya untuk pergi ke bagian lain kapal, lalu kembali ke sini tanpa terdeteksi oleh kita. Makanya baterainya berkurang.”

“Hebat sekali deduksi kalian.” suara robot itu menggema. Terdengar suara sirine berbunyi keras. “Namun kalian lupa, bahwa tanpa Kapten Dranagon, kapal ini akan kehilangan kendali dan menabrak Europa. Dan kalian semua akan mati.”

Suara robot tanpa perasaan itu membuat Liu, pertama kalinya setelah kematian Jeff, merasakan ketakutan.

“Tapi kau juga akan mati!”

“Aku dibuat dari bahan titanium; logam terkuat di alam semesta. Aku akan selamat dari dampak tabrakan ini dan selain itu ...” Alpha membuka engsel kecil di dadanya.

“Astaga!” jerit Dr. Theana dan Nova bersamaan begitu melihat cahaya memancar dari dalam lubang di dadanya.

“Apa ... apa itu? Mengapa kalian begitu ketakutan?”

“Dia ... dia memiliki reaktor nuklir berbahan plutonium di dadanya sebagai sumber energi. Walau kecil, tapi jika meledak, radiasinya akan memusnahkan seluruh kehidupan di Europa.”

“Jika aku tak berhasil membunuh mereka ...” lanjut robot itu, “Aku akan menggunakannya untuk melenyapkan kehidupan di Europa ....”

“Ki ... kita harus menghentikannya ...” Liu mencoba bangkit.

 

2015, SACRED HEART HOSPITAL

“Rahasia? Rahasia apa?”

“CORSPE ... perusahaan tempat ayahmu bekerja ... mereka mengadakan penawaran kepada ayahmu.”

“Penawaran? Penawaran apa?”

“CORSPE sedang melakukan penelitian tentang gen MAOA, warrior gene yang dikatakan menurun dalam darah yang mengalir di nadi setiap pembunuh berantai. Namun para ilmuwan CORSPE selalu berdebat, apakah para psikopat lebih dipengaruhi oleh gen itu ataukah oleh didikan … nature vs nurture. Jadi mereka menawarkan orang tuamu untuk ikut dalam percobaan tersebut. Mereka menyetujuinya, karena sejak awal orang tuamu memiliki kesulitan dalam memiliki anak dan teknologi canggih yang dimiliki CORPSE menawarkan solusinya.”

“Jangan katakan anak dengan gen MAOA itu adalah Jeff?”

“Ya ... namun ibumu tak pernah setuju dengan eksperimen itu. Ia selalu takut dengan Jeff ... karena itu ia memutuskan mengadopsi anak kedua.”

“Anak itu adalah aku?”

“CORSPE tetap memonitor perkembangan kalian hingga ayahmu mulai muak dengan perusahaan itu yang hanya menganggap Jeff sebagai kelinci percobaan mereka. Maka dia melarikan diri ke New Davenport dan semua tampak akan berakhir bahagia hingga ...”

“Tragedi di pesta ulang tahun Billy ...”

“Aku tahu ini karena aku dulu pernah bekerja di CORPSE. Semua cerita ini benar, tapi kisah terakhir ini hanyalah desas-desus yang kudengar ... aku tak tahu kebenarannya ...”

“Apa itu, Eva? Ceritakanlah!” seru Liu, “Apa itu yang menyebabkan Jeff membunuh orang tua kami dan juga berusaha membunuhku?”

 

2465 AD, KAPAL GENESIS

Suara sirine itu terus berbunyi. Kapal akan segera jatuh dan bertabrakan dengan permukaan Europa.

“Pergilah ke dalam kapal evakuasi, cepat!” seru Dr. Theana.

“Apa yang akan kau lakukan?” seru Liu, “Kami takkan meninggalkanmu di sini!”

“Pergi sekarang, cepat! Hanya aku yang bisa menghentikan robot gila itu!”

“Ayo, Liu!” Nova menarik tubuh Liu ke dalam pesawat kecil itu, “Cepat masuk!”

Alpha segera menembakkan senjatanya lagi dan menyetrum tubuh Dr. Theana, namun anehnya dia tak apa-apa. Serangan itu sama sekali tak bereaksi terhadapnya.

“Kenapa? Kenapa ini?” tanya Liu kebingungan, “Kenapa tubuh Dr. Theana kebal terhadap serangannya?”

“Kelemahan senjatamu, Alpha, adalah hanya bisa membakar kulit.” bisik Dr. Theana sambil tersenyum dan mengeluarkan kalung dengan medali di ujungnya, “Dan aku tak memiliki kulit.”

“Apa kau tak mengerti?” seru Nova, “Dr. Theana itu android!!!”

Liu shock mendengar plot twist itu. Namun Nova lebih terkejut melihat medali yang dikeluarkan Dr. Theana.

“ITU CHRONOS!!!” jeritnya.

“Apa? Lubang hitam itu?” seru Liu tak percaya.

“Kalian cepatlah pergi! Aku akan menelan robot ini ke dalam kegelapan bersamaku!” seru Dr. Theana.

“Tidak! TIDAAAAAK!!!” Liu berusaha membebaskan diri untuk menyelamatkan Dr. Theana, namun Nova sudah mengunci pintu pesawat evakuasi itu dan meluncurkannya keluar dari Kapal Genesis.

Dari kejauhan mereka bisa melihat pesawat itu meledak ditelan ledakan bom atom, namun segera ... pusaran gelap menghisap ledakan itu beserta radiasinya, lalu menghilang.

Dari kejauhan mereka bisa melihat bintang-bintang dan planet Jupiter yang sangat indah.

“Kita akan segera mendarat di permukaan Europa dalam lima menit .... AAAAA!!!!” Nova menjerit ketika sesuatu menyerangnya di dalam kokpit. Sebuah bayangan hitam yang menyeringai ke arah Liu.

“Smilling dog!” Liu segera menendang hewan itu, “Seharusnya aku tahu itu bukan serigala, tapi seekor anjing!”

Liu segera meraih pistolnya dan menembakkannya ke arah anjing itu sebelum ia menyerang kembali. Tembakan itu meleset dan malah menghancurkan dinding pesawat. Lubang menganga di dinding pesawat itu segera menyebabkan segala yang ada di dalam pesawat tersedot keluar, termasuk anjing iblis itu. Namun Liu dan Nova masih bertahan berkat sabuk pengaman mereka.

“Pesawat mengalami kebocoran!!!”

Sirine darurat dan lampu merah yang berkedip-kedip segera mengingatkan mereka akan bahaya yang masih mengintai mereka.

“Kita meluncur terlalu cepat! Kita akan menabrak permukaan Europa!!!”

 

2015, SACRED HEART HOSPITAL

“Apa sebabnya Jeff membunuh ayah dan ibuku serta berusaha membunuhku, Eva?” pinta Liu, “Aku harus tahu!”

Air mata menitik di pelupuk mata Eva, “Apa kau yakin ingin mendengarnya, Liu? Ini akan menyakiti hatimu.”

“Aku harus tahu kebenarannya. Kumohon!”

“Baiklah, akan kuceritakan yang sesungguhnya. Rahasia ini telah tersimpan rapi selama bertahun-tahun, namun ibumu .... setelah tragedi di pesta itu …. setelah melihat keadaan Jeff yang terbakar dan tertawa bak orang gila ... ia tak tahan lagi. Ia mengatakan sesuatu pada ayahmu malam itu.”

“Apa yang ibuku katakan?”

“Ia mengatakan bahwa ia tak tahan melihat penderitaan anaknya itu dan berencana meng-euthanasia Jeff ... menidurkannya untuk selamanya ...”

“Ibu ingin Jeff mati?”

“Jeff tak sengaja mendengarnya dan hal yang paling membuat kakakmu sakit hati adalah saat ayahmu justru setuju. Orang tuamu lebih memilihmu ketimbang Jeff, karena kau tak memiliki gen pembunuh itu. Itu yang membuatnya kalap malam itu.”

“Astaga ...” Liu langsung terkulai lemas, “Jeff ... Tidak ...”

Dan iapun mengisi malam itu dengan tangisan penuh penyesalannya. Liu akhirnya mengerti mengapa Jeff bisa mengila … mengapa ia membunuh begitu banyak orang.

Karena dirinya.

 

2465 AD, EUROPA

Segala ingatan itu seakan mengalir kembali ke benak Liu saat pesawat mereka meluncur menuju permukaan Europa dengan kecepatan tinggi.

Ia masih hidup setelah malam ia membunuh Barbara Walters di Sacred Heart Hospital. Eva selamat bahkan Liu memutuskan menikah dengan gadis itu. Mereka hidup bahagia. Namun yang lebih penting, ia menemukan jalan takdirnya malam itu.

Ia menjadi pemburu. Setelah kematian Jeff, Liu menyadari bahwa ia ditakdirkan menghentikan aksi biadab para pembunuh berantai lain. Ia menjadi pembunuh berantai yang mengincar para pembunuh berantai.

Ia melakukannya hingga akhir hayatnya, dimana ia meninggal dengan tenang bersama istri yang ia cintai, dikelilingi anak-anak dan cucu-cucunya yang menyayanginya.

Ia yang sekarang adalah hasil kloning Liu yang dulu.

Akhirnya ia juga menyadari arti dari Project Artemis. Artemis adalah sang dewi pemburu. Tak hanya para psikopat itu yang bisa berburu. Ia dan Icarus seharusnya menjadi pemburu bagi para pembunuh berantai itu, untuk menghabisi mereka begitu mereka menyelesaikan tugas mereka di Europa. Itulah maksud Project Artemis yang terkutuk itu.

Namun ia bahagia sekarang. Tanpa proyek itu, ia takkan bertemu kembali dengan Jeff.

Ia tak menyesal bila ia harus mati untuk kedua kalinya saat ini, asalkan ia bisa melihat mata itu lagi.

Mata Jeffrey Woods, kakak yang menyayanginya.

Tiba-tiba mereka merasakan hantaman keras. Namun begitu membuka matanya, Liu menyadari bahwa mereka masih hidup.

“Liu?” tanya Nova yang ada di depannya. “Kurasa kita tenggelam.”

“Apa?” Liu segera membuka pintu pesawat. Udara penuh oksigen segera menyerbu masuk. Liu mengangkat kepalanya dan melihat lautan yang luas dan sebuah daratan di dekat mereka.

“Kurasa terraforming di Europa berhasil. Ada air dan daratan di sini, sama seperti Bumi.”

“Syukurlah. Pesawat ini juga masih berfungsi.” Nova berusaha mengendalikan kapal itu, “Aku akan membawa kita ke pesisir.”

Pesawat mereka akhirnya tiba di sebuah pantai. Liu dengan lega keluar dari tempat itu dan menginjakkan kakinya di atas pasir.

“Kamera?” Nova yang masih berada di dalam pesawat baru saja menyadarinya, “Ada kamera di depan pesawat ini dan sepertinya ini merekam percakapan Dranagon dan Dr. Theana.”

Karena penasaran, Nova memutarnya.

“Hei, lihat!” seru Liu dari luar pesawat, “Ada manusia!”

Liu melambaikan ke arah orang itu. Orang-orang lain berdatangan, namun Liu mulai merasa aneh ketika melihat cara jalan mereka yang timpang.

“Mereka telah menemukan bentuk kehidupan baru di dasar lautan Europa. Kehidupan alien pertama.”

“Liu, sebaiknya kau masuk ke sini ...” seru Nova dari dalam pesawat.

Orang-orang semakin banyak berdatangan.

“Koloni Europa .... memutuskan kontak dengan kami sebulan lalu.”

“Nova ... apa kau memiliki senjata di dalam sana?” Liu mulai khawatir.

Nova segera melompat keluar dan memberikan sebuah senjata ke tangan Liu, sementara ia sendiri menggenggam sebuah senjata lain.

“Bagus, kita sudah lepas dari satu kapal penuh dengan pembunuh berantai plus robot gila ... dan sekarang malah terdampar di planet zombie.”

Mayat-mayat hidup itu mulai mendekat sambil meraung.

“Saatnya berburu!” kata Nova sambil mengokang senjata, “Kau siap?”

Liu tersenyum, apalagi dengan keberadaan reinkarnasi Jeff sebagai rekannya,

“Selalu siap!”

 

THE END

Wednesday, September 23, 2015

JEFF X: THE RISE OF HOMICIDAL LIU – CHAPTER 5A (ORIGINAL SERIES)

 

CRYPTIC VILLAIN

Copyright by: Dave Cahyo

LEAGUE

 

2015, SACRED HEART HOSPITAL

“Aku lupa masih ada kau, Suster Barbara Walters.”

Wanita itu tersenyum.

“Kau pemuda yang cerdas, Liu. Aku agak sukar mempercayaiku kau melewatkanku begitu saja dalam daftar tersangkamu.” Kata wanita itu dengan pistol tergenggam di tangannya, “Tapi tentu saja aku maklum. Itu pasti karena obat-obatan yang kumasukkan ke tubuhmu selama kau koma.”

Thursday, September 10, 2015

JEFF X: THE RISE OF HOMICIDAL LIU – CHAPTER 4 (ORIGINAL SERIES)

 

CRISIS

Copyright by: Dave Cahyo

CREEPYCORPS

 

2015, SACRED HEART HOSPITAL

“Astaga ... semua mayat ini ... apa aku yang melakukannya?”

Ia sekamar dengan Penelope. Ia juga membenci anggota gangster itu. Ia juga membenci Dr. Ethan Steele karena perbuatannya menerima berlian itu.

Ia membenci mereka semua.

Apa ia membunuh mereka dalam tidur?

Tiba-tiba Liu menoleh dan melihat seutas wajah. Gadis itu tampak terkejut melihat segala kengerian yang ada di dalam kamar itu.

Itu adalah wajah Eva.