Showing posts with label SCIENCE. Show all posts
Showing posts with label SCIENCE. Show all posts

Thursday, December 19, 2024

APA ITU IMPLODE? MENILIK KASUS KARAMNYA KAPAL SELAM TITAN DARI SEGI SAINS

Hello guys! Ini adalah sekelumit artikel sains yang gue tulis di Karyakarsa. Jika kalian ingin membaca lebih banyak artikel seperti ini, ikuti saja link di bawah ini ya (atau masuk saja ke halaman utamanya lalu pilih “Karya”, lalu geser ke kanan dan pilih “Science”.

https://karyakarsa.com/dave.cahyo/posts?tag=Science

Kasus ini juga gue bagi menjadi dua bagian, untuk membaca lanjutannya, silakan gabung di Karyakarsa gue, ok? :D 

Pada 18 Juni 2023, kapal selam Titan yang hendak menjelajahi bangkai kapal Titanic tiba-tiba menghilang di dalam lautan. Berita itu sontak membuatnya viral di media sosial. Ironis memang, kapal selam yang dinamai Titan ini akhirnya mengikuti jejak Titanic, tenggelam dalam kedalaman samudra.  Karamnya kapal selam tersebut mengenalkan kita pada istilah baru, yakni “implode”, yakni kebalikan dari “explode” atau meledak.

Apakah yang terjadi sebenarnya terhadap kapal selam naas itu? Lalu benarkah sama seperti Titanic, nasib malang yang dialami Titan adalah akibat kesombongan pembuatnya?

Wednesday, December 4, 2024

APAKAH INI GUA PALING BERBAHAYA DI DUNIA?

Hello guys! Ini adalah sekelumit artikel sains yang gue tulis di Karyakarsa. Jika kalian ingin membaca lebih banyak artikel seperti ini, ikuti saja link di bawah ini ya (atau masuk saja ke halaman utamanya lalu pilih “Karya”, lalu geser ke kanan dan pilih “Science”.

https://karyakarsa.com/dave.cahyo/posts?tag=Science


Apa sih gua paling berbahaya di dunia? Mungkin ada yang menjawab, itu Bang gua yang pernah dibahas di blog dimana ada yang kejepit di sana sampai meninggal? Ah, itu mah masih kurang berbahaya dengan gua yang satu ini. Saking berbahayanya, jika kalian masuk ke dalam gua ini, bisa jadi umur kalian takkan panjang. Tak hanya itu, bisa jadi akan ada bencana apokaliptik bak “Last of Us” jika ada yang nekad masuk ke gua ini.

Penasaran gua apa yang gue maksud?

Thursday, November 21, 2024

INILAH PERKIRAAN BERAPA BANYAK MANUSIA DI BUMI INI

 Hello guys! Ini adalah sekelumit artikel sains yang gue tulis di Karyakarsa. Jika kalian ingin membaca lebih banyak artikel seperti ini, ikuti saja link di bawah ini ya (atau masuk saja ke halaman utamanya lalu pilih “Karya”, lalu geser ke kanan dan pilih “Science”.

https://karyakarsa.com/dave.cahyo/posts?tag=Science

Pernah penasaran ada seberapa banyak sih manusia di muka planet ini? Gimana kalo semua orang di muka bumi dikumpulin di satu tempat. Kira-kira luasnya butuh berapa ya?

Thursday, September 21, 2023

MANDELA EFFECT DAN MACAM-MACAM EFEK LAINNYA YANG MEMPENGARUHI KEHIDUPAN KITA (3)

Gimana, udah belajar banyak belum? Postingan seperti ini secara rutin gue kasih kok di Karyakarsa sebagai bagian Science Week (dulu namanya Citayam Science Week) yang nggak hanya berbau sains saja, melainkan juga psikologi. Gue juga membuat artikel tentang tujuh eksperimen psikologi paling kontroversial dimana kalian bisa belajar banyak tentang hakikat manusia (cailah). Makanya langganan Karyakarsa gue ya hahaha. Silakan mari kita simak “effect-effect” lain yang tanpa kalian sadari, mempengaruhi hidup kalian.

MANDELA EFFECT DAN MACAM-MACAM EFEK LAINNYA YANG MEMPENGARUHI KEHIDUPAN KITA (2)

Gimana, sudah cukup tercerahkan belum dengan beberapa efek psikologi yang gue berikan kemarin? Kalo belum, masih ada banyak kok yang belum gue sampaikan. Beberapa di antaranya seperti placebo effect sudah sering terdengar, namun beberapa mungkin masih asing, walau dalam kehidupan sehari-hari kita rasakan. Apa saja efek-efek yang akan dibahas hari ini? Simak saja artikel berikut ini.

MANDELA EFFECT DAN MACAM-MACAM EFEK LAINNYA YANG MEMPENGARUHI KEHIDUPAN KITA (1)

Kebetulan salah satu pendukung Karyakarsa meminta gue untuk membahas salah satu topik tentang efek. Ketika mempelajarinya, gue menemukan bahwa ternyata ada banyak efek-efek lain ternyata cukup menarik. Contohnya, kalian mungkin sudah tak asing dengan yang namanya Butterfly Efect, Domino Effect, sampai Greenhouse Effect. Yang jelas, efek merupakan sebutan bagi sebuah situasi yang memiliki dampak yang cukup signifikan pada kita dan nggak hanya bisa diterapkan di sains saja, melainkan sampai ke psikologi. Salah satu yang ingin gue bahas adalah Mandela Effect, namun ada banyak juga kok efek-efek lain yang cukup penting untuk kita ketahui. Apa saja? Mari kita simak bersama.

Friday, July 3, 2020

10 MISTERI TERBESAR DALAM BIOLOGI: CHAPTER 2- MIMPI, HOMOSEKSUALITAS, HINGGA KEABADIAN


Yup, meong inipun menyimpan rahasia alam

Kembali ke 10 misteri terbesar di Biologi (nggak bosen kan belajar Biologi bentar?). Di episode sebelumnya kita sudah membahas konsep LUCA hingga Adam dan Eva menurut konsep Biologi, sampai alien pun nyasar di pembahasan kita. Nah, apalagi yang akan kita bahas? Well, it will getting more and more controversial!

Thursday, July 2, 2020

10 MISTERI TERBESAR DALAM BIOLOGI: CHAPTER 1 – PENCIPTAAN MANUSIA, EVOLUSI, HINGGA ALIEN

Seneng aja sih ama animasinya bisa muter-muter

Beberapa bulan ini gue bahas Fisika terus ampe capek (salah siapa coba). Kali ini gue akan mengganti topik sedikit dan akan membahas tentang Biologi. Tapi mungkin kalian bertanya-tanya, kenapa sih gue jadi banting setir gini bahas sains, padahal dulu bahas misteri dan horor. Well karena misteri dan horor nggak sekedar soal Slenderman kasus kriminal aja guys. Misteri juga bisa berupa misteri di alam semesta ini horor juga bisa berupa krisis eksistensi mengetahui betapa tak berartinya diri kita di jagad raya ini (cieeee).

Tapi alasan yang paling kuat sebenarnya adalah seminar dari Mendikbud yang gue live streaming beberapa bulan lalu di Youtube (diwajibin kantor sih wkwkwk). Ada beberapa sesi dan jujur aja gue nggak ngeh ama sebagian besar materinya (yang gue inget di sana ada Chelsea Islan ama Jerome Polin wkwkwk). Tapi ada satu pesan yang gue inget banget di sana, yakni anjuran untuk membuat konten pendidikan.

So here we are guys. Gue ampe ngorbanin channel Youtube gue demi mengisi konten-konten di blog ini wkwkwk. Karena jujur, gue lebih menikmati nulis ketimbang bikin video sih. It's fun, but I'm more passionate in blogging.

Nah, tanpa kebanyakan curhat lagi, inilah 10 misteri dalam Biologi yang perlu kalian tahu!

NUN JAUH DI SANA, ADA SEBUAH BINTANG YANG LEBIH TUA KETIMBANG ALAM SEMESTA



Penampakan bintang misterius yang akan kita bahas kali ini

Hingga kini kita telah banyak membahas banyak hal tentang alam semesta, namun mari kita kembali ke pertanyaan paling basic. Apakah bintang tertua di alam semesta ini? Pada 1912, seorang astronom Amerika bernama Walter Adams menemukan apa yang sepertinya menjadi bintang tertua di alam semesta ini. Bintang itu terdapat di Konstelasi Libra (Timbangan), di dalam galaksi kita sendiri, Bima Sakti. Uniknya, bintang yang diberi kode HD 140283 itu terletak lumayan dekat dengan kita, yakni berjarak 200 tahun cahaya. Berapa umurnya? Ilmuwan memperkirakan umurnya sekitar 16 miliar tahun, sangat tua bila dibandingkan dengan Matahari kita yang masih berumur 4,5 miliar tahun).

Masalahnya adalah, alam semesta kita berumur 13,799 miliar tahun.

Dengan kata lain, bintang tersebut lebih tua ketimbang alam semesta kita.

Namun bagaimana mungkin?

A STRANGER STAR: APAKAH BINTANG BARNARD MEMBUKTIKAN KEBERADAAN STELLAR ENGINE CLASS A?


Di sinilah lokasi Bintang Barnard yang misterius

Di postingan terdahulu gue pernah menerangkan tentang “Stellar Engine” atau “Mesin Perbintangan”. Ada 3 kelas stellar engine yang gue paparkan, yakni Class A (Skhadov Thruster), Class B (Dyson Sphere), dan Class C (Kaplan Thruster). Fungsinya pun berbeda. Stellar engine Class A dan C berfungsi untuk memindahkan bintang (berserta tata suryanya), sementara Class B digunakan untuk memanen energi bintang. Namun prinsip ketiganya sama, yakni dibangun oleh minimal Peradaban Type II (menurut Skala Kardhasev) untuk memanipulasi bintang.

Nah, mungkin ada pertanyaan di benak kalian. Apakah ada bukti mengenai keberadaan stellar engine ini, ataukah baru hipotesis semata? Gue pernah memaparkan tentang kemungkinan bukti adanya Dyson Sphere, yakni keberadaan Bintang Tabby yang misterius. Nah, apakah ada bukti juga yang menegaskan keberadaan stellar engine kelas lainnya?

Well, mungkin ada. Namanya adalah Barnard Star.

FINE-TUNED UNIVERSE: CHAPTER 2 – PRO KONTRA PENCIPTA JAGAD RAYA


Apakah alam semesta kita sesungguhnya dirancang seperti arsitek yang tengah mendesain bangunan ini, ataukah semua berjalan sesuai dengan prinsip Dunia Kuantum, yakni probabilitas?

Bagaimanakah pendapat yang kontra dengan Fine-Tuned Universe? Beberapa (atau malah banyak mungkin) ilmuwan yang tak setuju dengan konsep “Grand Design” (alias alam semesta ini sudah dirancang oleh “Higher Being” untuk bisa menampung kehidupan) mengemukakan alasan lain. Mereka menawarkan penjelasan yang dirangkum dalam istilah “Bayesian probability”.

Apa itu probabilitas Bayesian?

FINE-TUNED UNIVERSE: CHAPTER 1 – BISAKAH SAINS MEMBUKTIKAN TUHAN?

Kehidupan sesungguhnya amatlah ringkih hingga hanya ada dua kemungkinan, antara kita mendapat keberuntungan berupa kebetulan yang luar biasa, atau kita ada karena campur tangan Tuhan

Salah satu pertanyaan, atau bahkan bisa juga bisa disebut “misteri”, terbesar dalam sains adalah darimana kita berasal. Apakah kita sengaja diciptakan? Ataukah keberadaan manusia di alam semesta ini sekedar kebetulan? Tak mudah memang menjawabnya. Namun semakin dalam para ilmuwan mempelajari tentang alam semesta dan kehidupan kita di Bumi, jawaban-jawaban tersebut seakan mendorong mereka ke sebuah skenario, yakni “Fine-Tuned Universe” atau “alam semesta yang disetel dengan apik”.

Apakah Fine-Tuned Universe itu? Dan apakah benar konsep Fine-Tuned Universe membuktikan keberadaan Tuhan?

BIG BANG TRILOGY: CHAPTER 3 – APA YANG ADA SEBELUM PERMULAAN, SEBELUM WAKTU DIMULAI?



Istri: "Pastii dia lagi mikirin awewe lain."
Suami: "Apa ya yang terjadi sebelum Big Bang?"

Sekitar abad ke-4 Masehi, seorang orang suci Katolik bernama Saint Augustine yang lahir di Aljazair, Afrika Utara, mengajukan sebuah pertanyaan filosofis. “Apa yang Tuhan lakukan sebelum Penciptaan?”. Uniknya, pertanyaan ini, bahkan setelah 2 milenium berlalu, masih saja diutarakan oleh para fisikawan. Bahkan ilmuwan atheis-pun akan bertanya-tanya, apa yang terjadi sebelum Big Bang? Apa yang terjadi sebelum waktu dimulai? Pertanyaan-pertanyaan itu tentu saja menggelitik nalar dan jawabannya, seperti diutarakan oleh para ilmuwan-ilmuwan ini menggunakan prediksi saintifik, mungkin lebih aneh ketimbang yang kalian pikirkan.

BIG BANG TRILOGY: CHAPTER 2 – KISAH KEMANUNGGALAN DAN PENCIPTAAN


Big Bang bak sebuah fajar bagi alam semesta. Namun seperti apakah "fajar" perdana di seluruh jagad raya tersebut?


Nah, jika kalian membayangkan proses Penciptaan, apakah yang kalian bayangkan? Dalam Kitab Suci disebutkan Tuhan menciptakan dunia dalam 7 hari. Apakah 7 hari itu berarti ribuan bahkan jutaan (atau bahkan miliaran) tahun? Ataukah beberapa detik? Karena kita tahu jelas (bahkan tanpa bukti sekalipun) bahwa waktu yang dirasakan Tuhan takkan sama dengan yang dialami makhluk fana seperti kita.

Melalui Fisika, kita bisa tahu bahwa jawabannya bisa keduanya.

Wednesday, July 1, 2020

BIG BANG TRILOGY: CHAPTER 1 – THE FORCE SAGA BEGINS


Segenap alam semesta ini, termasuk dunia kita, tercipta melalui peristiwa yang disebut "Big Bang"

Penggemar kultur pop Barat mungkin lebih mengenal “Big Bang Theory” sebagai judul serial komedi Hollywood. Kalo kalian penggemar K-Pop, mungkin kata “Big Bang” memiliki arti lain, yakni boyband sukses asal Korea. Tapi pastinya para pembaca blog Mengaku Backpacker yang tertarik dengan misteri alam semesta pasti mengenalinya sebagai teori asal-usul jagad raya ini. Bahkan bisa dikatakan “Big Bang” adalah detik dimana Tuhan menciptakan alam semesta ini.

Tak heran mengapa Big Bang seolah tak bisa dipisahkan dengan konsep Ketuhanan. Pencetus pertama teori ini saja adalah seorang pastur Katolik asal Belgia yang juga seorang fisikawan bernama Georges Lemaître. Namun istilah “Big Bang” sendiri pertama kali diperkenalkan oleh astronom asal Inggris bernama Fred Hoyle pada 1949 untuk kemudian dipopulerkan ke khalayak publik oleh Stephen Hawkings lewat bukunya “Brief History of Time”.

Namun apa sebenarnya Big Bang itu? Pertanyaan itu akan gue jawab sekarang melalui trilogi artikel mengenai Big Bang ini.

TOP 10 PSEUDOSCIENCE: APAKAH KAMU SALAH SATU KORBAN SAINS PALSU?




Bagaimana pendapat kalian tentang sains? Sains memang banyak membantu segala aspek kehidupan kita. Mulai dari obat-obatan di puskesmas hingga smartphone kesayangan kita, semua tercipta berkat sains. Sedangkan ada pula ada sisi sains yang nggak mudah diterima oleh masyarakat kita, sebut saja contohnya Teori Evolusi. Namun sekontroversial apapun, dalam proses pencarian kebenaran, sains senantiasa menggunakan “metode ilmiah” yang mampu dipertanggungjawabkan. Dengan kata lain, semua pendapat dan teori, jika ingin disebut bagian dari “sains”, haruslah melalui pengujian dan pembuktian terlebih dahulu.

Nah, segala sesuatu yang hanya berbau “sains” namun tidak memiliki pembuktian ilmiah disebut dengan “pseudosains” atau “sains palsu”.

Thursday, June 11, 2020

THE GREAT ATTRACTOR: MISTERI TERBESAR DI JAGAD RAYA INI



Di antara perbintangan inilah sang "Great Attractor" berada. Apakah itu? Tak ada yang benar-benar tahu


Alam semesta memiliki banyak misteri, kita semua tentu bisa mengamini. Walaupun para ilmuwan bisa menebak kala sang jagad raya tercipta (Big Bang) hingga bagaimana ia akan musnah (ada empat skenario musnahnya jagad raya, mulai dari Big Rip, Big Freeze, Big Crunch, dan Big Slurp), namun masih ada saja pertanyaan tak terjawab tentang jagad raya ini. Salah satunya mengapa “void” bisa ada. “Void” (gue menerjemahkannya sebagai “Kehampaan”) adalah bagian alam semesta yang teramat gelap karena hanya memiliki sedikit bintang ataupun galaksi di dalamnya, bila dibandingkan dengan wilayah alam semesta lain. Baik bintang maupun benda langit lainnya seakan “menghindari” Kehampaan ini. Sebuah jawaban muncul, bahwa mereka “menghindari” Kehampaan itu karena tertarik ke arah lain, yang dinamakan “The Great Attractor”.

Namun apakah “The Great Attractor” itu? Misteri itu bahkan jauh lebih besar, bahkan mungkin menjadi misteri terbesar di jagad raya ini.

PARTIKEL TUHAN: SANG ZARAH MAHADAYA YANG MAMPU MEMUSNAHKAN DAN MENCIPTAKAN JAGAD RAYA


Sekeren apapun namanya, partikel tuhan takkan menjawab doa kita
Mungkin kalian pernah mendengar tentang partikel tuhan atau “god particle”. Ketika ditemukan pada 2012, partikel ini langsung mengundang perhatian publik. Bukan hanya karena penemuannya merupakan bukti kemajuan sains yang tak bisa dibendung, namun juga karena namanya yang sensasional. Partikel ini oleh ilmuwan sesungguhnya dinamai “boson Higgs” sesuai dengan nama fisikawan peraih Nobel bernama Peter Higgs yang semenjak 1964 sudah meramalkan keberadaan partikel itu.

Namun pada 1993, seorang fisikawan lain bernama Leon Lederman (yang juga peraih Nobel) menjulukinya dengan nama lain, yakni “god particle”. Kala itu sebenarnya ia ingin menamainya “goddamn particle” karena begitu susahnya partikel itu ditemukan. Namun editornya menyarankan nama sensasional lain, yakni “god particle”. Alasannya, karena partikel itu begitu purba dan sudah ada semenjak masa Penciptaan (Big Bang). Tugasnya-pun teramat “kudus”, yakni memberikan massa kepada partikel-partikel lainnya. Tanpa massa, tentu hukum-hukum fisika yang ada di semesta ini takkan berlaku dan takkan ada apapun yang mampu tercipta.

Pada awalnya, nama itu dirasa terlalu berlebihan untuk disematkan pada sebutir partikel yang tak kasat mata. Pasalnya, walaupun penemuan partikel boson Higgs memang amatlah penting, namun keberadaannya tak menjawab pertanyaan apapun mengenai Tuhan dan asal-usul alam semesta. Namun mungkin pendapat itu justru keliru. Semakin diselidiki, ilmuwan semakin menyadari bahwa partikel tuhan itu mungkin memang memiliki kekuatan seperti Tuhan, bisa melenyapkan seluruh alam semesta menurut kehendaknya, atau bahkan menciptakan alam semesta baru.

Bagaimana caranya?

TEORI “QUANTUM MIND”: PART 2 – DARIMANA ASALNYA KESADARAN KITA?



Kita sudah mengetahui posisi benda-benda langit, mengukurnya, bahkan memperkirakan takdir alam semesta ini. Namun kita belumlah bisa menjawab pertanyaan paling fundamental mengenai diri kita sendiri. Darimanakah asal kesadaran itu?

Sangat ironis bahwa kita menjelajah sampai ke luar angkasa untuk menyelidiki alam semesta, padahal kita belum bisa menjawab pertanyaan sederhana tentang diri kita sendiri di Bumi ini. Sebagai manusia kita memiliki kesadaran. Namun darimana asal kesadaran itu?

Para peneliti sudah sejak lama mengetahui bahwa konsep “kesadaran” (consciousness) berbeda dengan “pikiran”. Otak kita jelas bisa berpikir, namun dari mana asal kesadaran? Tentu seorang dokter ahli bedah bisa dengan mudah menjawabnya, kesadaran yang asalnya dari otak. Coba bedah aja kepala lu dan otaknya diambil, apa lu kira-kira masih bisa sadar? Tentu tidak bukan. Tapi ternyata tak sesederhana itu. Kita tahu bagaimana pikiran bekerja, yaitu dengan interaksi rumit neuron-neuron (sel saraf) yang ada di otak kita. Kita bahkan bisa meniru cara kerja pikiran tersebut dan menerapkannya, semisal pada komputer dan kecerdasan buatan (AI). Bahkan kita bisa membuatnya memiliki ingatan (memori) hingga memecahkan masalah, sama seperti otak manusia.

Namun, bisakah kita meniru kesadaran? Hingga kini kita tak bisa melakukannya, sebab kita masih belum tahu bagaimana kesadaran bekerja dan darimana asalnya.

Uniknya, pertanyaan itu mungkin bisa dijawab dengan teori Mekanika Kuantum.

TEORI QUANTUM MIND: PART 1 - APAKAH BINTANG MEMILIKI KESADARAN?

This meme become relatable if you read this post


Kembali ke pertanyaan gue di ending episode yang lalu, apakah bintang memiliki kesadaran? Mungkin kalian berpikir, kok pertanyaannya aneh begini? Kan jelas bintang itu benda mati, jadi pastinya tidak memiliki kesadaran. Jika kita mengaitkannya ke Mekanika Kuantum yang aneh-pun, dimana elektron bisa memiliki kesadaran, itu kan hanya berlaku pada partikel? Bintang kan memiliki massa yang amat besar (nggak hanya lebih besar ketimbang kucing Schrodinger, namun juga lebih besar dari Bumi) sehingga panjang gelombang de Broglie-nya kecil. Berarti hukum yang berlaku di Mekanika Kuantum nggak berlaku pada bintang?

Nah, untuk menjawab mengapa pertanyaan apakah bintang memiliki kesadaran bisa sampai muncul di benak para fisikawan, gue akan memperkenalkan dulu kalian pada sebuah cabang ilmu Fisika yang dinamakan Astrofisika (Astrophysics). Astrofisika adalah cabang ilmu Fisika (atau lebih tepatnya cabang dari Astronomi) yang mempelajari tentang bintang. Astrologi sendiri berasal dari kata “aster” yang berarti bintang dan “logos” yang berarti ilmu.

Salah satu pertanyaan paling mendalam yang dihadapi oleh setiap ahli astrofisika adalah tentang ada tidaknya partikel yang disebut sebagai “dark matter”. Namanya aja udah serem ya, apa itu dark matter dan apa kaitannya dengan kesadaran?

Simaklah artikel berikut ini untuk lebih jelasnya.