Showing posts with label LEAGUE OF CREEPYPASTA. Show all posts
Showing posts with label LEAGUE OF CREEPYPASTA. Show all posts

Tuesday, January 19, 2016

LEAGUE OF CREEPYPASTA: EPISODE 2

 

LEAGUE OF CREEPYPASTA: WARS OF PHOENIX

SCENE 2:

CREEPY-HOLOCAUST

  LEAGUE

Para anggota SWAT itu turun dari truk berlapis baja mereka sambil menenteng senjata menuju pintu gudang yang terbengkalai itu.

Salah satu orang memberi komando. Anak buahnya segera menempel bom C4 di gembok pintu gudang itu. Mereka segera bersembunyi dan “DUAAAAR!!!” bom itupun meledak. Para anggota SWAT itu menyelinap masuk dan menyebar membentuk formasi.

Gudang itu amat gelap. Satu-satunya cahaya di ruangan yang luas itu hanyalah cahaya rembulan yang meremang memasuki jendela kaca yang sebagian besar telah pecah.

Thursday, January 7, 2016

LEAGUE OF CREEPYPASTA: EPISODE 1

 

LEAGUE OF CREEPYPASTA: WARS OF PHOENIX

SCENE ONE:

CRUEL DESTINY OF BEN DROWNED

  LEAGUE

 

Dimana aku?

Darimana asalnya semua cahaya terang ini?

Ben terbangun. Cahaya putih yang menyilaukan mata adalah hal pertama yang ia lihat. Kemudian wajah-wajah pria bermasker di sekelilingnya.

“Siapa kalian?”

LEAGUE OF CREEPYPASTA: PROLOGUE

 

LEAGUE OF CREEPYPASTA: WARS OF PHOENIX

PROLOGUE:

MEMOIR OF A PSYCHOPATH

LEAGUE

–– Aku memberinya nama Phoenix – Ultima. Teman-temanku menganggap nama itu terlalu panjang, jadi akhirnya aku menyebutnya “Phoenix” saja. Sayang sekali, padahal nama Ultima merupakan julukan yang pas untuk menggambarkan obsesiku, menciptakan tokoh creepypasta terhebat; tokoh paling mengerikan yang akan selalu dikenang orang

–– Pernahkah, ketika tengah membaca cerita creepypasta di internet, kau merasa bosan? Kau sudah menginvestasikan waktu dan tenagamu untuk membaca, namun merasa kecewa karena ceritanya hanya itu-itu saja. Padahal mereka telah menciptakan tokoh yang begitu kuat, tokoh yang membuatmu merinding, namun tetap saja ceritanya tak memuaskan. Lalu kau berpikir bahwa kau bisa menciptakan cerita yang lebih hebat, lebih seram? Well, itulah yang terjadi padaku