Tuesday, September 17, 2019

KASUS KELUARGA BOBBITT: SALAH SATU KASUS KRIMINAL PALING ABSURD YANG PERNAH GUE DENGER




Pada 1993, kasus keluarga Bobbitt yang melibatkan sepasang suami istri bernama John dan Lorena Bobbitt menjadi kasus paling sensasional di Amerika dan diliput banyak media. Alasannya, kasus kriminal ini benar-benar mengejutkan publik saat itu. Lorena memotong alat kelamin suaminya sendiri dan membuangnya ke sebuah tempat antah berantah saat ia berkendara. Para dokter pun berhasil menemukan-”nya” itu dan menyambungkan-”nya” kembali. Setelah itu, John kemudian membuktikan “benda pusakanya” masih berfungsi seperti sediakala dengan bermain menjadi bintang film porno. WTF?

Readers, inilah Dark Case kali ini.

BABY BYE BYE BYE: LAGU PERTAMA YANG DICIPTAKAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE



Film-film seperti “Terminator” serta web series semacam “Black Mirror” dan “Death, Sex, Robots” memperingatkan manusia akan bahaya teknologi yang bisa mengambil alih kehidupan manusia, termasuk di antaranya “Artificial Intelligence” (AI) atau “Kecerdasan Buatan”. Nah, kayaknya kita semakin dekat ya dengan dunia futuristik yang digambarkan oleh film dan serial-serial tersebut, soalnya kini ada robot yang bisa bikin lagu lho.

INTRODUCING ROBIN SEPLUT: THE ONLY YOUTUBER I TRUST


Kalo ditanya siapa sih youtubers favorit gue, maka gue jawab salah satunya adalah Robin Seplut. Buat kalian yang penggemar kucing mungkin udah nggak asing ama sosok ini. Robin adalah cowok Rusia yang kerap membuat video tentang dirinya memberi makan kucing-kucing terlantar. Yap, cuma itu doang isi videonya. Simpel dan mengena. Tapi jangan salah, videonya bisa dapet jutaan views lho. Judul-judul videonya bisa dibilang kocak karena dia punya kemampuan bahasa Inggris yang pas-pasan. But the language of love transcends all spoken languages, and Robin Seplut is very fluent of it. Tagline andalannya adalah: "Ksksksksksk ..."

Salah satu video yang ingin gue bahas (masih ada hubungannya ama tema horor MBP nih) yakni yang berjudul “White Cat Very Angry” yang mengisahkan seekor kucing putih betina yang ia temui di jalan. Kucing ini terlihat amat marah besar dengan kucing oren jantan di dekatnya. Tapi begitu dekat dengan Robin, kucing putih itu langsung berubah manis dan manja. Kenapa ya kira-kira? Ternyata, bak plot twist di film-film M. Night Syahmalan, di akhir video terkuak alasan sebenarnya kenapa kucing putih ini mengamuk pada kucing oren ini. Alasannya nggak terduga dan bikin melongo!

Silakan simak saja videonya.

Monday, September 16, 2019

APA YANG AKAN KALIAN LAKUKAN JIKA MENEMUKAN MAKHLUK INI DI AKUARIUMMU?


Kisah ini dibagikan oleh seorang pengguna YouTube dengan nickname “Gurutek”. Ia menceritakan pengalamannya yang direkam 7 tahun lalu. Ia adalah penggila akuarium dan memiliki akuarium air laut di rumahnya. Secara misterius, koloni koralnya di dalam akuarium menghilang secara berurutan. Karena penasaran, iapun begadang semalaman untuk mencari tahu siapa “pelakunya”. Akhirnya, suatu malam, ia melihat sesuatu mengerikan menyelinap keluar dari bebatuan karang yang diletakkan di dalam akuarium sebagai display dan menemukan makhluk ini.

MY NEW FAVORITE SONG!




“You are my buddy until the end
You are my buddy, you're my best friend”

Gue pertama kali dengerin lagu ini di sebuah film tentang persahabatan yang heartwarming banget dan sejak itu nadanya stuck di kepala gue. Lagunya emang menyentuh banget (kayak tema filmnya), belum lagi catchy. Ayo viralkan lagu ini dengan mengirimkannya ke sahabat-sahabat kalian!

REVIEW “IT: CHAPTER TWO”: HOROR SESUNGGUHNYA ADALAH DUDUK 3 JAM NAHAN PIPIS DALAM BIOSKOP




Gue barusan nonton “It: Chapter Two” yang emang agak telat sih, tapi emang sengaja. Alasan kenapa gue nggak langsung nonton pas minggu pertama rilis adalah temen gue yang menyarankan untuk menonton dulu “It” versi jadul tahun 1990 sebagai referensi. Selain itu gue juga pengen merefresh ingatan gue dengan nonton “It” chapter pertama yang dirilis 2017. Hasilnya nggak mengecewakan. Banyak dialog-dialog yang lebih berarti ketika nonton film ini karena gue paham referensi “It” besutan tahun-tahun sebelumnya. Dan membaca (at least sinopsisnya di Wikipedia) novel “It” juga banyak membantu, sebab “It: Chapter Two” ini lebih setia dengan novelnya, yah walaupun banyak juga materi-materi yang nggak masuk di filmnya, walaupun durasinya udah lama, yakni 3 jam. Gue juga akan menekankan durasi dalam review gue kali ini, karena banyak review menyatakan kalo “It: Chapter Two” ini nggak seseram “It” chapter pertama. But I should've known, THEY'RE ALL F**KIN LIAR! NGGAK SEREM APAAN?! TIGA JAM ISINYA JUMPSCARE MELULU WOI!!!

Friday, September 13, 2019

INJUSTICE LEAGUE PART 2: (LAGI!) KORBAN-KORBAN SALAH TANGKAP YANG MENDERITA GARA-GARA KEGAGALAN HUKUM


11. Ed Johnson


Pada tahun 1906, seorang pria berkulit hitam dituduh secara tidak adil memperkosa seorang gadis kulit putih bernama Nevada Taylor. Walaupun pada saat itu bukti-bukti menunjukkan hal sebaliknya dan Pengadilan Tinggi AS juga mengabulkan permintaan banding Ed, namun masyarakat yang mayoritas kulit putih sudah keburu marah. Sang sheriff kota itu yang tak setuju dengan keputusan Mahkamah Agung, menyeret Ed keluar dari penjaranya dan dengan bantuan penduduk kota yang marah, menggantungnya di alun-alun.