Kita sebagai generasi muda selayaknya bersyukur sudah bisa selfie2 berkat kemajuan teknologi kala ini. Dulu pada saat fotografi pertama ditemukan, membuat foto adalah sesuatu yang sangat mahal dan sulit dilakukan. Ini disebabkan karena ahli fotografi sangat jarang. Apalagi kamera zaman dulu masihlah besar dan rumit penggunaannya. Pada pertengahan 1800-an (atau disebut era Victoria), satu-satunya saat dimana rakyat jelata bisa difoto adalah saat dimana mereka meninggal. Kebiasaan membuat foto untuk mengenang mereka yang sudah meninggal pada masa Victoria ini kerap disebut dengan istilah “Memento Mori”, bahasa Latin untuk “ingatlah kematianmu”. Tak jarang, keluarga ikut berfoto bersama jenazah orang yang mereka sayangi sebagai kenang2an. Yang cukup disturbing, mereka akan dirias bahkan “berpose” seperti saat mereka hidup. Belum lagi foto pada zaman itu masih hitam putih, menambah kesan “eerie” alias ngeri pada foto2 orang yang sudah meninggal ini. Seberapa mengerikankah? Silakan nikmati foto2 di bawah iini.
Peringatan: Perhatian! Foto2 di bawah ini sangatlah disturbing bahkan bisa menimbulkan mimpi buruk. Viewer discretion is required. Tanggung sendiri akibatnya jika anda memutuskan untuk melihat foto2 menakutkan di bawah ini.