Sunday, April 26, 2020

12 VIRUS DAN PENYAKIT FIKTIF PALING MEMATIKAN DI FILM-FILM TERKENAL




Wabah virus Corona saat ini menjangkiti sekitar 2 juta lebih penduduk dunia. Namun kenyataannya, lebih dari 7 milyar penduduk dunia ini terpengaruh dampaknya, mulai dari harus mengalami karantina/lockdown sehingga tak bisa keluar rumah atau bahkan lebih buruk lagi, kehilangan mata pencahariannya. Tapi kita masih bersyukur, keberadaan virus Corona ini tak seberbahaya virus-virus yang ada dalam dunia fiksi ini. Mulai dari wabah zombie hingga virus-virus mematikan lainnya, inilah 12 penyakit fiktif di film-film Hollywood yang jangan sampai deh kejadian di dunia nyata!


1. MEV-1

Film “Contagion” yang dirilis hampir 10 tahun yang lalu kini menjadi perbincangan di seantero dunia karena dianggap “meramalkan” wabah Covid-19. Di film ini, sebuah virus baru bernama Mev-1 (singkatan dari Meningo-Enchepalitis Virus One) menyebabkan kematian sekitar 26 juta penduduk dunia karena menular dengan begitu cepat. Virus dari golongan Paramyxovirus ini tak hanya memiliki gejala mirip flu, namun juga menyerang otak hingga menyebabkan kejang dan kematian.

2. MOTABA


Film lain yang juga menceritakan wabah, namun dengan pendekatan yang lebih kurang realistis, adalah film “Outbreak” yang dibesut pada tahun 2010. Virus Motaba terinspirasi oleh wabah Ebola dan di film ini diceritakan menyebar karena penangkapan seekor monyet asal Afrika yang kemudian diselundupkan ke Amerika. Celakanya, sang monyet menggigit seorang penjual binatang eksotis yang kemudian menyebarkan virus itu. Beberapa hal di film ini emang terlalu ekstrim (jika dibandingkan dengan “Contagion”), semacam virus yang tiba-tiba berubah dari ditularkan melalui gigitan menjadi airborne (menular lewat udara) karena mutasi hingga pihak militer yang kemudian turun tangan ingin menggunakan virus tersebut menjadi senjata biologis.

3. CABIN FEVER

Yak, bagi yang menggemari film gore sudah liat kan yak trilogi “Cabin Fever” besutan Eli Roth? Unik emang, sosok sang “antagonis” di film ini bukanlah sosok psikopat atau pembunuh berantai kejam, melainkan penyakit mematikan. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri pemakan daging yang pada kenyataannya emang ada, bahkan sang pembuat film ini terinspirasi setelah nyaris terinfeksi penyakit ini kala sedang berada di Islandia. Tapi tentu, gejala infeksi bakteri pemakan daging di dunia nyata tak sesadis penggambaran gory di film ini.

4. ANDROMEDA STRAIN

Dari virus-virus yang ada terinspirasi dari dunia nyata, kita kini menilik karya-karya yang sepenuhnya fiksi. Andromeda adalah nama sejenis patogen alien dari luar angkasa dalam novel karya Michael Crichton (sang pencipta “Jurassic Park”). Kisah ini dimulai ketika sebuah satelit kembali dari luar angkasa membawa mikroorganisme alien yang kemudian menyebarkan wabah penyakit mematikan. Novel ini juga dibuat versi layar lebarnya pada tahun 1971.

5. SUPERFLU


Berasal dari novel “The Stand” yang sering dianggap sebagai salah satu karya terbaik sang raja horor Stephen King, “Superflu” atau dalam novel ini disebut juga “Captain Trips” adalah sebuah strain influenza yang dikembangkan sebagai senjata biologi oleh militer Amerika Serikat, namun tanpa sengaja lolos dan menyebabkan wabah mematikan. Dalam sebulan setelah virus ini menyebar, 99% penduduk dunia tewas dan di dunia post-apocalyptic inilah setting novel ini berlangsung.

6. SIMIAN FLU
Bagi yang pernah nonton trilogi reboot “Planet of the Apes” tentu tak asing lagi dengan virus ini. Simian flu dikembangkan oleh sebuah lab di San Francisco untuk menyembuhkan penyakit alzheimer dan diujicobakan pada monyet. Namun kenyataannya, virus itu justru meningkatkan kecerdasan para monyet tersebut dan menjadi penyakit mematikan bagi manusia dengan gejala mirip flu.

7. KRIPPIN VIRUS


Beralih yuk ke wabah zombie (yay). Dalam film “I am Legend” yang diperankan Will Smith, para ilmuwan merekayasa genetika sebuah virus untuk mengobati kanker. Namun celakanya, virus itu malah menyebar menjadi penyakit mematikan yang membuat penderitanya bak zombie. Mereka yang terjangkit akan menunjukkan gelaja mirip rabies, namun sangat sensitif terhadap cahaya sehingga hanya bisa muncul saat malam hari. Dalam versi novelnya (“I am Legend” diangkat dari novel berjudul sama terbitan 1954), virus ini dikenal dengan nama yang lebih keren, yakni “Vampiris”.

8. RAGE

Disebut juga “Human Cortico-Deficiency Virus”, penyakit fiktif dari film “28 Days Later” dan “28 Months Later” menyebabkan siapapun yang terjangkitinya menjadi “gila”. Walaupun mirip dengan wabah zombie, namun penyakit ini tak membuat penderitanya jadi nggak bisa mati kok. Penderitanya bisa dibunuh, namun karena begitu banyak dan agresifnya mereka yang terjangkit, wabah ini jadi sukar untuk ditangani. Penyakit ini muncul gara-gara aktivis hak binatang mendobrak masuk ke dalam laboratorium dan membebaskan hewan-hewan yang sedang diuji di sana, tak sadar bahwa salah satunya membawa virus mematikan.

9. SOLANUM VIRUS


Virus Solanum diperkenalkan di film “World War Z” yang diangkat dari novel berjudul sama. Virus di film yang dibintangi Brad Pitt ini bisa dibilang unik, sebab dikatakan berasal dari zaman purba puluhan ribu tahun lalu di Afrika. Setelah mengemuka kembali di Afrika Selatan, virus ini kemudian dikenal dengan nama “African rabies” karena gejalanya yang mirip penyakit anjing gila tersebut. Di novel, virus ini memiliki waktu inkubasi hampir 24 jam sebelum penderitanya berubah menjadi zombie. Namun di film, waktu inkubasinya dipersingkat menjadi hanya 12 detik, tentu supaya filmnya lebih seru.

10. FRACKING VIRUS

Salah satu film bertema zombie yang jarang diperbincangkan, “Cargo” menceritakan usaha seorang ayah (diperankan Martin Freeman) yang berusaha menyelamatkan bayi perempuannya di tengah wabah zombie yang melanda dunia. Virus dalam film ini bernama “Fracking Virus” dan mereka yang terjangkit disebut “Virals”. Uniknya, gejala perubahan menjadi zombie dalam film ini berbeda dengan film-film lain, dimana infeksi “Fracking Virus” ditandai dengan lendir kuning yang keluar dari mulut dan hidung, kemudian mengeras. Lalu tahap terakhir, manusia yang terinfeksi akan mengubur kepalanya ke dalam tanah sebelum berubah menjadi “virals”. Hmmm ... cukup aneh ya?

11. MAD ZOMBIE DISEASE

Film zombie tapi jatuhnya malah bikin ngakak, itulah “Zombieland”. Penyakit dalam film ini disebut sebagai “mad zombie disease” karena konon disebabkan oleh penyakit “mad cow” (alias “sapi gila”, sebuah penyakit yang benar-benar ada) yang menular ke manusia gara-gara memakan burger sapi yang terjangkit penyakit itu. Pada kenyataannya, penyakit “sapi gila” disebabkan bukan oleh virus, melainkan mikroorganisme yang disebut “prion”.

12. T-VIRUS

Mungkin salah satu strain virus zombie paling terkenal. T-virus (singkatan dari Tyrant Virus) dikembangkan oleh Umbrella Pharmaceuticals yang kemudian lolos dari lab-nya di Racoon City dan justru menimbulkan wabah zombie berujung kekacauan. Virus zombie ini diperkenalkan di game Resident Evil yang kemudian dibikin franchise film-nya, dibintangi aktris Mila Jovovich.

BONUS:

STRIGOI WORM


The Strain” adalah serial horor yang mungkin tak banyak dibicarakan, namun menurut gue memiliki konsep yang amat jenius. Alih-alih menceritakan wabah zombie, yang sudah terlalu biasa, serial ini menceritakan sebuah wabah vampirisme. Yap, vampir yang biasanya diceritakan dengan pendekatan yang lebih romantis (Twillight anyone?) kini dikisahkan sebagai penyakit yang menular. Berusia berabad-abad, virus strigoi menular melalui infeksi cacing yang kemudian menyebabkan manusia berubah menjadi makhluk buas penghisap darah. Alih-alih menggunakan taring, virus ini menyebabkan munculnya tentakel yang disebut “stinger” pada para vampir yang digunakannya untuk menghisap darah. Ngeri ya?

Nah demikian virus dan penyakit fiktif yang pernah muncul di film-film terkenal. Apa ada yang gue lewatkan?

4 comments:

  1. The Flare dari Film Maze Runner kelewat bang

    ReplyDelete
  2. *mencoba mencari gambar kucing di poster film War World Z

    ReplyDelete
  3. Makin jarang orang ngeblog ya bang? Banyak blog/web lain yg udah nggak posting/situsnya nggak aktif 🙁

    ReplyDelete