Monday, May 4, 2020

10 FILM HOROR YANG NGGAK BERANI GUE TONTON



Sebagai pecinta horor gue pastinya rajin menyantap asupan film-film horor. Nggak sudah disuruhpun gue selalu cari referensi film-film horor yang bagus dan jika emang reviewnya bagus, langsung gue tonton. Tapi yang namanya admin Mengaku Backpacker-pun punya batasan dalam selera. Gue sama sekali nggak masalah, bahkan betah menonton film beradegan gore. Tapi film-film di bawah ini gue rasa terlalu “berlebihan”, baik dalam kadar horor maupun penyajian, sehingga gue-pun menghindari judul-judul di bawah ini. Yah, dengan kata lain, gue sampai sekarang nggak berani nonton film-film di bawah ini karena terlalu mengerikan. Mau tahu film-film apa yang membuat gue yang selaku penggemar berat film horor sampai tak mau menyaksikannya? Ini dia list-nya.


1. CANNIBAL HOLOCAUST

Ketika muncul pertama kali pada tahun 1999, banyak yang menyebut film “Blair Witch Project” sebagai film pioner inovatif yang memulai demam genre found-footage. Emang benar sih, sebelumnya gue nggak pernah melihat penyajian film seperti itu, yang dihadirkan melalui kamera amatir sehingga kita seakan diajak menjadi pelaku utamanya. Namun ternyata anggapan itu salah. Film found footage pertama justru terlebih dulu hadir hampir dua dekade sebelumnya lewat film berjudul “Cannibal Holocaust”.

Film besutan tahun 1980 ini menceritakan sekelompok kru film yang terjebak di hutan Amazon dan dimangsa suku primitif yang kanibal. Tentu bisa ditebak film ini menggambarkan adegan-adegan yang teramat sadis. Di berbagai negara pun film ini dilarang penayangannya (yang menyebabkan banyak orang nggak mengetahui keberadaan film ini). Namun bukan itu yang membuat gue ogah menyaksikan film ini. Konon film ini juga menggambarkan proses pembunuhan binatang asli, alias banyak hewan yang disembelih dan dibunuh beneran di berbagai adegan film ini. Aksi penyiksaan binatang ini amat gue sayangkan dan alhasil, gue sama sekali nggak berniat menyaksikan film ini.

2. A SERBIAN MOVIE

Yap, jika kalian penggemar film sadis, pasti kalian sudah tak asing lagi dengan judul film ini. Membaca sinopsisnya di wikipedia aja sudah membuat gue merinding dan geleng-geleng kepala. Gue menilai film ini terlalu berlebihan dalam mengeksploitasi gore dan sama sekali nggak ada manfaatnya buat gue menontonnya. Karena itu gue skip film ini. Berbagai tema tabu mulai dari pemerkosaan hingga incest yang muncul di film ini juga membuat gue makin tak bernafsu menyaksikannya.

3. EVIL DEAD 1 & 2

Film besutan Sam Raimi ini terbilang legendaris. Tapi jujur saja, gue sampai sekarang belum pernah menyaksikannya. Gue pernah menonton “Evil Dead 2” sekilas, tapi setelah itu gue sudah nggak berani lagi menyaksikannya. Make up-nya menurut gue terlalu mengerikan dan adegan-adegannya juga gue nilai terlalu brutal. Jujur aja guys, gue nggak mau mimpi buruk setelah menonton film ini. Gue malah lebih betah nonton “Evil Dead” versi reboot tahun 2013 bikinan Fede Alvarez, walaupun beberapa adegan gore-nya sampai sekarang membuat gue mengernyit jika mengingatnya.

4. SALO: 120 DAYS OF SODOM

Ternyata nggak hanya gue yang nggak tahan dengan film bertema sadis ini. Film bertema “sadomasochist” ini dilarang di berbagai belahan dunia, bahkan di negara-negara yang terkenal berideologi “terbuka” semacam Inggris, Australia, dan Selandia Baru. Di negara asalnya saja di Italia, film ini langsung di-banned. Tak heran film ini dinilai amat sadis karena diangkat dari karya Marquis de Sade, seorang sastrawan Prancis. Dari nama “Sade” inilah muncul kata “sadis”.

Film ini terlalu brutal buat gue ceritakan rinciannya pada kalian (gue aja trauma baca plot summary-nya di Wikipedia). Intinya, film ini menceritakan empat orang politisi yang memperkosa, menyiksa, bahkan membunuh sekelompok anak muda, termasuk anak-anak gadis mereka sendiri. Gara-gara film ini pula, sang sutaradara kontroversialnya, yakni Pier Paolo Passolini, dibunuh dengan cara ditembak mati.

5. GUINEA PIG

“Guinea Pig” adalah serangkaian film horor bikinan Jepang (enam tepatnya) yang menggambarkan berbagai adegan sadis dan tak berprikemanusiaan. Filmnya meliputi “Devil's Experiment”, “Flower of Flesh and Blood”, “He Never Dies”, “Mermaid in a Manhole”, “Android of Notre Dame”, dan “Devil Woman Doctor”. Gue sendiri hanya pernah nonton cuplikan “Mermaid in a Manhole” tentang seorang pria yang menemukan seorang putri duyung yang tengah sakit (terinfeksi karena air yang tercemar) dan justru menyaksikan mati perlahan-lahan. Dan sumpah gue jijik banget ampe terbayang-bayang sampai sekarang.

Karena level kesadisannya yang luar biasa tinggi, aktor Charlie Sheen yang sempat melihat “Flower of Flesh and Blood” mengira film tersebut adalah film snuff hingga memanggil FBI untuk menyelidikinya. Agar tidak ditangkap dengan tuduhan pembunuhan, sang sutradara harus menunjukkan “behind the scene” dan special effect yang ia pergunakan untuk menciptakan adegan pembunuhan dan mutilasi di film tersebut.

Sedangkan buat gue, yaaah film ini terlalu ekstrim sih buat selera gue.

6. EDEN LAKE

Film ini dibintangi aktor gede semacam Michael Fassbender, namun sama sekali nggak membuat gue tertarik menontonnya. Film thriller yang mendapat berbagai penghargaan di Inggris ini bukan gue hindarin karena sadis atau apa, tapi karena endingnya yang menurut gue nggak adil dan menyayat hatinya. Daripada kesel, mending nggak nonton deh.

7. TUSK

Film bertema “body horror” emang nggak pernah bikin gue nyaman, terutama film “Tusk” ini. Film yang dibintangi Justin Long (“Jeepers Creepers anyone?) menceritakan tentang seorang pria yang  tubuhnya diubah oleh psikopat gila menjadi “seekor anjing laut” dengan cara operasi yang amat ekstrim. Melihat trailernya pun sudah membuat gue nggak nyaman, apalagi endingnya yang teramat disturbing dan membuat depresi. Demi kesehatan mental gue, mending gue skip ini.

8. AUGUST UNDERGROUND

Membaca sinopsisnya di Wikipedia aja udah membuat gue mengernyit, “Dih, ini film apaan sih?”. Film ini ingin menjadi film found footage yang diambil dari kamera seorang pembunuh berantai saat ia menangkap dan menyiksa korban-korbannya hingga mati. Sayang film ini nggak jelas “jluntrungannya” (forgive my Javanese) sama sekali. Film ini (menurut sinopsisnya sih) isinya cuman "siksa sana siksa sini, bunuh sana bunuh sini” tanpa ada sedikitpun plot, apalagi pesan moral. Herannya film sadis nggak jelas ini sampai bisa dibikin trilogi lho dan dibikinkan dua sekuel.

9. HUMAN CENTIPEDE

Yak guys, baru reputasinya saja yang sampai ke kuping gue dan itupun udah cukup bikin gue nggak doyan makan. Gue belum pernah lihat baik seri pertama, kedua, maupun ketiga dari film ini, namun gue denger-denger yang kedua yang paling sadis. Yang jelas, sampai sekarang gue nggak pernah berani nonton film ini dan kalian pasti sudah tahu kenapa. Too disturbing for me.

10. GROTESQUE

Duh kenapa sih Jepang yang orangnya terkenal kalem-kalem malah jago banget bikin film-film yang gore abis. Film ini menceritakan seorang pembunuh yang menculik sepasang kekasih dan menyiksa mereka. Oke dari sinopsisnya aja gue nggak tertarik nonton.

Nah, gimana menurut kalian? Apa ada film-film disturbing lain yang menurut kalian terlalu menyeramkan untuk dilihat? 

31 comments:

  1. Human centipede mantabz tuhhh,,,membuatku ingin berkata 'kasar'

    ReplyDelete
  2. Bang, tambahi juga Brain Dead/Dead Alive

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kok aku baca sinopsisnya komedi slapstick ya? Dan sutradaranya peter jackson? Random banget

      Delete
  3. Bang dave aja gk mau nnton aplgi gueee,,,
    Dari smua list diatas cma prnah nnton Evil dead 1 dan Grotesque. Evil dead top lah msih msuk ke sya filmnya. Tpi grotesque bner2 gila, nntonnya diskip gak smpe abis malah. Jijique banget, plotnya juga bkin pengen nonjok produser, story telling ancur. Yg gk mau wktunya trbuang sia2 dan tmbah stres mnding jgn deh.

    ReplyDelete
  4. aku cewek tapi nonton a serbian story sama human centipede kok biasa aja ya. malah waktu nonton a serbian story sering diulang ulang dan ada beberapa adegan yang bikin terangsang. btw a serbian story not bad kok buat ukuran film kelas B. kalo human centipede cuma nonton yang pertama itupun di skip skip terus sampek adegan yang krusial aja. tapi biasa aja human centipede, nggak terlalu sadis

    ReplyDelete
    Replies
    1. Entah dibalik dengan komen begini biar lu keliatan "beda" atau emang betulan ngerasain ini, gue sarankan cek kesehatan mental lu.

      Delete
    2. ^mungkin emang selera dia yg kayak gitu

      Sementara ane liat final destination aja ditutupin layarnya pas bagian kecelakaan

      Nonton jeeper creepers juga, bahkan Harold di Story to tell in the dark pas si anak SMA mulai mukulin juga juga ane tutupin, cz gampang terbayang 2 adegan gituan mah, istilahnya jawanya "tong2en"

      Delete
    3. ^^tapi ya emang perlu di cek juga sih emang kesehatan mental lu hai gadis, bahaya juga apalagi bisa sampai terangsang gitu

      Delete
    4. Coba nonton human centipede 2 klo gt

      Delete
  5. Pernah nonton: Salo, a Serbian movie grotesque, human centipede trilogy. Human centipede yang ke 3 gak banget sih menurut aku, masih mending yg pertama dan kedua.

    ReplyDelete
  6. Evil dead & Tusk masih asyik lah ditonton krna ada komedi dan konyol seperti pilem2 Sinema Hongkong Cat III, sisanya buang jauh2 utk ditonton, msh banyak film horor bagus yg lain kok.
    Gua tambah: Shogun Sadism sama Begotten males bgt buat ditonton

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sial, PTSD saya muncul kembali setelah saya coba kubur dalam-dalam. Anda mengingatkan saya kembali tentang sebuah film "yang mampu membuat saya selalu menengok ke belakang selama seminggu" berjudul Begotten. Heran, begitu mudahnya saya melupakan sebuah judul tetapi tidak akan pernah bisa melupakan isinya.

      Delete
  7. Ane pernah nonton tuh tusk sama human centipede pertama, menurut ane sih gak terlalu gore atau sadis, terutama di film tusk, kebanyakan adegan nya di cut jadi yang ditampilin cuma adegan pas si protagonist nya selesai di operasi. Buat human centipede sendiri, well... mayan lah bikin geli tapi bukan karena operasi atau semacamnya, tetapi karena hasil operasinya itu yang... tau dah wkwk, masa mulut nyatu ke p*n**t awokawok, sama lutunya diambil tulang tempurungnya kalo gak salah biar gak bisa berdiri, itu kerasa sih feel nya

    ReplyDelete
  8. Cuman pernah nonton evil dead sama eden lake. Eden Lake sampai sekarang masih kesel banget sama endingnya, soalnya ngorbanin orang ga bersalah, 11 12 sama the mist, ending yang menyakitkan dan ga terlupakan. Sisanya kayak human centipede, serbian film, grosteque, liat trailer di yutub aja udah males terlalu gory soalnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo "mist" sih masih ada lah pesan moral yg bisa dipetik: jangan mudah putus asa. Endingnya unik sih menurut gue, walaupun kontroversial

      Delete
  9. Grotesque? Really? That movie scares you dave?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan takut sih lebih ke traumatis dan ga tega soalnya ngeliat tokoh yg innocent disiksa ga cm fisik tapi jg mentalnya

      Delete
  10. Aku pernah coba nonton A Serbian Movie karena waktu itu sempat rame di twitter. Sebelumnya aku udah baca ceritanya dulu di IMDB, tapi tetep aja bandel mau coba lanjut nonton, karena tertantang sebagai orang yang suka film horror :D Hasilnya aku trauma. Filmnya ga ditonton penuh, cuma diskip-skip gitu, tapi sumpah bikin mual. Udahlah, angkat tangan, gak akan lagi nonton film-film model begitu.

    ReplyDelete
  11. Selalu cuma berani sampai baca sinopsis ga mau liat filmnya dan akhirnya trauma

    ReplyDelete
  12. Orang Jepang kalem-kalem supaya gak malu maluin Rasnya aja mungkin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju, mungkin pencitraan spaya org luar ngira mreka udah tobat dri perang dunia 2 lalu. Padahal mah mmg gtu sikap dan sifat mereka

      Delete
    2. Salah satu misteri yang sedikit mengusik saya. Orang Jepang yang kalem-kalem ini justru jadi produsen beberapa hal yang lebih baik masuk ke tong sampah atau jadi tontonan reguler orang-orang neraka.

      Delete
  13. Ane pernah nonton Grotesque, 3 hari masih ngilu kalau ingat bagian ceweknya yg disiksa (mungkin karna ane cewe). Tapi endingnya gimana ya bilangnya, aneh aja gitu... Ya kali habis dipenggal kepala si cewe gigit si pembunuh, kan jadi keingat ayam yg masih hidup walau kepalanya udah dipenggal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Njir perasaan cewenya ga ada apa-apanya dh d9banding cowonya,sumpah w males bet,sutradaranya kek amj ngasih harapan2 buat hidup padahal?...

      Delete
  14. Pernah nonton tusk sma human centipede doang. Kalo tusk gk berasa gorenya sih tp lbh ke psikologikal nya, kalo human centipede emng gorenya berasa tp yang bagian kedua,human centipede 1 mah masih terkesan ringan.

    ReplyDelete
  15. pernah nonton canibal holocaust, a serbian movie sama eden lake. Eden lake sih yang paling bikin sedih plus frustasi ada ya gitu anak-anak model kek setan kelakuannya biadab bener.A serbian movie juga disturbing banget pas bagian si aktor berhubungan dewasa dengan anak sendiri.yang masih kecil cowok pula. Canibal holocaust si biasa aja karena aku ga begitu paham plotnya.Sekian Thank you vang dave!Mohon sering update ya walaupun ditengah pandemi supaya ada sesikit menghibur kami para.pengangguran dadakan.

    ReplyDelete
  16. Saya tahu soal film terkutuk bernama Salo itu dari sebuah diskusi mengenai Inferno, neraka Dante. Saya coba cari cuplikannya di youtube dan malah kena jumpscare murahan 3 kali. Kalau dipikir-pikir kok malu ya. Apa karena saya punya ekspektasi betapa amoralnya film itu, sehingga saya "caught off guard" dan kemakan foto setan plus musik keras?

    ReplyDelete
  17. Aku dah nonton semua.
    Btw bukannya bang dave udah pernah nontin grotesque ya

    ReplyDelete
  18. udah nonton smua kecuali tusk
    so far gua masih bisa nikmatin sih
    cuman agak trauma sama adegan sodom + makan feses di film salo, menggal kepala monyet (hewan asli) hidup dan dimakan otaknya di film cannibal holocaust dan motong puting di film grotesque
    yg pling bikin trauma sama disturbing movie sejauh ini itu cuma beggoten

    ReplyDelete
  19. Nunggu sampe bawah ap lu bakal tulis "Human Centipede",, ehh ternyata ad..
    Dari list ne cuma film it doank yg pernah gw ton2 123 ny.. & bener2 disturbing bgt sich pokok ny jangan sambil makan kalo nonton ne,, apalagi yg ke 2 maka ny dibikin hitam putih.. Gw tahan2 in bgt sich supaya bisa nonton semua,, cz penasaran habis baca review ny.. Ehh tapi kalo lu gak nonton kok tau isi semua film ny?

    ReplyDelete