Friday, October 5, 2018

REVIEW “SLASHER” SEASON 1: ADULT HORROR SERIES WITH “SEVEN SINS” THEME


Dari judulnya, udah ketauan banget serial horor ini bergenre apa. “Slasher” merupakan serial horor Kanada yang berkutat pada kisah Sarah Bennet, seorang gadis yang orang tuanya menjadi korban pembunuhan berantai oleh seorang sosok bernama “Executioner” pada malam Halloween. Ketika dewasa, ia kembali ke kota asalnya untuk membongkar rahasia di balik kematian orang tuanya. Namun yang ia temukan justru masa lalu kelam yang menghantui keluarganya serta seorang pembunuh berantai baru yang kini mengincar warga kota.

Gue akuin, episode-episode awal serial ini emang nggak begitu menarik. Karakter-karakternya nggak begitu menarik (mungkin karena semua tokohnya orang dewasa ya, soalnya biasanya gue nonton serial yang semua tokohnya remaja) dan menurut gue agak kaku. Yang membuat gue bertahan adalah modus operandi sang pembunuh yang amat unik. Ia mengincar para korbannya yang dianggap mewakili “seven deadly sins”, yakni “wrath” (amarah), “pride” (kesombongan), “lust” (nafsu), “greed” (ketamakan), “gluttony” (kerakusan), “envy” (iri hati), dan “sloth” (kemalasan).

Dari segi cerita dan konsep sih lumayan oke. Namun ada beberapa kekurangan. Yang pertama tentu saja seperti yang udah gue sebutkan tadi, penokohannya agak kaku dan kurang menarik. Kita jadi merasa kurang bersimpati dengan para karakternya, termasuk pas mereka dibunuh. Dan pelakunya ketika terkuak pun ... hmmm, gue kurang kaget aja. Bahkan di episode awal-awal pun gue udah bisa nebak dia-lah pelakunya. Bukan karena ada clue atau apa, tapi melihat karakternya aja udah kerasa kalo dia pembunuhnya. Oh well, mungkin penulisnya sengaja bikin seperti itu kali ya?

“Slasher” season pertama menurut gue cukup “so so” aja tanpa ada sesuatu yang spesial banget. Mungkin di season 2 bakalan lebih menarik (gue juga belum nonton sih). Tapi sebagai catatan aja, “Slasher” adalah produk sebuah channel TV bernama “Chiller” yang khusus menayangkan film dan serial horor. Sayang channel TV ini nggak bertahan lama dan bangkrut pada tahun 2017. Waduh sayang banget. “Slasher” sendiri udah diambil alih oleh Netflix dan season-season berikutnya akan digarap oleh mereka. Moga-moga aja itu akan jadi pertanda agar season-season berikutnya lebih bagus.


1 comment: