Thursday, November 12, 2015

GARDEN OF EARTHLY DELIGHTS: AN UNDECIPHERED ARTWORK FROM HIERONYMUS BOSCH

 

800px-The_Garden_of_Earthly_Delights_by_Bosch_High_Resolution

“Garden of Earthly Delights” merupakan lukisan karya Hieronymus Bosch, seorang pelukis asal Belanda dan dibuat antara 1490 – 1510. Nah, mengapa karya ini sampai gue bahas di sini? Pertama, pernahkah kalian mendengar istilah “Surealisme”? Surealisme merupakan aliran seni (terutama melukis) yang menggambarkan objek-objek realis (nyata) tapi dalam kondisi yang seperti di alam mimpi. Dengan kata lain, gaya ini cukup “nyeleneh” karena nggak menggambarkan sesuatu yang benar-benar terjadi, hanya imajinasi pembuatnya saja, walaupun masih mengikuti pakem-pakem yang ada (seperti bentuk manusia dan hewan masih bisa jelas dibedakan). Karya-karya surealisme diyakini muncul pada tahun 1920-an dengan tokoh besarnya yakni Salvador Dali.

surrealism

003-1600x1040_6357_salvador_dali_s_caravan_3d_surrealism_caravan_picture_image_digital_art 

Nah, Hieronymus Bosch jauh mendahuluinya, sebab gaya surealisme sudah tercermin pada lukisannya “Garden of Erathly Delights” yang dibuat bahkan 400 tahun sebelum istilah "surealisme" pertama kali didefinisikan. Bosch sebenarnya adalah pelukis beraliran religius dan banyak karyanya sebenarnya memiliki pesan moral. Secara garis besar, lukisan Bosch tersebut terdiri atas 3 panel. Panel paling kiri menggambarkan Taman Eden (Firdaus), gambar kedua menggambarkan manusia berpesta dalam kemabukan duniawi, sedangkan panel terakhir menggambarkan penyiksaan yang dialami manusia di neraka. Tapi berbeda dengan karya-karya bertema Kristiani dari Eropa lainnya, ada banyak simbolisme dan figur-figur yang tak hanya aneh, melainkan cukup disturbing muncul dalam karya Bosh tersebut.

Gue akan mencoba menggambarkannya mulai dari panel pertama. Di sini digambarkan salah satu adegan dari Kitab Genesis dimana Tuhan (digambarkan sebagai Yesus Kristus) memperkenalkan Hawa yang baru saja diciptakan dari tulang rusuk Adam kepada Adam yang baru saja terbangun dari tidurnya. Tak ada yang aneh dari adegan ini, namun yang aneh adalah hewan-hewan yang muncul berkeriapan di Taman Firdaus ini.

451px-Hieronymus_Bosch_-_Triptych_of_Garden_of_Earthly_Delights_(detail)_-_WGA2519

Di gambar ini terlihat air mancur berbentuk aneh dengan gajah dan jerapah di latar belakangnya. Jika kalian jeli kalian bisa melihat unicorn di sini.

delightl - Copy

Coba liat dengan seksama dan kalian akan melihat makhluk-makhluk aneh keluar dari air.

Triptych-of-Garden-of-Earthly-Delights-(detail)

Terlihat pula burung-burung tengah terbang melewati formasi batu yang aneh.

503px-Hieronymus_Bosch_021

Tak hanya itu, jika diperhatikan di panel ini, tepat di kolam di bawah Adam dan Hawa akan terlihat makhluk aneh bertudung dengan tubuh ikan namun memiliki paruh bebek sedang membaca buku. Apa itu? Apakah sejenis platypus?

451px-Hieronymus_Bosch_-_Triptych_of_Garden_of_Earthly_Delights_(detail)_-_WGA2519 - Copy   Bosch-garden-delights-left-book-reading

Di panel kedua, terdapat gambar laki-laki dan perempuan dalam keadaan telanjang tengah berpesta pora. Terlihat air mancur yang merupakan replika dari air mancur yang ada di Taman Firdaus.

509px-Hieronymus_Bosch_028

Terliha pria dan wanita menikmati buah-buahan, termasuk strawberry raksasa (aneh) dan seekor burung hantu mengawasi mereka (lebih aneh lagi).

539px-Hieronymus_Bosch_038

Terlihat seorang wanita berusaha menyeimbangkan buah ceri di kepalanya sementara di belakangnya seorang wanita digotong di dalam kerang raksasa.

589px-Hieronymus_Bosch_037

Pria dan wanita di dalam amnion raksasa yang keluar dari bunga, sementara di bawahnya seseorang sedang mengamati tikus dalam tabung.

800px-Hieronymus_Bosch_-_Triptych_of_Garden_of_Earthly_Delights_(detail)_-_WGA2516

Para pria menunggang kuda dan di atasnya ada ikan raksasa dan kelinci.

maxresdefault

Burung-burung raksasa mengantri masuk ke kolam.

Triptych-of-Garden-of-Earthly-Delights-(detail-6)-c.-1500

Detail aneh lainnya: ikan terbang dan orang-orang masuk ke dalam telur.

the-garden-of-earthly-delights-1   the-garden-of-earthly-delights-1

Dan ini yang paling aneh, dua orang dengan telur di kepalanya dan seekor burung hantu.

483px-Hieronymus_Bosch_030

Banyak yang percaya, detail-detail aneh dalam lukisan Bosch ini merupakan simbolisme yang memiliki makna mendalam, namun sedikit yang tahu apa maknanya, sebab Bosch sendiri hingga akhir hayatnya tak pernah menjelaskannya.

Nah, mungkin dari paparan di atas, lukisan “Garden of Earthly Delights” hanya tampak seperti lukisan aneh biasa, namun begitu sampai di bagian “Hell” atau “Neraka” di panel sebelah kanan, kalian akan mulai merasa ngeri. Di sini para manusia yang tadi berpesta pora dan memuaskan diri dengan kenikmatan duniawi mulai mendapatkan hukuman. Neraka di sini digambarkan sebagai kota yang porak poranda dan gelap, dimana manusia dibariskan untuk diceburkan ke dalam kolam darah.

778px-Hieronymus_Bosch_-_Triptych_of_Garden_of_Earthly_Delights_(detail)_-_WGA2526

Tak hanya itu, iblis digambarkan dalam wujud binatang yang bertugas membunuh dan menyiksa manusia. Seperti di sini ada sosok tikus dengan parabola (?) di punggungnya tengah mencekik seorang laki-laki sedangkan di belakangnya dua ekor anjing dengan parabola (?) dan baju zirah tampak menyerang laki-laki lain. Tak hanya itu, ada sosok kelinci raksasa yang menusuk seorang pria yang perutnya terkoyak memancarkan darah.

1024px-Hieronymus_Bosch_-_The_Garden_of_Earthly_Delights_-_Prado_in_Google_Earth-x4-y2

Jika kalian melihat lebih detail lagi, akan tampak seorang wanita dihukum dengan dadu di kepalanya (mungkin perlambang judi? Diperjelas lagi dengan kartu-kartu remi yang berserakan di tanah) sementara makhluk di sampingnya ... hufh gue nggak kepengen tau apa itu.

1024px-Hieronymus_Bosch_-_The_Garden_of_Earthly_Delights_-_Prado_in_Google_Earth-x4-y2 - Copy

Dan makhluk dalam baju zirah ini seperti burung tapi kakinya aneh, benar-benar ganjil.

1024px-Hieronymus_Bosch_-_The_Garden_of_Earthly_Delights_-_Prado_in_Google_Earth-x4-y2

Di dekatnya terdapat sosok yang digoda oleh babi ini. maksudnya mungkin dosa nafsu kali ya, salah satu dari 7 dosa mematikan.

224px-Bosch-garden-delights-right-pen-paper

Di atasnya digambarkan para manusia yang dihukum dengan alat-alat musik (ada yang digantung di harpa dan ada pula yang dimasukkan ke dalam drum lalu dipukul), sementara di tengah mereka ada makhluk serupa kadal/katak dengan lidah menjulur. Di atas terlihat pula seorang pria dihukum membungkuk dan menyeimbangkan telur di atas punggungnya.

Hieronymus_Bosch_-_Triptych_of_Garden_of_Earthly_Delights_detail_-_WGA2529-734x900

Sementara di bagian lain terlihat ksatria dimangsa oleh sekumpulan anjing dan kstaria lain ditusuk dengan tombak oleh makhluk aneh bersayap.

Triptych-of-Garden-of-Earthly-Delights-(right-wing)-(detail-5)-c.-1500

Ada dua bagian paling terkenal dari panel “Neraka” ini yang mengundang banyak pertanyaan, yakni bagian yang memuat “Prince of Hell” alias “Pangeran Neraka” yang digambarkan sebagai sosok berkepala burung dengan kuali sebagai mahkotanya sedang memangsa manusia, yang kemudian dikeluarkan lewat bagian bawahnya, masuk ke dalam sebuah lubang gelap. Ada pula orang yang mengeluarkan berak berupa uang emas???

Bosch_the_Prince_of_Hell_with_a_cauldron_on_his_head

Bagian kedua yang amat kontroversial adalah “Man Tree” atau manusia pohon yang terlihat sebagai manusia separuh badan yang berkaki menyerupai pohon, namun bagian tengah badannya berongga dan kepalanya justru terletak di belakang. Manusia-manusia kecil tampak berada di dalam maupun di atas makhluk ini. Belum lagi pisau di antara dua telinga yang entah apa maksudnya.

519px-Bosch_Jardin_des_delices_detail

Figur yang “grotesque”ini konon terinspirasi oleh sketsa Bosch lainnya yang memang dibilang hampir mirip ini.

457px-The_ManTree_Bosch

Secara garis besar, pesan moral Bosch memang tersampaikan dengan jelas bahwa manusia yang memuaskan hawa nafsunya saja di dunia akan mendapatkan balasan di neraka. Namun detail-detail yang dilukiskan Bosch di tiap panel mengundang banyak tanda tanya dan terlalu “bizarre” untuk zamannya. Sebenarnya simbolisme apakah yang ingin disampaikan Bosch dalam karyanya, hingga kini tak ada yang mampu memahami lukisan ini secara keseluruhan.

No comments:

Post a Comment